Maret 2020

Banjarmasin - Pemerintah kota Banjarmasin menggelar rapat kordinasi restrukturisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 dalam rangka penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Senin (30/03/2020).
Rapat tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) tersebut dipimpin oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina didampingi oleh Wakil Walikota Banjarmasin, H Hermansyah dan Sekdako Banjarmasin, Hamli Kursani, dalam kegiatan itu turut dihadiri oleh instansi teknis terkait dan perwakilan dari Kejari serta Polresta Banjarmasin selaku Aparat Penegak Hukum (APH).
Dalam kesempatan tersebut H Ibnu Sina berterimakasih atas kesediaan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) dalam mengawal pembahasan anggaran dan pergeseran APBD oleh pemerintah kota Banjarmasin.
"Kami berharap dalam prosesnya ini diberikan pendampingan, karena rasanya kita semua tidak ada seorang pun yang ingin langkah yang diambil tidak sesuai dengan aturan," ujar H Ibnu Sina.
Orang nomer satu di Bumi Kayuh Baimbai itu mengingatkan meskipun dalam sebuah hal dan situasi yang darurat pihaknya tetap ingin agar semua langkah yang diambil dan yang dilakukan tetap berpegang kepada peraturan dan administrasi yang berlaku.
"Kadang-kadang kita merasa harus segera mengambil sebuah keputusan karena situasinya memang tanggap darurat, tetapi jangan sampai kemudian ini secara administrasi harus juga kita sesuaikan termasuk aspek dan regulasi hukumnya," ucap H Ibnu Sina.
Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran TAPD lingkungan pemerintah kota Banjarmasin agar jangan segan meminta waktu kepada APIP dan APH terkait aturan yang sifatnya baru dan penafsiran baru karena APIP dan APH tersebut sudah menyediakan waktu untuk melakukan kordinasi.
"Mari kita sama-sama duduk, kemudian hal yang sifatnya aturan sama tapi mungkin kita persepsi berbeda tetapi dengan duduk bersama itu mudah-mudahan kita bisa menemui kesepakatan secara bersama," pungkasnya. (Diskominfotik-mz)




BANJARMASIN - Berangkat dari dermaga siring depan Balaikota Banjarmasin, Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 kota Banjarmasin bersama Walikota Banjarmasin menyusuri sungai menuju Sungai Kelayan dan Pekapuran, pada Sabtu (28/3) pagi.
Setelah sampai di Sungai Kelayan, Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menggunakan pengeras suara diatas kelotok memberikan penyuluhan terkait Covid-19.
Ia berpesan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai berprilaku hidup sehat seperti mencuci tangan menggunakan sabun minimal selama 20 detik dan tidak keluar rumah untuk saat ini jika tidak terlalu penting.
Selain itu, ia juga menyarankan agar menjaga jarak dengan yang lainnya minimal berjarak satu meter. Meskipun saat penyuluhan tiba-tiba hujan rintik turun, hal itu tak mematahkan semangat Tim Gugus Tugas untuk memberikan penyuluhan kepada warga.
Tim Gugus Tugas merasa senang, setelah melihat antusias warga yang sangat tinggi saat Tim Gugus Tugas menyampaikan penyuluhan. Warga pun semakin antusias setelah Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dengan jetskinya menyapa warga yang mendengarkan penyuluhan. Bahkan mereka terlihat mengabadikan pemandangan penyuluhan menggunakan kelotok pagi itu dengan kamera handphone masing-masing.
Menurut Machli, penyuluhan kepada warga bantaran sungai ini sangat penting. Karena ia berpendapat, mereka yang tinggal di bantaran sungai selama ini masih belum mendapat informasi yang adekuat berkaitan dengan upaya peran serta masyarakat dalam mencegah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Saya kira masyarakat kita di Banjarmasin 30 persennya berada di pinggiran sungai, sehingga ini harus kita lakukan dan mereka harus beredukasi serta mereka berhak untuk mendapatkan informasi yang benar tidak membaca dan melihat berita hoax saja," ucap Machli yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin itu.
Ia juga berharap dengan tersebarnya informasi penanganan dan pencegahan kepada masyarakat secara merata, bisa mewujudkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Banjarmasin. Karena disebutkannya pertanggal 28 Maret, di Banjarmasin saat ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 86. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 4.
"Kita berharap bisa membatasi, jangan sampai PDP Bisa bertambah. Tentunya mengharuskan kita bekerja lebih keras dalam upaya untuk kewaspadaan lebih tinggi dan kita tentu tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah kalau tidak terlalu penting. Sehingga dengan demikian kita bersama-sama masyarakat untuk melakukan memutus mata rantai ini," tukasnya.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina juga mengharapkan, dengan dilakukannya sosialisasi dan kampanye untuk antisipasi penyebaran Virus Covid-19 di Sungai Kelayan dan Pekapuran, bisa menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ada disekitar kita.
"Dengan cuci tangan setiap hari serta berprilaku hidup bersih dan sehat, mudah-mudahan kita terhindar dari penyebaran virus ini. Tetap jaga jarak, dan di rumah saja," tutup Ibnu. (Diskominfotik-bjm)





BANJARMASIN - Guna mencegah penyebaran Virus Covid-19 atau Corona di Banjarmasin semakin meluas, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, menggelar patroli gabungan diseputaran kota Banjarmasin, pada Jumat (27/3) malam.
Patroli kali ini diikuti langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Dandim 1007 Banjarmasin Kolonel Anggara Sitompul, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo. Selain itu juga terlihat Ketua Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, Kepala Dishub Banjarmasin Ichwan Noor chalik, dan Kepala BPBD Kota Banjarmasin Muhammad Hilmi.
Ratusan anggota gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Banjarmasin juga dikerahkan.Anggota gabungan tersebut dibagi menjadi dua regu untuk menyusuri seluruh titik-titik yang biasa menjadi tempat keramaian yang ada di kota seribu sungai itu.
Dimulai dari halaman Mapolresta Banjarmasin, regu patroli yang diikuti langsung oleh walikota Banjarmasin, Dandim 1007 Banjarmasin, dan Kapolresta Banjarmasin itu menyusuri Jalan Ahmad Yani, Pramuka, Veteran, Pangeran Hidayatulah, Sultan Adam, Adiyaksa, Brigjen Hasan Basri, Let Jend S Parman, M T Haryono, Pangeran Samudra, Lambung Mangkurat, dan kembali ke Jalan Ahmad Yani untuk kembali ke Mapolresta Banjarmasin.
Menurut Dandim 1007 Banjarmasin Kolonel Anggara Sitompul, warga kota Banjarmasin saat ini sudah mulai terlihat menjaga jarak dengan menghindari kerumunan-kerumunan yang biasa berkumpul di suatu titik. Hal itu disampaikannya, setelah dirinya selesai ikut berkeliling kota Banjarmasin pada malam itu.
"Kita harapkan ke depan kegiatan seperti ini bisa terus kita laksanakan, agar bisa mengedukasi masyarakat. Sehingga paling tidak kota Banjarmasin ini bisa cepat melalui wabah yang sedang terjadi," ucapnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan secara terpadu dan sinergi tiga pilar dari unsur Pemerintah Kota, Kepolisian dan TNI malam itu untuk berpatroli, melihat, sambil menghimbau kepada seluruh warga Kota Banjarmasin agar betul-betul menyadari dan memahami bagaimana upaya-upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 secara terpadu.
Meskipun saat ini warga kota sudah terlihat tidak ada lagi yang berkumpul disatu titik, Anggara Sitompul tetap mengakui masih ada beberapa warung-warung yang masih menyajikan makanan yang berpotensi mengumpulkan orang-orang. Oleh sebab itu mereka sempat singgah di tiga titik untuk memberikan himbauan kepada pedagang.
"Jadi kita himbau, jika ada pembeli bisa dibungkus saja agar bisa kembali kerumah. Karena bagaimanapun juga memang perekonomian harus tetap berjalan dengan baik, tapi himbauan juga harus dipahami oleh semua warga kita agar penyebaran virus ini bisa diminimalisir," tukasnya.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina juga menghimbau kepada salah satu pemilik usaha yang sempat di singgahinya agar tidak menyediakan wadah atau tempat untuk orang berkumpul.
"Boleh saja buka, asal tidak menyediakan tempat untuk orang berkumpul seperti ini. Kalau ada yang beli, lebih baik dibungkus sehingga mereka langsung pulang kerumah," tuturnya.
Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo juga mengklaim warga kota sangat patuh dengan aturan yang diberlakukan pemerintah dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid 19.
"Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Baik bagi kita semua dan khusunya warga Kota Banjarmasin, karena dibutuhkan kerjasama yang baik. Meskipun kita tidak lock down kota ini, akan tetapi kita bisa me lock down hati kita," ujarnya. (Diskominfotik-bjm)







Banjarmasin - Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina bersama Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul melakukan sidak harga kebutuhan sejumlah barang pokok di Pasar Sentra Antasari yang dilanjutkan dengan memantau penyemprotan disinfektan di Pasar Baru Banjarmasin Tengah, Jumat 27/3/2020.
Menurut H Ibnu Sina, kegiatan yang dilaksanakan di pasar tradisional tersebut merupakan langkah untuk memastikan bahwa kebutuhan barang pokok di kota Banjarmasin terjamin serta tersedia dengan baik.
"Makanya kita cek seperti di pasar daging harganya stabil, tetapi permintaan menurun hampir 50%, sama seperti ayam, telor dan minyak goreng pasokannya aman," ujarnya.
Kemudian H Ibnu Sina membeberkan berbeda dengan sejumlah kebutuhan pokok tersebut, harga gula meskipun stok masih tersedia dan masuk ke pasaran namun harganya masih melambung tinggi, berkisah dari Rp20.000 hingga Rp 21.000/ kilogram.
"Untuk sayur malah turun harganya, kemudian bawang putih yang diisukan kosong kemaren, saat ini sudah masuk ke pasaran, karena 3 hari yang lalu keran bawang import sudah masuk sebanyak 150 ribu ton dari pusat sudah didistribusikan ke daerah dan harga sudah stabil," katanya.
Selanjutnya untuk harga cabe, ujar Ibnu Sina masih normal dan aman meskipun pasokannya hanya lewat lokal saja, "Kami berharap situasi ini bisa terkendali terus sampai dengan berakhirnya tanggap darurat covid-19, kemudian memasuki bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti," harapnya.
Termasuk kebutuhan pokok berupa beras, kata H Ibnu Sina sesuai dengan stok bulog masih mampu bertahan hingga 5 bulan mendatang, dan ketika dipantau oleh pihaknya benar saja harga beras stabil dan ketersediaannya masih aman tetapi permintaan sangat turun hingga 30%.
"Mari sama-sama kita pastikan kebutuhan pokok ini terjamin, karena kita juga berharap segeranya berakhir, tapi kita mesti juga harus mengantisipasi jika ini bertahan lebih lama," ungkapnya.
"Kami berharap situasi ini bisa kembali normal, mari sama-sama tegakkan aturan, terapkan pola hidup bersih dan sehat, untuk memangkas dan memotong mata rantai penyebaran covid-19 sampai situasi tanggap darurat ini memang benar benar normal," pungkasnya.
Selepas dari pasar Sentra Antasari, rombongan kemudian berpindah lokasi ke Pasar Baru untuk memantau penyemprotan disinfektan oleh tim gugus tugas p3 covid-19 kota Banjarmasin yang terdiri dari Dinas Kesehatan dan BPBD Kota Banjarmasin serta para anggota damkar kota Banjarmasin.
Penyemprotan berjalan dengan lancar, dimulai dari los lantai 3 yang turun hingga ke lantai dasar dan dilanjutkan memantau bilik disinfektan milik Polresta Banjarmasin didepan jalan masuk Dutamall Banjarmasin atau lebih tepatnya Jalan Simpang Ulin Banjarmasin Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, PLT Kadis Perdagangan dan Perindustrian, H Norbiansyah, Kalak BPBD, M Hilmi, Kabag Prokom Yusna Irawan, Kabid Pasar dan PSDP Ichrom Muftezar serta Kabid Kesmas, Kuswanta. (Diskominfotik-mz)








BANJARMASIN - Pemimpin Cabang BNI Kota Banjarmasin, Jodhy Aditya Wardana berkeinginan untuk mencegah penyebarluasan virus corona (COVID-19) di Kota Banjarmasin, dengan membuat wastafel atau tempat mencuci tangan.

Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, di Ruang Kerja Walikota, Balai Kota Banjarmasin, Kamis (26/03).
Mendengar hal tersebut, H Ibnu Sina menyarankan kepada Pimpinan BNI Kota Banjarmasin untuk memasang tempat mencuci tangan tersebut di beberapa kawasan Kota Banjarmasin, seperti pasar, trotoar jalan raya dekat terminal bus dan taman edukasi.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Marzuki Arbainsyah.(prokom-bjm)






Banjarmasin - Pemerintah kota Banjarmasin terus berupaya menanggulangi penyebaran virus corona atau yang sering disebut Covid-19 di kota Seribu Sungai ini, termasuk upaya dari tim gugus tugas P3 Covid-19 kota Banjarmasin yang menyemprot disinfektan pada tempat ibadah Masjid Jami Banjarmasin, Kamis 26/3/2020.
Dibuka oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina didampingi Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul, jajaran gabungan bersama tim gugus tugas P3 Covid-19 Kota Banjarmasin menyemprotkan disinfektan ke seluruh sudut dan seluk beluk mulai dari bagian terluar hingga bagian paling dalam kawasan Masjid Jami Banjarmasin.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengungkapkan penyemprotan disinfektan kali ini dilakukan oleh beberapa instansi gabungan diantaranya dari jajaran pasukan Kodim 1007/Banjarmasin, Dinas Kesehatan, BPBD kota Banjarmasin, serta KNPI Kota Banjarmasin.
"Kita berkolaborasi hari ini untuk bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan untuk menghambat ataupun mencegah terjadinya penyebaran virus corona atau covid-19," ujarnya.
Menurut H Ibnu Sina, dalam hal ini partisipasi masyarakat juga diperlukan, semua pihak harus bahu-membahu, bahkan ujarnya para alim ulama sudah bersatu, tokoh masyarakat juga bersatu untuk menghadapi wabah dan bencana yang sudah mendunia karena sudah ditetapkan sebagai pandemi.
"Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi baik melalui swadaya agar seluruh penjuru di Banjarmasin ini terdisinfektan dengan baik," ucapnya.
Sementara Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Anggara Sitompul berharap penyemprotan disinfektan oleh berbagai elemen mandiri mesti ditingkatkan, "kalau perlu sampai tingkat RT, sehingga nanti seluruh kota Banjarmasin ini tersemprot dengan baik, agar dapat melokalisir penyebaran virus corona," harapnya.
Ia juga menyebutkan aktifitas seperti ini akan berlanjut hingga tingkat kelurahan baik Danramil maupun Bhabinsa nantinya, "kami berharap masyarakat juga berpartisipasi dengan mandiri, kurang bahannya kordinasi dengan gugus tugas, bisa kekelurahan nanti kelurahan mengkordinasikan lebih lanjut," jelasnya. (Diskominfotik-mz)








Social distancing adalah pembatasan kontak langsung dengan orang lain di sekitar kita.
Bagaimana caranya ? - Hindari kerumunan
- Jaga jarak 1 meter dengan orang lain
- Jika sakit ringan (batuk, bersin, demam) tetap di rumah, pakai masker dan jangan berdekatan dengan yang sehat ⁣

- Batalkan acara berkumpul seperti arisan, pesta, dll ⁣
- Belajar, ibadah dan bekerja di rumah ⁣
Virus corona sangat mudah menular. ⁣
Jangan sampai tertular dan menularkan!

Banjarmasin - Antisipasi penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang terjadi pada tempat ibadah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Banjarmasin keluarkan surat edaran.
Wakil Ketua MUI Kota Banjarmasin, Drs H Muhammad Natsir mengatakan masyarakat perlu mewaspadai dalam menyikapi permasalahan yang terjadi."Segala sesuatu datangnya dari Allah SWT, kita harus menyikapi dengan benar," ucapnya Selasa (24/3).
Oleh karena itu, MUI Kota Banjarmasin mengeluarkan surat edaran untuk seluruh Masjid, Langgar, dan Mushalla tetap digunakan sebagai tempat beribadah."Dengan catatan pengurus dan jamaah meningkan kebersihan tempat ibadah," katanya.
Lanjutnya, pengurus tempat ibadah juga menyediakan sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan melakukan penyemprotan disinfektan untuk lingkungan tempat ibadan. MUI juga menghimbau untuk seluruh jamaah membawa sendiri sajadah, tidak berjabat tangan sebelum maupun sesudah shalat berjamaah.
Selain itu, Ia juga mengatakan untuk kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, termasuk pengajian sementara waktu diliburkan."Kalau kondisi Kalimantan Selatan sudah stabil, maka kegiatan akan berlangsung seperti biasa," pungkasnya. (Diskominfotik-mz)


Banjarmasin - Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menyerukan untuk memperkuat koordinasi antar sektor dalam menghadapi penaikkan status Kota Banjarmasin menjadi Tanggap Darurat atas wabah Covid-19.
"Dalam beberapa hari setelah peningkatan status langkah yang kita ambil sudah tepat dan cepat tanggap," ucap H Ibnu Sina di dalam sambutannya sebagai pembuka rapat koordinasi antar sektor dalam penanggulangan wabah virus Corona di Banjarmasin, Selasa (24/03/2020) siang.
"Kerjasama kita dalam forkopimda maupun ditingkat kecamatan sangat bagus. dari kelurahan pun juga sudah bekerjasama dengan Bhabinsa dan Babinkamtibmas sudah benar dan bagus kinerjanya. dan sekarang tinggal dilanjutkan saja," ucapnya dihadapan seluruh peserta rapat.
Lanjutnya, H Ibnu Sina membeberkan langkah-langkah yang sudah diambilnya seperti penerbitan Surat Edaran pertama dan pembaharuannya yang termasuk di dalam Surat Edaran yang kedua, dan sudah ditindak lanjuti oleh seluruh SKPD di bawah pemko serta seluruh kecamatan yang ada di Banjarmasin.
"Hal ini menandakan bahwa pemerintah kota sudah hadir dalam menghadapi masalah yang berkaitan langsung dengan masyarakat, itu sudah kita lakukan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, H Ibnu Sina juga mengatakan, meski pola koordinasi sekarang sudah bagus, peningkatan harus tetap dilakukan, "Karena kordinasi kita harus cepat dan SOPnya dijalankan dengan benar," tambahnya.
Seperti yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas (TGT Penanganan Covid-19 Banjarmasin dalam hal menyiapkan Rumah Sakit Sultan Suriansyah sebagai Rumah Sakit untuk penanganan pasien atau warga yang terpapar virus Corona.
"Ini sudah sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Gubernur Kalimantan selatan. Yaitu seluruh Rumah Sakit apapun bentuknya harus siap dalam menangani permasalahan wabah ini," paparnya.
H Ibnu Sina juga menyebut jika pihaknya sudah menerima masukan dari masyarakat untuk melibatkan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) yang ada di Banjarmasn dalam melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kawasan sudut kota Baiman itu.
"Nanti akan di koordinasikan dengan BPBD dan Salpol PP Damkar untuk pelibatan BPK ini," ucapnya.
Sebelumnya, TGT penanganan Covid-19 Banjarmasin melakukan penyemprotan di sepanjang jalan kota Banjarmasin dan setiap rumah ibadah dalam tiga hari berturut-turut.
"Walaupun kemarin hanya terfokus di kecamatan Banjarmasin Utara, nanti pelan-pelan akan kita lakukan di setiap kecamatan yang ada di Banjarmasin," pungkasnya. (Diskominfotik-mz)






Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.