April 2016






             Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin menyelenggarakan Sosialisasi tentang Revisi Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar Dalam Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar di Gedung Pramuka Kota Banjarmasin, Rabu 27 April 2016.
            Hadir pada acara ini Wakil Walikota Banjarmasin  Hermansyah, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin Drs. H. Hermansyah, MM, Perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarmasin M. Ali Said Kurniawan, SH, Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Kalselteng Toto Hendarto, dan peserta sosialisasi.
            Sosialisasi tentang Revisi Perda Nomor 6 Tahun 2008 dan Revisi Perda Nomor 13 Tahun 2012 dibuka dengan Laporan Ketua Panitia Kegiatan yang menyampaikan Dasar melaksanakan Sosialisasi adalah Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Kegiatan Penunjang Peningkatan Penerima Tunggakan Retribusi dan Sewa Toko pada Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin TA. 2016.
            Tujuan kegiatan ini yaitu untuk menambah wawasan para pedagang akan hak dan kewajibannya sebagai pemegang ijin pemakaian tempat usaha/toko milik Pemerintah Kota Banjarmasin. Agar para pedagang mengetahui sejak dini akan adanya perubahan/revisi Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar Dalam Daerah dan Perda Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar. Mengkoordinasikan dan menyiapkan kebijakan daerah guna memberikan kepastian hukum agar terjamin dan terlindunginya hak dan kewajiban Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pedagang. Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pasar.
            Peserta sosialisasi adalah pedagang dari perwakilan 10 pasar yakni : Pasar Teluk Dalam, Pasar Kuripan, Pasar Gedang, Pasar Jahri Saleh, Pasar Induk Banjar Raya, Pasar Baru Permai Dasar, Pasar Baru Permai Lt.I, Pasar Niaga Timur, Pasar Abadi dan Pasar Malabar.
            Narasumber terdiri dari : Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin, Kabid. Penerimaan Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan Kabid P2 Humas Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Kalselteng.
            Dilanjutkan sambutan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin yang menyampaikan harapan para pedagang dapat mengikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya. Dan agar para pedagang mengetahui sejak dini akan adanya perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar Dalam Daerah dan Perda Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar. Serta untuk menambah wawasan para pedagang akan hak dan kewajibannya sebagai pemegang ijin pemakaian tempat usaha/toko milik Pemerintah Kota Banjarmasin.
            Dalam sambutan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyampaikan bahwa Sosialisasi tentang Revisi Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar Dalam Daerah dan Perda Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar dalam rangka memberikan pemahaman tentang teknis pelaksanaan dan dasar hukum pengelolaan pasar dalam daerah dan retribusi pelayanan pasar. Dengan adanya pemahaman yang baik akan memberikan arah sehingga mendukung terciptanya tata kelola pasar dalam daerah dan meningkatnya kualitas pelayanan pasar.
            Sambutan di akhiri dengan Pembukaan secara resmi Sosialisasi tentang Revisi Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Pasar Dalam Daerah dan Perda Nomor 13 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pasar.







Di era moderenisasi ini, banyak kesenian yang mulai dilupakan. hal ini yang menjadi perhatian oleh dinas kebudayaan dan pariwisata pemerintah kota Banjarmasin untuk menyelenggarakan salah satu kegiatan yang kembali membangunkan kesenian yang telah tertidur, salah satunya kesenian musik Panting.

Sabtu, 24 April 2016, final pemilihan duta seni panting yang diselenggarkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, bertempat dimenara Padang Siring kota Banjarmasin, dibuka langsung oleh wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah.

Dalam final tersebut, diikuti oleh 6 peserta dalam 2 (dua) kategori, yaitu kategori umum dan kategori pelajar. hanya satu tim yang berasal dari perwakilan universitas yang mengikuti lomba tersebut, dari Sanggar Seni Demokrat Fisip Unlam Banjarmasin.

Wakil walikota menganjurkan agar setiap satu kelurahan memiliki satu sanggar musik panting, "jika setiap kelurahan memiliki musik panting, maka kita bisa menyelenggarakan ajang ini lebih meriah lagi." ujarnya

Duta seni yang terpilih dalam ajang ini, akan mewakili Banjarmasin dalam ajang provinsi maupun nasional, bahkan kalau bisa sampai ditingkat internasional.  "tugas duta seni bukan hanya sebatas ajang, tetapi juga bertugas untuk memperkenalkan kesenian terutama di Kalimantan Selatan ini, bukan hanya di ajang nasional,  bahkan ketingkat internasional" tegasnya.

Pemenang ajang ini mendapat piala bergilir yg diserahkan oleh wakil walikota. pemenang untuk kategori umum adalah sanggar bersatu padu, sedangkan dari kategori pelajar, dimenangkan oleh SMK 5 Banjarmasin.

Acara ini juga dihadiri oleh, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Plt. Sekretaris daerah Kota Banjarmasin, dan beberapa Kepala SKPD.








             Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin melaksanakan Penyerahan Bantuan Dana Dari Kementerian Sosial Republik Indonesia Bagi Peserta Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I Tahun 2016 di Halaman Kantor PT. Pos Banjarmasin Jl. Lambung Mangkurat No. 19 Banjarmasin, Selasa 26 April 2016.
            Hadir pada acara ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, Asisten Administrasi, Drs. H. Gazi Akhmadi, M.AP, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Drs. Agus Surono, M.Si, Kepala PT. Pos Cabang Banjarmasin Kaspul Anwar, Anggota DPRD Komisi IV Kota Banjarmasin, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Achmad Nur Iskandar, Perwakilan Kementerian Sosial RI Lutfi Andi Rachman, Kepala BPS Kota Banjarmasin Ir. Rismanto, MP, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin drg. Hj. Diah Ratnani Praswati, Perwakilan TP PKK Kota Banjarmasin dan SKPD terkait di Lingkungan Pemko Banjarmasin.
            Pelaksanaan kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKH oleh pelajar SMP Santa Maria. Dilanjutkan dengan pembacaan do’a oleh Drs. H. Djamhuri (Kementerian Agama Kota Banjarmasin).
            Kemudian Laporan Panitia Penyelenggara Dra. Maria Sulisetya Ningsih (Kabid Program Keluarga Sejahtera) yang menyampaikan bahwa PKH dilaksanakan mulai Tahun 2013 dengan jumlah peserta 2088 keluarga sangat miskin (KSM). Data tersebut diambil dari data base BPS 2011. Seiring dengan berjalannya waktu terdapat pengurangan karena adanya pindah tempat yang tidak diketahui keberadaannya. Sampai Tahun 2016 ini jumlah peserta menjadi 1867 KSM dan bantuan yang diterima bervariasi sesuai dengan kondisi keluarga peserta PKH. Untuk Tahun 2013 dan 2014 bantuan diperuntukkan bagi ibu hamil, menyusui dan nifas, anak pra sekolah, anak SD dan anak SMP, dan bantuan tetap ke semua pengurus keluarga. Di Tahun 2015 ada penambahan yaitu bantuan juga diperuntukkan bagi anak SMA.
            Bantuan PKH yang disalurkan Kementerian Sosial RI Tahap I melalui PT. Pos Banjarmasin sebesar Rp. 1.588.698.750,-, dimana penerima dana terendah Rp. 612.500,- dan tertinggi Rp. 1.350.000,-
            Selanjutnya sambutan Kepala PT. Pos Cabang Banjarmasin Kaspul Anwar, yang menyampaikan bahwa di Kota Banjarmasin terdapat 11 Unit Kantor Pos yang memudahkan peserta PKH dalam transportasi. Saat ini PT. Pos Cabang Banjarmasin membayarkan dana bantuan untuk peserta di 3 kecamatan (Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Selatan). Baru Tahun 2013 Kota Banjarmasin ikut PKH. Program ini ditujukan untuk fasilitas bidang kesehatan dan pendidikan. Sesuai dengan slogan PKH “Orang Tua Boleh Susah, Anak-Anak Harus Sejahtera”.
            Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Bantuan Dana dari Kementerian Sosial RI bagi Peserta Program Keluarga Harapan Tahap I Tahun 2016 kepada 3 perwakilan peserta yaitu :
1.       Nor Aida Wahyuni, yang menerima dana bantuan sebesar Rp. 1.350.000,-
2.       Nor Aida, yang menerima dana bantuan sebesar Rp. 1.350.000,-
3.       Rusnah, yang menerima dana bantuan sebesar Rp. 1.337.500,-
            Pada kesempatan ini Walikota Banjarmasin didampingi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin berdialog langsung dengan peserta PKH yaitu Maimunah dari Kelayan, Arpah dari Kampung Sasirangan dan Serli dari Tatah Makmur. Ibnu Sina menyampaikan bahwa Program Keluarga Harapan dimaksudkan untuk membantu keluar dari kemiskinan. Dana yang diterima agar dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Juga berpesan agar menjaga anak-anak, jangan tidak sekolah, jangan terlibat narkoba. Serta mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan untuk menjadikan Banjarmasin Baiman, Barasih Wan Nyaman.

            Sambutan di akhiri dengan pembukaan secara resmi Penyerahan Bantuan Dana dari Kementerian Sosial RI bagi Peserta Program Keluarga Harapan Tahap I Tahun 2016 oleh Walikota Banjarmasin.





            Bagian Kesra Setdako Banjarmasin menyelenggarakan Pertemuan Silaturahmi Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Senin 28 April 2016.
            Hadir pada acara ini Asisten Pemerintahan Drs. H. Hamli Kursani, M.Si, Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin Drs. H. Nortajidi, MM, Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Banjarmasin Drs. M. Yusrin, Ketua DPD BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Hermansyah dan Ustadz/Ustadzah Se Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Drs. Syairaji. Dilanjutkan Laporan Ketua Panitia oleh Drs. M. Yusrin yang menyampaikan tujuan pertemuan silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin untuk mempererat tali silaturahmi dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Banjarmasin, sejalan dengan visi dan misi Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin menjadikan Banjarmasin Barasih Wan Nyaman. Semoga pertemuan silaturahmi ini memberikan hasil dan manfaat, harapan-harapan baru bagi Ustadz/Ustadzah agar pengembangan Al Qur’an terus berkembang dengan baik.
            Acara dilanjutkan sambutan Walikota Banjarmasin yang dibacakan Asisten Pemerintahan Setdako Banjarmasin Drs. H. Hamli Kursani, M.Si, yang menyampaikan pembinaan anak harus mendapatkan prioritas utama dan dukungan dari semua lapisan masyarakat, agar mereka kelak menjadi generasi yang beriman, memiliki watak dan akhlak mulia serta kompetitif dalam mengarungi kehidupan di era globalisasi ini. Anak harus ditempatkan sebagai unsur masyarakat yang utama. Anak adalah human capital masa depan keluarga, masyarakat, bangsa dan agama yang harus dipersiapkan dan dibekali.
            Dalam rangka mempersiapkan generasi yang akan datang, maka lembaga kajian Al-Qur'an termasuk para pengelola TPA ke depan diharapkan tidak hanya sebatas pada pengajaran baca tulis al-qur'an saja, tetapi harus ada upaya maksimal dalam kajian dalam rangka pemahaman isi kandungan al-qur'an dan bimbingan pengamalannya. Perkembangan kualitas pendidikan Al-Qur'an juga perlu diikuti oleh peningkatan kualitas pengelolaan dan pengajarannya.
            Menurut Walikota Banjarmasin ada beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian, yaitu pengorganisasian, tenaga pengajar, murid, kurikulum, metode, sarana, dan fasilitas, pembiayaan, dukungan pemerintah, dan seluruh masyarakat. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru TPA merupakan ujung tombak keberhasilan pengajaran dan pengembangan pendidikan al-qur'an. Serta mampu mensinergiskan program kerja LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin dengan program Pemerintah Kota Banjarmasin.
            Sambutan diakhiri dengan Pembukaan secara resmi Pertemuan Silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin oleh Asisten Pemerintahan Setdako Banjarmasin.

            Pertemuan Silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin ini membahas tema “Peran Ustadz Ustadzah Dalam Peningkatan Kualitas Santri di TKA dan TPA” dan “Metode Qitada”.










             PT. Suzuki Indomobil Sales (PT. SIS) melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dalam Program Suzuki Peduli Pendidikan di Aula Politeknik Negeri Banjarmasin, Senin 25 April 2016.
            Hadir pada acara ini Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Strategic Planning Departemen Head PT. Suzuki Indomobil Sales Dwi Tjahayanto,  Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin H. Edy Yohanes, ST., MTmanajer PT. Suzuki Indomobil Sales dan Civitas Akademika Politeknik Negeri Banjarmasin.
            Acara ini merupakan salah satu fokus program Corporate Social Responsibility (CSR) Suzuki di Tahun 2016 adalah dunia pendidikan dengan sebutan Suzuki Peduli Pendidikan.
            Dalam Laporan Ketua Panitia disampaikan bahwa selama Tahun 2016, Suzuki akan menyerahkan 213 material donasi ke 56 institusi pendidikan yaitu SMK, Universitas dan Balai Latihan Kerja yang tersebar di seluruh Indonesia. Material donasi yang diberikan terdiri dari 29 mobil, 23 motor, 58 mesin, 3 out board motor (OBM) dan 100 paket buku training. Keseluruhan material donasi tersebut akan diserahkan oleh PT. SIS secara bertahap mulai Januari hingga September 2016.
            Sejak Januari hingga Maret 2016, Suzuki telah menyerahkan sebanyak 149 material donasi ke 36 SMK dan Universitas di wilayah Jabodetabek, Jabar, Jatim, Jateng, Jogja, Bali dan Lombok. Pada bulan April ini Suzuki akan menyerahkan 15 material donasi ke 5 sekolah yang berada di wilayah Kalimantan yaitu SMK YPT Banjarmasin, SMKN 1 Cempaga Kab, SMKN 15 Samarinda, SMK 2 Marabahan Barito Kuala dan Politeknik Negeri Banjarmasin.
            Politeknik Negeri Banjarmasin menerima 1 unit mobil, 3 mesin dan 5 paket buku training dan merupakan salah satu Politeknik Binaan  Suzuki yang berada di Banjarmasin, yang biasa disebut Pusdiklat Suzuki Poliban.
            Dalam sambutannya, Strategic Planning Departemen Head PT. Suzuki Indomobil Sales Dwi Tjahayanto, menyampaikan harapan agar para pelajar bisa mendapatkan kesempatan untuk praktek langsung menggunakan unit dan mesin Suzuki sehingga ketika mereka lulus, mereka memiliki keterampilan yang handal dibidang otomotif, dan dapat bersaing dengan tenaga kerja dari kota besar atau dari luar negeri.
            Dilanjutkan sambutan Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin H. Edy Yohanes, ST., MTyang menyampaikan apresiasi atas kerjasama dengan PT. Suzuki Indomobil Sales dalam program Suzuki Peduli Pendidikan. Bentuk kerjasama yang selama ini telah dilakukan adalah pelatihan untuk mahasiswa dan mata kuliah wajib, on the job training di bengkel resmi suzuki, pelatihan bagi dosen, perekrutan sebagai teknisi, pengembangan kurikulum dan sarana prasarana belajar.
            Kemudian sambutan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, yang menyampaikan sinergi antara pemerintah dan swasta memang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Suzuki. Dengan diberikannya fasilitas belajar tambahan berupa unit dan mesin, para siswa bisa meningkatkan keterampilan dengan praktik langsung menggunakan material sungguhan, sehingga nantinya mereka lebih siap masuk ke dunia kerja.

            Program Peduli Pendidikan diakhiri dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT. Suzuki Indomobil Sales  dengan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban)  disaksikan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah.






             Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan dan Perkuatan Kesadaran Bela Negara Bagi Lurah dan Aparatur Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2016 di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Rabu 20 April 2016.
            Hadir pada acara ini Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Ichwan Noor Chalik, M.Si, Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik Drs. Aminuddin Latief, M.Si, Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan drh. H. Rusmin Ardhalewa, MS, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin Drs. Hermansyah, Kepala BPBD dan Kebakaran Kota Banjarmasin Drs. Muhammad Ilmi, MM, Kepala Organisasi Setdako Banjarmasin Drs. Ahmad Syauqi, M.Si, Perwakilan Kecamatan, Perwakilan Polresta Banjarmasin, Lurah dan Kasi Terantip se Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti semua peserta. Dilanjutkan pembacaan do’a oleh Fahrurrazi.
            Acara Sosialisasi dilanjutkan dengan Laporan Ketua Panitia Kegiatan Drs. Hermansyah yang melaporkan Dasar Pelaksanaan Kegiatan yaitu Permendagri Nomor 38 Tahun 2011 tentang Pedoman Peningkatan dan Perkuatan Bela Negara di Daerah, Perda Kota Banjarmasin Nomor 12 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang berwenang Pemerintah Kota Banjarmasin dan DPA Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin TA. 2016.
            Tujuan pelaksanaan kegiatan adalah menanamkan sikap dan perilaku cinta tanah air bagi setiap WNI dan rela berkorban bagi bangsa dan negara sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945; Mengoptimalkan pengembangan dan perbaikan kinerja demokrasi yang berdasarkan Indeks Demokrasi Indonesia; dan Meningkatan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam usaha pembelaan Negara dilandasi oleh kecintaan pada tanah air dan kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia dengan berdasar pada Pancasila dan UUD 1945.
            Kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali yaitu : Tanggal 20 April 2016 dengan peserta Lurah dan Aparatur Pemko Banjarmasin, Tanggal 10 Agustus 2016, Tanggal 7 September 2016, dan Tanggal 12 Oktober 2016 dengan peserta Aparatur Pemko Banjarmasin termasuk aparatur Kecamatan/Kelurahan.
            Narasumber pada Sosialisasi Peningkatan dan Perkuatan Kesadaran Bela Negara Bagi Lurah dan Aparatur Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2016 ini yaitu DR. Acep Supriadi, M.Pd (Unlam Banjarmasin) dengan materi Pancasila dan UUD 1945. Polresta Banjarmasin dengan materi Keamanan dan Ketertiban.
            Sambutan Walikota Banjarmasin yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Ichwan Noor Chalik, M.Si, menyampaikan bahwa bela negara merupakan bagian dari pembinaan mental, karakter dan paradigma seorang pegawai, sehingga mempunyai pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk melaksanakan tugas sebagai aparatur negara sekaligus pelayan masyarakat. Juga bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan etika sebagai aparatur dalam rangka pembinaan sumber daya manusia.
            Walikota Banjarmasin berharap melalui Sosialisasi Peningkatan dan Perkuatan Kesadaran Bela Negara Bagi Lurah dan Aparatur Pemerintah Kota Banjarmasin ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh bekal sebanyak-banyaknya dalam upaya menjadi aparatur yang profesional dan berdedikasi, serta membentengi diri dengan kekuatan mental yang tangguh. Agar terwujud dengan kekuatan pemerintahan yang amanah demi Kota Banjarmasin Baiman (Barasih Wan Nyaman).

            Sambutan di akhiri dengan Pembukaan Sosialisasi Peningkatan dan Perkuatan Kesadaran Bela Negara Bagi Lurah dan Aparatur Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2016 oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Ichwan Noor Chalik secara resmi.





            TP PKK Kota Banjarmasin menyelenggarakan Peringatan Isra Mi’raj 1437 H TP PKK Kota Banjarmasin Bersama Walikota, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama Dan Muballigh-Muballighah di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Kamis 14 April 2016.
            Hadir pada acara hari ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, Asisten Administrasi Setdako Banjarmasin Drs. Gazi Akhmadi, M.AP, Ketua TP PKK dr. Siti Wasilah, M.Si, Med, Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Siti Fatimah, Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin Drs. H. Nortajidi, MM, Staf Ahli dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemko Banjarmasin, Perwakilan Kementerian Agama Kota Banjarmasin, Ustad-Ustadzah Kota Banjarmasin, dan Pengurus PKK Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ahmad Baihaqi, S.Pd.i. dan pencaan tilawah. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si, Med, yang menyampaikan tentang prioritas program PKK yang berkaitan dengan pengasuhan anak, remaja dan keluarga. Kegiatan hari ini merupakan momentum pertama kerjasama PKK Kota Banjarmasin dengan salah satu TV swasta acara “PKK Program Kunci Keluarga”. Beliau meminta dukungan sehubungan dengan permasalahan yang berkaitan dengan anak, remaja dan perempuan di Kota Banjarmasin.
            Pada kesempatan Peringatan Isra Mi’raj 1437 H TP PKK Kota Banjarmasin ini, Walikota Banjarmasin menyampaikan tentang kilas balik peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 14 abad yang lalu. Peristiwa Isra Mi’raj adalah untuk menguji keimanan kita. Pada saat itu perintah shalat 5 waktu langsung dari Allah SWT.
            Beliau juga menyampaikan keprihatinan atas banyaknya kasus anak, remaja di Banjarmasin, yaitu kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, persetubuhan/cabul terhadap anak di bawah umur dan melarikan anak di bawah umur. Kota Banjarmasin tertinggi untuk kasus pernikahan dini. Penggunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa.
            Ibnu Sina berpesan agar mendidik anak-anak menjadi anak yang bisa di percaya, menjadi anak yang mau memaafkan, menjadi anak yang menepati janji dan menjadi anak yang berjiwa ksatria.

            Acara Peringatan Isra Mi’raj 1437 H TP PKK Kota Banjarmasin ditutup dengan pembacaan do’a oleh Drs. H. Mukhtazar.






            Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) XXX LPTQ Kota Banjarmasin dalam rangka MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2016 dengan tema “ Dengan Semangat MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2016 Kita Aktualisasikan Makna dan Syiar Al Qur’an Melalui Maghrib Mengaji, Kayuh Baimbai Mewujudkan Banjarmasin Beriman (Barasih Wan Nyaman). Acara diselenggarakan di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Rabu 13 April 2016.
            Hadir pada acara Rakerda XXX LPTQ Kota Banjarmasin Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Perwakilan Kepala Kementerian Agama Kota Banjarmasin Drs. H. Najwan Noor, M.Pd, Ketua Umum Panitia Pelaksana Tilawatil Qur’an Drs. M Yusrin, Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin Drs. H. Nortajidi, MM, dan Kepala Kantor Urusan Agama se Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dra. Siti Raudah (Qari Juara Tingkat Kota Banjarmasi).
            Berikutnya Laporan Ketua 2 LPTQ Kota Banjarmasin oleh Drs. H. Abdul Hamid yang menyampaikan bahwa Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) XXX LPTQ Kota Banjarmasin Dalam Rangka MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2016 di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan konsolidasi organisasi LPTQ dan menghimpun pokok-pokok pikiranserta ide-ide dalam rangka mencapai tujuan LPTQ. Peserta Musyawarah Daerah sebanyak 75 orang, meliputi Unsur Pengurus LPTQ Kota Banjarmasin, Kepala KUA Kecamatan se Kota Banjarmasin, Utusan LPTQ Kecamatan se Kota Banjarmasin, Penyuluh Agama Islam Kecamatan se Kota Banjarmasin, Ketua Pokja FSU, TPQ-LPTQ Kota Banjarmasin, Ketua Pokja FSU, TPQ-LPTQ Kecamatan se Kota Banjarmasin, Pengurus DPD, BKPRMI Kota Banjarmasin, Pengurus LPP, TKA/TPA BKPRMI Kota Banjarmasin dan Panitia.
            Dalam menghadapi tuntutan sesuai dengan fungsi dan tugas LPTQ ke depan, terutama dalam menyiapkan kader yang memadai, LPTQ perlu meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan Pemerintah Kota dan Lembaga terkait, Ormas Islam dan Praktisi Kependidikan.
            Dilanjutkan sambutan Pjs. Kepala Kementerian Agama Kota Banjarmasin Drs. H. Najwan Noor, M.Pd yang menyampaikan bahwa Rapat Kerja ini sangat penting sebagai forum untuk mengevaluasi keberhasilan yang telah dicapai dan mendiskusikan hambatan serta masalah yang dihadapi LPTQ selama ini.
            Merupakan kewajiban kita sebagai bangsa Indonesia yang beragama Islam untuk memahami, menghayati dan mengamalkan isi dan kandungan Al Qur’an.
            Pada kesempatan ini Walikota Banjarmasin dalam sambutannya yang dibacakan oleh  Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyampaikan tujuan Rakerda ini untuk menyusun rancangan program kerja dan mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan termasuk menyusun rekomendasi dalam rangka pengembangan Tilawatil Qur’an di Kota Banjarmasin. Kegiatan hari ini punya nilai strategis dalam upaya untuk lebih memberdayakan LPTQ sebagai wadah pengembangan Al Qur’an.
            Walikota Banjarmasin mengharapkan agar melalui forum ini akan dihasilkan berbagai program kerja yang lebih baik, riil, dan tepat sasaran, serta menghasilkan rekomendasi untuk mendukung dan memotivasi bagi pengembangan Al Qur’an khususnya di Kota Banjarmasin.    

            Sambutan Diakhiri Dengan Pembukaan secara resmi Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) XXX LPTQ Kota Banjarmasin Dalam Rangka MTQ Nasional XLVIII Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2016.







             Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin menyelenggarakan Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Rencana Kerjasama Antara PT. Pelindo III (Persero) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin tentang Pengembangan Pelabuhan Trisakti dan Pelabuhan Basirih di Ruang Berintegrasi Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa 12 April 2016.
            Hadir pada acara ini Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin Drs. Muhammad Amin, MT, Asisten Pemerintahan Setdako Banjarmasin Drs. Hamli Kursani, M.Si, Kepala Bagian Perekonomian Setdako Banjarmasin Ir. Hj. Lily Dwiyanti, MS, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako Banjarmasin Iwan Ristianto, AP, M.AP, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Drs. Aminuddin Latief, M.Si, Kabid Dinas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin Miftahul Khair, Perwakilan Bagian Hukum Setdako Banjarmasin dan Perwakilan SKPD terkait. GM PT. Pelindo III (Persero) Banjarmasin Hengki Jajang H, Manajer PT. Pelindo III (Persero) Joko Priyono, Staf PT. Pelindo III (Persero) Edwin dan Andri Irfani.
            Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Rencana Kerjasama antara PT. Pelindo III (Persero) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin ini dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah.
            Rapat pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari beberapa pertemuan sebelumnya antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan PT. Pelindo III (Persero) Banjarmasin. Rencana kerjasama antara PT. Pelindo III (Persero) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin akan di tuangkan MoU (Memorandum of Understanding). MoU dibuat hanya 1 MoU dan akan dijabarkan ke dalam perjanjian kerjasama, yang berisi tentang bagaimana caranya agar kerjasama ini bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemerintah Kota Banjarmasin. Adanya sinergitas antara SKPD untuk PAD dengan pihak swasta. Secepatnya pelabuhan rakyat (Pelabuhan Basirih) dapat difungsikan oleh pihak PT. Pelindo III (Persero) karena Pemerintah Kota Banjarmasin sudah membangun jembatan dan perbaikan jalan menuju arah Pelabuhan Basirih. Untuk pembebasan lahan di Martapura Baru akan disepakati bersama PT. Pelindo III (Persero). Dan kontribusi ke Pemerintah Kota Banjarmasin harus jelas dapat mendatangkan PAD.
            Joko Priyono dari PT. Pelindo III (Persero) Banjarmasin menyampaikan bahwa pengembangan pelabuhan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Output MoU kemudian dilanjutkan dengan perjanjian kerjasama sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Ada perkembangan positif pada pengembangan Pelabuhan Mantuil, Basirih dan Trisakti. Untuk itu akan ada tim audit dari PT. Pelindo III (Persero) Banjarmasin.

            Wakil Walikota Banjarmasin memberikan arahan terhadap rencana kerjasama PT. Pelindo III (Persero) Banjarmasin dan Pemerintah Kota Banjarmasin bahwa adanya kontribusi terhadap Pemerintah Kota Banjarmasin. Hermansyah mengapresiasi bagi pihak-pihak yang ingin berinvestasi di Kota Banjarmasin namun harus ada kontribusi bagi PAD Kota Banjarmasin. Mengingat adanya perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Ke   Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, yang mana kewenangan di ambil alih oleh Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Propinsi. Hal ini berpengaruh terhadap PAD Kota Banjarmasin.



             Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2016 diselenggarakan pada hari Kamis (31 Maret 2016) dengan tema “TP PKK Kota Banjarmasin Siap Membangun Kemitraan Bersama Pemerintah Kota Banjarmasin Untuk Mewujudkan Banjarmasin Barasih Wan Nyaman”, sekaligus Penandatangan Kerjasama (MoU) dengan SKPD Terkait di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.
            Hadir pada acara Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2016 Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Agus Surono, M.Si, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si,Med, Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Siti Fatimah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Yuli Harmini, Kepala SKPD di Lingkungan Pemko Banjarmasin, Kepala BNN Kota Banjarmasin AKBP Ilyas, Camat dan Lurah se Kota Banjarmasin, Ketua Gabungan Organisasi Wanita dan Pengurus, Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengurus, dan Ketua TP PKK Kelurahan dan pengurus se Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PKK yang di ikuti semua peserta. kemudian pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ahmad Syouri (Qari siswa MTs Al Hamid) dan pembacaan doa oleh Mashuddin.
            Berikutnya Laporan Ketua Panitia Penyelenggara oleh Risnawati yang menyampaikan Dasar Pelaksanaan Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin yaitu : Keputusan Mendagri dan Otonomi Daerah tentang Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga; Permendagri Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga; Rapat Pengurus TP PKK Kota Banjarmasin. Rakerda ini dimaksudkan Untuk Meningkatkan Kualitas dan Memantapkan Pelaksanaan Gerakan PKK. Tujuan Rakerda yaitu Mantapnya Kelembagaan Gerakan PKK yang Berkualitas, Meningkatkan Kegiatan Pelaksanaan 10 Program PKK Demi Terwujudnya Ketahanan Keluarga, Tersusunnya Program Kerja Tahun 2016-2021 dan Tersusunnya Program Kerja Tahun 2016. Peserta pada Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin sebanyak 169 orang, yang terdiri dari : Pengurus TP PKK Kota Banjarmasin 30 orang, Ketua TP PKK Kecamatan, Wakil Ketua dan Sekretaris (pokja I s/d IV) sebanyak 35 orang, dan Ketua TP PKK Kelurahan dan Sekretaris 104orang.
            Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Siti Wasilah menyampaikan selama ini PKK di artikan berbeda dalam masyarakat. Padahal PKK memiliki peran strategis untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Keluarga merupakan rangkaian siklus yang menyangkut kehidupan masyarakat.
            Walikota Banjarmasin Ibnu Sina sebagai Pembina TP PKK Kota Banjarmasin mengatakan PKK sebagai salah satu institusi dan penggerak Ketahanan Keluarga, Kesejahteraan Keluarga dan Kebahagiaan Keluarga. Ke depannya PKK menjadi Mitra Strategis Pemerintah Kota Banjarmasin yang dituangkan dalam RPJM dan Mendukung Program Penciptaan Wirausaha 2.500 UKM. Ibnu Sina mengajak semua pihak untuk bekerjasama menjadikan Kota Banjarmasin sebagai Kota Sungai dan Pintu Gerbang Perekonomian 2025. Sambutan di akhiri dengan Pembukaan secara resmi Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2016.
            Narasumber pada acara Rakerda TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2016 ini Kepala Bappeda Kota Banjarmasin Ir. Nurul Fajar Desira CES, yang menyampaikan materi “TP PKK Dalam Anggaran Daerah”. Dipandu moderator Muhammad Tamami SKM.

            Pada kesempatan ini dilakukan Penandatanganan Kerjasama (MoU) TP PKK Kota Banjarmasin dengan SKPD Terkait di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin yaitu : (1) Kerjasama dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Banjarmasin dan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin di wakili Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin Drs. H. Nortajidi, MM. (2) Kerjasama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin dan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin diwakili Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. Agus Surono, M.Si. (3) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin dan Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Banjarmasin di wakili Sekretaris Perindag Kota Banjarmasin. (4) Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan Dinas Pariwisata Seni dan Kebudayaan. (5) Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin dan Badan Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin yang di wakili AKBP Ilyas dan Sekretaris Badan LH Kota Banjarmasin.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.