Maret 2016





             Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2017 dengan tema “Menciptakan Wirausaha Baru dan Menggiatkan Pariwisata Sungai Untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2017 Menuju Banjarmasin Baiman” diselenggarakan pada hari Selasa (29 Maret 2016) di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.
            Hadir pada acara Musrenbang RKPD Pemerintah Kota Banjarmasin, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Agus Surono, M.Si, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dan Anggota, Perwakilan Bappeda Propinsi Kalimantan Selatan DR. Ir. Ariadi Noor, M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Banjarmasin H. Syofyarani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Kalimantan SelatanHarymurthy Gunawan, Dirut PDAM Bandarmasih Ir. H. Muslih, Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Camat dan Lurah Kota Banjarmasin, Perwakilan Bank Kalsel, Perwakilan BTN, Perwakilan KNPI Kota Banjarmasin, Perwakilan Universitas Lambung Mangkurat, Perwakilan UNISKA dan Pelaku Usaha di Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan penampilan Tarian Baksa Kembang, menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang di ikuti semua peserta, kemudian pembacaan doa oleh Kepala Kemenag Kota Banjarmasin H. Syofyarani.
            Berikutnya Laporan Ketua Panitia Penyelenggara oleh Kepala Bappeda Kota Banjarmasin Ir. H. Fajar Nurul Desira, CES, yang menyampaikan Dasar Pelaksanaan Musrenbang RKPD yaitu Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008. Musrenbang ini dimaksudkan untuk menyempurnakan rancangan RKPD Kota Banjarmasin Tahun 2017 berdasarkan masukan dari hasil forum SKPD. Musrenbang Kota Banjarmasin ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan propinsi, Mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kota pada Musrenbang RKPD di Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD dilaksanakan, Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas Kota dan Menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah.
            Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa untuk mewujudkan visi “Kayuh Baimbai Menuju Banjarmasin Baiman (Bertakwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Aman) dijabarkan dalam 6 misi yang direalisasikan melalui berbagai program unggulan, antara lain : Program untuk Rakyat Miskin (Pelayanan, Kesehatan, dan Pendidikan); Program untuk Peningkatan Ketakwaan (Magrib Mengaji); Program Peningkatan kesejahteraan (Mendorong Iklim Investasi dan Kewirausahaan Dalam Bentuk Kampung Tematik, Mendukung Pasar Tradisional, Penataan Pedagang Kaki Lima diusahakan Tanpa Penggusuran, Bahuma-Bausaha Tanpa Bunga); Program Banjarmasin SMART CITY Barasih dan Nyaman (Menciptakan RTH Berkonsep Green and Smart City yang Refresentatif, Berbudaya, Humanis dan Ramah Anak, Revitalisasi Sungai dengan Menata Keindahannya, Mengintegrasikan Sistem Drainase dan Gerakan Banjarmasin Bersih dari Sampah); Program Mengatasi Transportasi (Kota Ramah Bagi Pejalan Kaki dan Pengguna Sepeda, Perbaikan Sarana Transportasi Umum, Menjadikan Transportasi Sungai sebagai Transportasi Alternatif untuk Mengurangi Kemacetan) dan Program Pemerintahan yang Melayani.
            Ibnu Sina mengajak semua pihak untuk bekerjasama menjadikan Kota Banjarmasin sebagai Kota Sungai Terbaik di Indonesia dan Kota Religius.
            Pada kesempatan ini Ibnu Sina menyampaikan usulan-usulan kegiatan pada saat pramusrenbang di Propinsi Kalimantan Selatan yaitu : Pembangunan RS Umum Kota Banjarmasin, Pembangunan Pasar Induk, Pusat Distribusi Regional, Pembangunan Lapangan Sepakbola di Kecamatan, Promosi untuk Pariwisata Sungai di Banjarmasin dan Pembangunan Reservoar.        Sambutan di akhiri dengan pemukulan gong tanda di buka secara resmi Musrenbang RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2017.





Hari ini (Selasa, 29 Maret 2016) diselenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2017 dengan tema “Menciptakan Wirausaha Baru dan Menggiatkan Pariwisata Sungai Untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2017 Menuju Banjarmasin Baiman” di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.

 Hadir pada acara Musrenbang RKPD Pemerintah Kota Banjarmasin, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Agus Surono, M.Si, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dan Anggota, Perwakilan Bappeda Propinsi Kalimantan Selatan DR. Ir. Ariadi Noor, M.Si, Kepala Kementerian Agama Kota Banjarmasin H. Syofyarani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Kalimantan Selatan Harymurthy Gunawan, Dirut PDAM Bandarmasih Ir. H. Muslih, Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Camat dan Lurah Kota Banjarmasin, Perwakilan Bank Kalsel, Perwakilan BTN, Perwakilan KNPI Kota Banjarmasin, Perwakilan Universitas Lambung Mangkurat, Perwakilan UNISKA dan Pelaku Usaha di Kota Banjarmasin.

Acara dibuka dengan penampilan Tarian Baksa Kembang, menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang di ikuti semua peserta, kemudian pembacaan doa oleh Kepala Kemenag Kota Banjarmasin H. Syofyarani.
Berikutnya Laporan Ketua Panitia Penyelenggara oleh Kepala Bappeda Kota Banjarmasin Ir. H. Fajar Nurul Desira, CES, yang menyampaikan Dasar Pelaksanaan Musrenbang RKPD yaitu Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008. Musrenbang ini dimaksudkan untuk menyempurnakan rancangan RKPD Kota Banjarmasin Tahun 2017 berdasarkan masukan dari hasil forum SKPD. Musrenbang Kota Banjarmasin ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan propinsi, Mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kota pada Musrenbang RKPD di Kecamatan dan/atau sebelum Musrenbang RKPD dilaksanakan, Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas Kota dan Menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah.

Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa untuk mewujudkan visi “Kayuh Baimbai Menuju Banjarmasin Baiman (Bertakwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Aman) dijabarkan dalam 6 misi yang direalisasikan melalui berbagai program unggulan, antara lain : Program untuk Rakyat Miskin (Pelayanan, Kesehatan, dan Pendidikan); Program untuk Peningkatan Ketakwaan (Magrib Mengaji); Program Peningkatan kesejahteraan (Mendorong Iklim Investasi dan Kewirausahaan Dalam Bentuk Kampung Tematik, Mendukung Pasar Tradisional, Penataan Pedagang Kaki Lima diusahakan Tanpa Penggusuran, Bahuma-Bausaha Tanpa Bunga); Program Banjarmasin SMART CITY Barasih dan Nyaman (Menciptakan RTH Berkonsep Green and Smart City yang Refresentatif, Berbudaya, Humanis dan Ramah Anak, Revitalisasi Sungai dengan Menata Keindahannya, Mengintegrasikan Sistem Drainase dan Gerakan Banjarmasin Bersih dari Sampah); Program Mengatasi Transportasi (Kota Ramah Bagi Pejalan Kaki dan Pengguna Sepeda, Perbaikan Sarana Transportasi Umum, Menjadikan Transportasi Sungai sebagai Transportasi Alternatif untuk Mengurangi Kemacetan) dan Program Pemerintahan yang Melayani.
Ibnu Sina mengajak semua pihak untuk bekerjasama menjadikan Kota Banjarmasin sebagai Kota Sungai Terbaik di Indonesia dan Kota Religius.

Pada kesempatan ini Ibnu Sina menyampaikan usulan-usulan kegiatan pada saat pramusrenbang di Propinsi Kalimantan Selatan yaitu : Pembangunan RS Umum Kota Banjarmasin, Pembangunan Pasar Induk, Pusat Distribusi Regional, Pembangunan Lapangan Sepakbola di Kecamatan, Promosi untuk Pariwisata Sungai di Banjarmasin dan Pembangunan Reservoar.        Sambutan di akhiri dengan pemukulan gong tanda di buka secara resmi Musrenbang RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) Pemerintah Kota Banjarmasin Tahun 2017

           



           Pada  hari   Kamis  (  24 Maret 2016  ) diselenggarakan Sosialisasi di Bidang Pertanahan di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.
            Hadir pada acara Sosialisasi di Bidang Pertanahan ini Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Banjarmasin H. Rusdiansyah, Kepala Finas Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin H. Ahmad Fanani Syaifuddin, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Banjarmasin Kasman, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Drainase Kota Banjarmasin Muryanta, Camat dan Lurah Se Kota Banjarmasin.
            Narasumber dari Badan Pertahanan Nasional Kota Banjarmasin Mu’min Harianto yang menyampaikan tema Sosialisasi Penanganan Konflik Pertanahan Kota Banjarmasin.
            Acara di buka oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Dalam kesempatan ini Hermansyah menyampaikan agar bersama-sama berkoordinasi dalam menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan pembangunan, sehingga selaras dengan visi dan misi menjadikan Kota Banjarmasin Bersih dan Nyaman.
            Adanya perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah ke                Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang mana kewenangan di ambil alih oleh Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Propinsi.             Hal ini berpengaruh terhadap Pendapatan Daerah. Pendapatan Asli Daerah Kota Banjarmasin hanya di hasilkan oleh 11 SKPD, sementara Banjarmasin mengelola Ibukota Propinsi Kalimantan Selatan dengan penduduk lebih dari 700.000 jiwa.

            Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yaitu dengan penyelesaian masalah-masalah pertanahan/lahan. Kelurahan sebagai ujung tombak pemeritahan dan mengetahui kondisi wilayah masing-masing, diharapkan dapat segera menyelesaikan permasalahan lahan dengan berkonsultasi dengan SKPD terkait.



Pada Hari Senin (21 Maret 2016) 172 Atlet dan Pelatih yang tergabung dalam Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Banjarmasin Tahun 2016 di lepas secara resmi oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, S.Pi, M.Si, di Lobby Balai Kota Banjarmasin. Kontingen POPDA Kota Banjarmasin ini akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah Tingkat Propinsi Kalimantan Selatan yang rencananya akan di selenggarakan di Banjarmasin 28-31 Maret 2016 mendatang.
Hadir dalam acara pelepasan, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Asisten Bidang Pemerintahan Drs. Hamli Kursani, M.Si, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs.  Muhammad Amin, MT, Asisten Bidang Administrasi Drs. Gazi Akhmadi, M.AP, Kepala Kepemudaan dan Olahraga Drs. AN. Djaya, MM, Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Murlan, M.Pd dan Perwakilan KONI Kota Banjarmasin.
Kontingen POPDA Kota Banjarmasin terdiri dari 123 Atlet, 39 orang Pelatih/Official dan kru, 10 orang Pendamping, 10 orang Pembina. 123 Atlet yang terpilih untuk mewakili Kota Banjarmasin merupakan hasil seleksi yang di laksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Banjarmasin Tanggal 9 Pebruari 2016 s/d 3 Maret 2016.
Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Banjarmasin M. Riduan dalam laporannya menyampaikan : Cabang olahraga yang diikuti pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 8 cabang olahraga, meliputi, Sepakbola (putra), Bola Volly (putra), Bola Basket (putra-putri), Sepak Takraw (putra), Tenis Lapangan (putra-putri), Tenis Meja (putra-putri), Bulu Tangkis (putra-putri) dan Pencak Silat (putra-putri). Dengan rincian Bulu Tangkis diikuti 4 putra dan 4 putri, 2 pelatih dan 2 kru. Basket diikuti 12 putra dan 2 pelatih, 12 putri, 2 pelatih dan 4 kru. Tenis Lapangan diikuti 6 putra, 4 putri dan 2 pelatih. Tenis Meja diikuti 4 putra dan 4 putri, 3 pelatih dan 2 kru. Sepakbola diikuti 18 putra, 2 pelatih dan 2 kru. Pencak Silat diikuti 15 putra dan 14 putri, 3 pelatih dan 4 kru. Bola Volly diikuti 14 putra, 2 pelatih dan 2 kru. Sepak Takraw diikuti 12 putra, 2 pelatih dan 2 kru.
Kontingen Atlit/Pelatih Kota Banjarmasin Tahun 2016, akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Propinsi yang rencananya di selenggarakan di Tanjung.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dalam  sambutannya yang di dampingi Wakil Walikota Banjarmasin Hermasyah menyampaikan agar menjaga kebersamaan antar peserta, baik pada saat persiapan maupun pada saat berlomba. Mengedepankan semangat sportivitas dan kejujuran selama berlomba dan bertanding. Kepada atlit dan pendamping untuk menjaga kesehatan, selain diperlukan kesiapan mental selama kegiatan bertanding, juga dibutuhkan kesehatan fisik yang prima. Kepada para pendamping dan pelatih diharapkan dapat menjadikan ajang POPROP 2016 sebagai sarana evaluasi terhadap pembinaan dan latihan selama ini.

Untuk itu Walikota Banjarmasin saat melepas keberangkatan Kontingen POPDA Kota Banjarmasin memberikan aplouse dan berharap sepulangnya nanti para atlit/pelatih membawa prestasi menjadi Juara Umum.


Pada hari Selasa (22 Maret 2016) diselenggarakan Sosialisasi Instruksi Walikota Nomor 2 Tahun 2016 tentang Dokumen Persyaratan Perizinan dan PP Nomor 86 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.
Hadir pada acara Sosialisasi Instruksi Walikota Nomor 2 Tahun 2016 dan PP Nomor 86 Tahun 2013 ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Nyoman Wiwik Yuliadewi, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Ramadhan Sayo, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin H.M. Amin, MT dan Perwakilan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Acara dibuka dengan Laporan Panitia Pelaksana oleh Purwoko. Beliau menyampaikan kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan belum menyeluruh.  BPJS terus mendorong peningkatan kepesertaan masyarakat di BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Sosialisasi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di dasari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, Nota Kesepahaman antara Mendagri RI dengan Dirut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 440/6284/SJ, Nomor MoU 19/112015 dan Nomor 15/MoU/1115 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial di Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif Kepada Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara dan Setiap Orang Selain Pemberi Kerja, Pekerja dan Penerimaan bantuan Iuran Dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial.
Sedangkan Narasumber Sosialisasi ini dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Purwoko, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Nyoman Wiwik Yuliadewi, dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Ramadhan Sayo.
Pada acara ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ramadhan Sayo menyerahkan Santunan Jaminan Kematian Atas Nama Almarhum Bapak Rusmi kepada Ibu Diana senilai Rp. 24.242.160,- (Dua Puluh Empat Juta Dua Ratus Empat Puluh Dua Ribu Setaus Enam Puluh Rupiah). Almarhum baru 5 bulan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan Program Bukan Penerima Upah.
Walikota Banjarmasin dalam sambutannya menyampaikan tujuan BPJS dan Program Jaminan Sosial adalah menciptakan Kesejahteraan kepada seluruh rakyat. Sebagian besar masyarakat belum memperoleh perlindungan yang memadai dengan program-program yang ada. Perlu adanya sasaran yang lebih luas dan manfaat yang lebih besar. Oleh karena itu, dibentuklah BPJS yang diharapkan menjadi penyempurna dari program-program jaminan sosial yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk itu diharapkan kepada seluruh kepala Badan/Dinas/Kantor/SKPD serta Camat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin dapat mensyaratkan dokumen wajib lapor ketenagakerjaan, dokumen kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada setiap perusahaan berbadan hukum dalam pengurusan perizinan/dokumen.
Sambutan di akhiri dengan Pembukaan Sosialisasi Instruksi Walikota Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Dokumen Persyaratan Perizinan dan PP Nomor 86 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.