Kepengurusan Forum Ekraf Banjarmasin Dikukuhkan


BANJARMASIN – Kepengurusan Forum Ekonomi Kreatif Banjarmasin periode 2018-2021, resmi dikukuhkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Sabtu (23/03).
Kegiatan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin itu mengambil tema Ekonomi Kreatif Sebagai Peluang Bagi Generasi Milenial. “Selamat dan sukses untuk forum ekraf yang sudah dilantik. Mudah-mudahan bisa berkiprah menjadi mitra strategis bagi pemerintah kota dalam pengembangan ekonomi kreatif, terutama untuk mengangkat harkat dan martabat para UMKM kita, termasuk juga untuk industri kreatif yang ada di Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan,” ujar Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat menyampaikan sambutannya. Ekonomi kreatif, terangnya, merupakan gabungan antara kreatifitas, inovasi dan teknologi informasi. Hal tersebut sangat penting untuk menambah wawasan agar generasi semua bisa menjadi generasi petarung di era milineal dan menjadi generasi yang eksis. Dan sudah menjadi sebuah keharusan dan menjadi keniscayaan bila saat ini pemerintah juga harus mewadahi ekonomi kreatif. Sebab, apa yang dilakukan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sudah menjadi isu Nasional. “Tercatat saat ini sekitar 20 juta orang yang berkecimpung dan pekerjaanya adalah dalam sektor ekonomi kreatif,” ucapnya.
Dijelaskannya, kontribusi Ekraf di tahun 2018 mencapai hampir Rp1000 trilyun. Dan Indonesia termasuk satu dari lima negara yang berkontribusi dengan BDRB terbesarnya dari sektor Ekraf. “Indonesia itu nomor tiga setelah Amerika dan Korea Selatan, dan Indonesia, jauh di atas singapura. Jadi Amerika, Korea Selatan, Indonesia, Rusia dan Singapura itu adalah lima besar negara di dunia dengan kontribusi terbesar untuk sektor ekraf,” jelasnya.
Dari lima besar sektor komoditi Ekraf, terangnya lagi, penyumbang terbesarnya adalah dari sektor kuliner yang mencapai 41 persen, kemudian fashion 18 persen, dilanjutkan sektor kriya 15, 4 persen, selanjutnya sektor animasi, televisi dan radio juga ikut menyumbang dengan angka 8,2 persen, serta news 6,3 persen. “Jadi sektor kuliner dan fashion memang yang memberikan kontribusi terbesar, untuk pekermbangan ekonomi kreatif kita,” imbuhnya.
Rangkaian dalam kegiatan yang dihadiri para kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah tersebut adalah diskusi dan sarasehan.(humpro-bjm)










R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram