2017






PD PAL Kota Banjarmasin mendapat bantuan satu unit mobil pembersih jaringan IPAL dari Kementerian PUPR.
Mobil jenis truk,  yang populer disebut  mobil Capcombi ini, dipergunakan khusus untuk membersihkan jaringan IPAL warga yang mengalami kebuntuan cukup parah.  “Kita mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR berupa sebuah mobil Capcombi, mobil ini untuk pembersihan jaringan instalasi dengan sistem semprot dan getar. Jaringan instalasi PD PAL harus kita pelihara karena yang namanya air limbah begitu masuk ke jaringan ada lemak dan lainya,” ujar H Ibnu Sina disela-sela kunjungannya di Perusahaan Daerah tersebut, Kamis (28/12).
Selain melihat langsung kinerja mobil tersebut, Ibnu Sina juga melakukan pemantauan di bagian penyulingan limbah dan melihat langsung hasil akhir penyulingan tersebut. “Kita bersyukur bahwa Kota Banjarmasin mempunyai PD PAL yang bertugas untuk pengelola air limbah. PD PAL Kota Banjarmasin merupakan satu satunya di indonesia, dengan adanya PD PAL saya yakin lingkungan kebersihan sekitar akan terjaga,” ucapnya.
Saat ini, katanya lagi, pelanggan PD PAL  Kota Banjarmasin sudah mencapai tujuh ribu. Dan untuk memaksimalkan pelayanan ke depannya,  perhotelan, mall atau pun perkantoran harus masuk menjadi pelanggan PD PAL. 




Para pengemudi angkutan umum darat Bajaj di Kota Banjarmasin kini bisa tersenyum.
Betapa tidak, Pemerintah Kota Banjarmasin telah resmi memberlakukan operasional Bajaj jenis baru.
Salah satu keunggulan Bajaj tersebut adalah  mengunakan mesin empat tak, sehingga dinilai ramah lingkungan
Peresmian operasional kendaraan roda tiga itu dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, di halaman Balai Kota Banjarmasin. “Bajaj adalah angkutan dari zaman ke zaman. Dan ini upaya kami untuk melakukan peremajaan,” ujarnya, Kamis (28/12).
Agar pelayanan angkutan kepada masyarakat ini lebih baik, mantan anggota DPRD Kalsel ini kembali berharap, ke depannya bisa diciptakan transportasi yang lebih baik lagi. “Mudah-mudahan ke depan transportasi darat dan sungai di kota ini dapat lebih baik lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Kadishub Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menegaskan, dengan diberlakukannya jenis Bajaj baru ini, maka ke depannya kendaraan Bajaj yang lama akan ditarik secara bertahap.




Janji Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina untuk memberikan Surat Keputusan (SK) bagi para guru honor akhirnya terlaksana.
Kamis pagi (28/12) sekira 1.417 orang guru honor yang ada di kota seribu sungai resmi mendapatkan SK pengangkatan diri mereka manjadi tenaga honorer Pemko Banjarmasin.
SK tersebut, diserahkan langsung H Ibnu Sina kepada tiga orang perwakilan guru honorer, disela-sela kegiatan apel pagi bersama ASN Pemko Banjarmasin.
Menurut H Ibnu Sina, tahun 2018 merupakan tahun penuh harapan.
Untuk itu, ia berpesan kepada para ASN agar menjaga kekompakan dan selalu siap berkolaborasi mewujudkan Banjarmasin Baiman. “Tahun 2018 ini merupakan tahun penuh harapan. Saya berpesan agar seluruh ASN menjaga kekompakan, kemudian wujudkan spirit kayuh baimbai, berkolaborasi dan siap bergandengan tangan dengan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Banjamasin Baiman,” katanya. 
Dan bagi para guru honerer yang SK nya telah dibagikan, Ibnu Sina kembali mengatakan, bahwa mereka yang mendapatkan SK tersebut telah melalui verifikasi. “Tadi kami telah menyerahkan SK kepada 3 perwakilan guru honorer,  jumlah tenaga honorer, tenaga kependidikan yang di SK kan itu sebanyak seribu empat ratus tujuh belas orang, dan mereka sudah melalui verifikasi.  Ini adalah tenaga honorer, tenaga kependidikan di sekolah negeri,” jelasnya.
Untuk SK guru honorer yang bekerja di sekolah swasta, bebernya, saat ini masih belum dikeluarkan SK nya mengingat masih dalam tahap verifikasi.
Mudah-mudahan, harapnya,  dengan adanya SK Walikota untuk para  tenaga honorer dan tenaga kependidikan di sekolah negeri di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin ini, akan semakin memperjelas status tenaga honorer dan tenaga kependidikan.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah melaksanakan kegiatan jumpa pers, pada hari Rabu (27/12) di Rumah Makan Soto Bang Amat,  Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani beserta seluruh Kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin, dan jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin.
Kegiatan ini dalam rangka memberikan penjelasan kepada seluruh media massa, tentang capaian keberhasilan pembangunan yang telah diraih Pemko Banjarmasin.
Penghargaan itu mulai tingkat Provinsi, Nasional hingga tingkat Internasional.
Hal itu membuktikan duet kepemimpinanWalikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, telah banyak membawa perubahan yang mengarah pada kemajuan melalui capaian kinerja, yang diiringi dengan inovasi seluruh jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.
Tahun 2016 dan 2017, sekira 152 hektar kawasan kumuh telah tertangani melalui berbagai program. Salah satunya program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh). Kemudian melakukan bedah rumah warga serta penataan bantaran sungai.
Dan di Bulan Desember 2017 ini telah meresmikan Kampung Hijau di Kelurahan Sungai Bilu. Dimana sekira 100 buah rumah yang menjorok ke sungai  mendapat bantuanRp5 juta per rumah, beserta titian beton. “Saat ini masih tersisa sekitar 300 hektar kawasan area yg akan kita benahi. Tahun 2018 akan dumulai lagi penataan sungai sedang dan kecil. Mohon doanya lah...dan silakan berikan masukan kepada Pemko Banjarmasin,” kata H Ibnu Sina.
Selain itu, H Ibnu Sina juga menjelaskan tentang inovasi yang telah dilakukan Pemko Banjarmasin seperti, gerakan Jumat Bersih dan Akhir Pekan Bersama Warga, Komunitas, Satgas Kebersihan Kelurahan, bersama-sama bergerak untuk bersih-bersih lingkungan dan sungai.
Penjelasan lain yang disampaikannya saat itu adalah tentang  rencana penanganan kawasan Kelayan Barat di tahun 2018 nanti dengan menggunakan dana dari Provinsi Kalsel, yang kemudian dilanjutkan pembangunan sanitasi kawasan kumuh menggunakan bantuan Bank Dunia dan ADB, Ausaid, tujuannya agar Jamban warga terhubung dengan pipa PD PAL Banjarmasin.
Kemudian dalam 1 tahun 2017 tepatnya sampai November 2017, tercatat lebih 500 ribu wisatawan lokal dan  hampir 1000 wisatawan manca negara datang ke Banjarmasin untuk berwisata susur sungai, wisata alam, bekantan dan tanam mangrove, dan wisata lainnya
Untuk Wira Usaha Baru dengan berbagai jenis usaha, di akhir 2016 telah terbina 625 orang dengan WUB mandiri mencapai 175 orang. Dan untuk tahun 2017 ini, laporan sementara yang diterima untuk jumlah WUB berjumlah 750 orang.
Tahun 2018 nanti, tepatnya bulan Februari 2018, Pemko Banjarmasin akan melaunching Smart City dengan Banjarmasin Command Centernya.





Menjelang tutup tahun 2017, Tim Gowes Kayuh Baimbai bersama komunitas goweser di kota seribu sungai, menjajal lintasan bersepeda di kawasan Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.
Selain itu, tujuan lain para goweser yang berjumlah ratusan orang dan dipimpin langsung Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina adalah, menuju kawasan kebun durian yang terletak di Desa Bi-Ih.
Seluruh goweser bertolak dari Kota Banjarmasin, Senin (25/12) sekira pukul 06.00. Sesampainya di TPA Cahaya Kecana sekaligus kawasan Rekreasi dan Edukasi Lingkungan di Kecamatan Karang Intan, para goweser bersiap untuk melakukan perjalanan yang diperkirakan memakan jarak sekira 15 kilometer. “Kegiatan kita hari ini menuju Desa Bi-Ih. Dan kegiatan ini bukan untuk adu cepat, tetapi untuk kebersamaan,” ucap ketua TIm Gowes Kayuh Baimbai Edy, saat memimpin senam pemanasan.
Sepuluh menit pertama sejak star, para peserta gowes masih terlihat bersemangat melintasi jalan tanjakan dan turunan.
Namun memasuki menit selanjutnya, tepatnya ditanjakan berikutnya, beberapa peserta ada yang mengalami kendala, mulai dari masalah rantai, hingga terjatuh saat menuruni jalan.
Satu persatu para goweser yang mengalami musibah itu dimasukan ke dalam mobil evakuasi yang telah dipersiapkan.
Mendekati Desa Bi-Ih, tepatnya disebuah tanjakan, hampir seluruh goweser ternayat harus menghentikan aktifitasnya.
Hal ini dikarenakan, tanjakan yang mereka lewati cukup tinggi, sehingga kebanyakan dari mereka harus turun dan menggiring sepedanya sampai ke atas, atau bagi yang tetap mengayuh sepeda, mereka harus beristirahat ketika sampai di atas.
Setelah beberapa menit beristirahat, para goweser kembali melanjutkan perjalannya menuju Kebun Durian di Desa Bi-Ih.
Aroma khas buah durian pun langsung tercium ketika melintasi sepanjang kawasan Desa Bi-Ih.
Para goweserpun terlihat kian bersemangat menyelesaikan perjalanannya menuju lokasi kebun durian yang telah ditetapkan.
Dan sesampainya di kebun durian milik salah seorang warga setempat, para goweser langsung disambut dengan puluhan biji durian siap santap.
Tak menunggu waktu lama, durian yang telah tersaji dibeberapa pondokan langsung diserbu para goweser.
Di Desa Bi-Ih, ada durian terkenal yakni Durian Penyangat. Durian ini merupakan salah satu durian primadona. Sebab, selain dagingnya cukup tebal dan rasanya yang  legit, durian tersebut merupakan pemenang pertama kontes durian tingkat nasional di Jakarta.
Buah durian lain yang juga menjadi favorit di desa tersebut dan selalu menjadi incaran para pencinta buah berkulit tajam itu adalah Durian Tangkai Panjang, dan Durian Landak. Kedua buah durian itu sama-sama memiliki keistimewaan masing-masing.
Usai menikmati buah durian tersebut, seluruh peserta gowes kembali ke TPA Cahaya Kecana, dan selanjutnya pulang menuju Bumi Kayuh Baimbai.



Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengukuhkan kepengurusan Yayasan Jamaah Berkah Mandiri, Banjarmasin.
Pengukuhan 11 orang pengurus yayasan yang bergerak dalam bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan itu, dilaksanakan di Gedung Serba Guna, Masjid Hasanuddin Majedi, Banjarmasin Utara, Senin (26/12).
Dalam kegiatan tersebut, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini juga melantik seluruh jamaah yayasan tersebut, menjadi duta kebersihan Kota Banjarmasin. “Kalau ada sampah tolong dibuang pada tempatnya. Mudah-mudahan Kota Banjarmasin semakin Barasih wan Nyaman (Baiman) dengan adanya pian-pian seberataan,” ujarnya.
Menjelang malam pergantian tahun nanti, kata Ibnu Sina, Pemko Banjarmasin akan menggelar Banjarmasin Bersalawat.
Kegiatan yang akan dilaksanakan di kawasan Taman Kamboja Banjarmasin itu, terangnya, untuk mengimbangi kegiatan yang kurang bermanfaat yang kerab terjadi di malam tahun baru.
Dukungan untuk menggunakan malam tahun baru dengan kegiatan bermanfaat, bebernya, telah datang dari berbagai kalangan instansi dan elemen masyarakat di kota ini.
Salah satunya, dari Kapolda Kalsel yang telah mengeluarkan edaran tentang larangan menggunakan kembang api.“Alhamdulillah Kapolda Kalsel juga telah membuat edaran tentang larangan menggunakan kembang api. Larangan itu dikeluarkannya untuk mencegah agar malam pergantian tahun menjadi malam yang sia-sia,” ucapnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pembina Yayasan Jamaah Berkah Mandiri, HM Hatta menjelaskan, yayasan tersebut disebut jamaah karena yayasan tersebut memerlukan banyak orang yang memiliki kesamaan cita-cita serta aspirasi.
Yayasan ini,  ucapnya, berdiri berdasarkan akte Notaris Dwi Yuniarti SH, MKn Nomor 546, tanggal 11 Oktober 2017, kemudian disusul dengan pengesahan Menkumham RI tanggal 16 Oktober 2017, No AHU 0015443.AH.01.04 tahun 2017. “Kami terdiri dari sebelas orang, kami hanya sebagai pembuka jalan, mengajak siapa saja, semua umat Islam lintas golongan dapat bergabung bersama kami dalam yayasan baru ini,” katanya.
Dari informasi terhimpun, susunan kepengurusan Yayasan Jamaah Berkah Mandiri terdiri dari Ketua Dewan Pembina Muhammad Zainal. Anggota, Drs H Muhammad Hatta, H Fakhrudin Noor SE, Sabri Dasep Taufiq. Kemudian Ketua Dewan Pengurus Nazarudin SE, Sekretaris Mulkansyah SIP, Bendahara H Haitami Hata SE. Sedangkan Ketua Dewan Pengawas Syahril Khairi SE. Anggotanya Ikil SPd, Dedy Prihantono ST dan Basriyadi.




Ada moment spesial saat Peringatan Hari Ibu ke 89 Tingkat Kota Banjarmasin dan Hari Dharma Wanita Persatuan ke 18 Tingkat Kota Banjarmasin, yang dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Rabu (20/12).
Saat Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyampaikan arahannya, tiba-tiba seorang bocah masuk dan langsung menuju panggung dimana orang nomor satu di kota seribu sungai itu berdiri.
Bocah itu bernama Royyan  Fathurrobani. Ia anak keempat Walikota Banjarmasin. Setibanya di atas panggung, langsung menyerahkan karangan bunga kepada H Ibnu Sina.
Mendapat kado teramat istimewa di Hari Ibu itu, Ibnu Sina lalu bergegas menghampiri putranya yang baru berumur 4 tahun itu.
Sambil tak lupa mengucapkan terima kasih, karangan bunga tersebut lalu diterima Ibnu Sina dan kembali diserahkan kepada Bunda Royyan  Fathurrobani, Hj Siti Wasilah.
Para peserta kegiatan yang hadir dalam acara itu pun terlihat terharu melihat tingkah polos Royyan  Fathurrobani.
Setelah selesai menyerahkan karangan bunga tersebut kepada istrinya, Ibnu Sina kembali melanjutkan arahan dan mengajak seluruh yang hadir dalam kegiatan tersebut, untuk berbhakti kepada kedua orangtua terutama kepada ibu. “Sorga itu berada di telapak kaki ibu, dan doa paling kabul adalah doa dari ibu,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, momentum rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan untuk peringatan tersebut, hendaknya bisa dijadikan contoh untuk digali spiritnya.
Tak hanya itu, Ibnu Sina meminta para ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK Kota Banjarmasin , GOW dan DWP bisa menunjang karier suami sebagai ASN baik dari segi kegiatan formal maupun kegiatan non formal. “Pesan saya, agar para ibu-ibu bisa mendukung kinerja suami yang bekerja sebagai ASN. Jadilah sebagai Tim Pemko Banjarmasin yang mendukung semua tugas para suami,” katanya.
Diharapkan, katanya lagi, kedepannya para ibu-ibu tersebut bisa melaksanakan kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat daerah pinggiran kota, sehingga masyarakat dikawasan tersebut juga merasakan kebahagiaan dihari bahagia ini.
Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara kegiatan tersebut, Diana Rosanti menjelaskan, maksud diselenggarakan kegiatan tersebut diantaranya untuk meningkatkan kapasitas DWP di segala bidang, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kreatif dan produktif.
Sedangkan untuk rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, bebernya,  antara lain senam bersama ASN, dan ibu-ibu dari jajaran Forkopimda di halaman Balai Kota Banjarmasin, meriahkan even kuliner Baiman, ziarah ke Makam Ratu Zulaiha dan mengunjugi TK Pertiwi .
Kegiatan yang dihadiri juga oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani, Ketua GOW Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah, Ketua DWP Kota Banjarmasin Hj Aneta Olpah dan para kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin, dirangkai dengan penyerahan bantuan bagi anak asuh terdiri dari siswa SD 20 orang, dan siswa SMP 16 orang.





Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menghimbau,  Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dapat dilaksanakan mulai dari tingkat SKPD hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan. “Saya menghimbau, terkait gerakan masyarakat sehat agar dilaksanakan dari tingkat SKPD sampai kelurahan, kemudian setiap hari Jumat melaksanakan kegiatan bersepeda ke kantor, dan tidak merokok disembarang tempat,” katanya, disela-sela menyampaikan arahannya, dalam kegiatan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Tahun 2017, di Ball Room Hotel Roditha, Banjarmasin, Rabu (20/12).
Selain itu, orang nomor satu di kota seribu sungai ini juga menegaskan, terkait rekrutmen tenaga medis untuk Rumah Sakit Pangeran Suriansyah, hingga saat  ini Pemko Banjarmasin belum melakukan rekrutmen tenaga tersebut, karena masih menunggu petunjuk dari pihak Kemenpan RB. “Jadi kalau ada yang menyatakan atau memposting di media on line telah dibuka penerimaan tenaga medis untuk RS, itu tidak benar,” tegasnya.
Terkait kegiatan Rakerkesda yang bertemakan sehat keluargaku, sehat Indonesiaku, mantan anggota DPRD Kalsel ini menyatakan sangat sejalan dengan visi dan misi Pemko Banjarmasin yang ingin mewujudkan Banjarmasin sebagai kota Baiman. “Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga itu merupakan program integrasi. Dan ini merupakan pendekatan paling komposit dengan 12 indikator keluarga sehat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dr Anis, dalam sambutannya mengatakan, program Indonesia Sehat adalah salah satu program dari agenda 5 nawacita.
Adapun sasaran dari program tersebut, jelasnya, untuk meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. “Program Indonesia sehat dilaksanakan dengan menegakan 3 pilar utama, yakni penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan dan pelaksanaan jaminan kesehatan nasional. “Selain program Indonesia sehat, pemerintah juga meluncurkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) untuk dapat mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan adanya kerjasama dari berbagai sektor,” jelasnya.
Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Germas, katanya lagi, merupakan upaya pemerintah dalam membangun kemandirian masyarakat dalam hidup sehat.






Peringatan Hari Ibu ke 89 dan HUT Dharma Wanita Persatuan yang ke 18 tahun 2017 ini dilakukan jajaran TP PKK Kota Banjarmasin dan GOW Kota Banjarmasin, dengan berziarah ke Makam Ratu Zulaiha yang berlokasi di kawasan Jalan Malkon Temon, Banjarmasin Utara, Selasa (19/12).
Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, dan Ketua GOW Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah serta Ketua II TP PKK Kota Banjarmasin Hj Aneta Olpah.
Selain berziarah ke makam tersebut, TP PKK Kota Banjarmasin dan GOW Kota Banjarmasin juga mengunjungi TK Pertiwi di Jalan Meratus, Banjarmasin Tengah
Menurut Hj Siti Wasilah, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK Kota Banjarmasin dan GOW Kota Banjarmasin agar peringatan Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan benar-benar bisa lebih terasa gaungnya. “Dalam kesempatan ini kita menyuarakan tema Hari Ibu yakni Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya. Itu merupakan amanat untuk cita-cita para ibu agar terus membina diri dan menjadi perempuan yang berdaya, untuk bisa membina dan mendidik anak-anak kita,” ujarnya.
Sementara itu, di TK Pertiwi, istri Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina ini berpesan agar, murid –murid TK Pertiwi selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. ”Apa yang diajarkan di rumah maupun di sekolah sama yakni tidak membuang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya. Sehingga kita semua terbebas dari kehancuran masa depan,” katanya






Damin mungkin tak menyangka petualangannya mengelilingi Indonesia dengan sepeda ontel akan membawanya bertemu dengan para pejabat, di daerah yang disinggahinya.
Seperti Selasa (19/12) pagi sekira pukul 08.00 WITA, pria berumur 47 tahun ini bertandang kekediaman rumah jabatan Walikota Banjarmasin bersama Komunitas Sepeda Antik Kota Banjarmasin (SABAN).
Kedatangan lelaki asal Kota Candipura, Lampung inipun disambut langsung oleh orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai, di ruang tamu rumah yang berlokasi di kawasan Komplek Dharma Praja, Banjarmasin Timur.
Kepada Walikota, pria yang dulunya bekerja sebagai petani ini mengaku, nekat melakukan petualangan keliling Indonesia dengan bersepeda ontel, hanya untuk memenuhi nazarnya. “Sekitar tahun 2008 lalu kaki saya patah karena kecelakaan, kemudian saya bernazar bila sembuh hendak mengelilingi Indonesia. Setelah sembuh nazar itu saya laksanakan. Saat ini sudah jalan 9 bulan saya berkeliling Indonesia,” jelasnya.
Daerah mana saja yang sudah disinggahi. Masih menurut Damin, setidaknya hingga saat ini sudah 6 provinsi di Indonesia yang telah dilewatinya, diantaranya, Sumatera, Banten, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin. “Setelah dari Banjarmasin rencanannya saya akan melanjutkan perjalanan ke Kota Balikpapan,” ucapnya.
Saat pertama kali menyatakan niatnya hendak berkeliling Indonesia dengan bersepeda, pria bertubuh kekar ini menyatakan tak semua anggota keluarganya menyetujuinya.
Namun Begitu, kata lagi, berbekal keyakinan dan niat untuk menyelesaikan nazar, akhirnya keluarga merestui keberangkatannya mengelilingi nusantara. “Respon istri saya saat mengetahui saya hendak mengelilingi Indonesia dengan bersepeda ragu-ragu, tapi akhirnya dia menyetujuinya,” tuturnya.
Damin sendiri tidak berniat berlama-lama meninggalkan keluarga tercintanya. Dia berharap, dalam jangka waktu 3 tahun, ia sudah menyelesaikan nazarnya dan bisa kembali bertemu dengan anak istrinya. “Target saya tiga tahun pak menyelesaikan nazar ini. Kasian juga anak istri saya kalau ditinggalkan lebih lama lagi,” pungkasnya.
Damin kemudian pamit dengan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, dengan dikawal Komunitas Sepeda Antik Kota Banjarmasin, ia kembali melanjutkan perjalannya menuju kota minyak Balikpapan.





33 kelompok Wira Usaha Baru (WUB) binaan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, mendapat bantuan berupa peralatan produksi untuk menunjang usaha mereka.
Penyerahan bantuan peralatan tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, di Pendopo Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, Selasa (19/12).
Menurut Ibnu Sina, bantuan sarana produksi itu diberikan dalam rangka menumbuhkan usaha para WUB.
Mudah–mudahan, lanjutnya, bantuan tersebut bisa mengangkat kesejahteraan warga Kota Banjarmasin, khususnya mereka yang mengikuti program WUB. “Mudah–mudahan ini bermanfaat untuk keluarga dan juga warga kota Banjarmasin, sehingga tidak perlu lagi impor abon sapi dan nugget dari luar,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya.
Selain membentuk WUB, terangnya, tugas lain Pemko Banjarmasin dalam rangka terus mengawal para WUB hingga benar-benar bisa berdikari adalah, mencarikan pasar untuk hasil produksi WUB. “Setelah bisa memproduksi maka tugas dan kewajiban dari Pemerintah Kota adalah mencarikan pasar. Karena itu mari bersama–sama kita supaya bisa meraih pasar, minimal ke supermarket atau pasar lainnya, atau pihak–pihak yang ingin menampung,” katanya.
Mantan anggota DPRD Kalsel ini berharap, usaha Pemko Banjarmasin menciptakan 500 WUB dalam satu tahun, dan 2500 WUB dalam 5 tahun bisa terealisasi. “Syukur–syukur bisa melebihi target. Ini dari Dinas Pertanian ada 172 orang, bisa bertahan separuhnya sudah bagus, apalagi kalau lebih dari separuh lebih baik lagi,” tuturnya.
Harapan lain yang disampaikan orang nomor satu di kota seribu sungai ini saat itu agar WUB bisa lebih eksis dalam memasarkan hasil produksinya adalah dengan cara bekerja sama juga dengan program yang ada di kecamatan. “Mudah–mudahan bisa bermanfaat untuk kita semua. Apabila ada yang berhasil maka akan dihimpun sebagai wirausaha yang berhasil dan akan dibukukan oleh Dinas Koperasi dan  akan dinamakan sebagai Buku Directory WUB Kota Banjarmasin. Dan mudah–mudahan dari 500 itu, semua berhasil asalkan kita rajin dan ulet,” pungkasnya.
Rangkaian lain yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan bibit tanaman kepada para Camat se Kota Banjarmasin.

Sabtu 16 Desember 2017, sekitaran daerah Menara Pandang dan Siring Tendean sangatlah ramai, dipenuhi oleh masyarakat yang ingin mengikuti Festival Kuliner Wadai (kue) Khas Banjar, banyak tenda masakan khas banjar dengan suguhan Soto Banjar maupun wadai Ipau. Ipau adalah salah satu wadai khas banjar, terbuat dari campuran tepung terigu yang kemudian didadar dan ditumpuk berlapis-lapis bersamaan dengan sayuran seperti wortel, kentang, telor serta seledri, terkadang bisa disajikan dengan dilumuri santan (perahan kelapa) kental. Pada hari itu 1000 Wadai Ipau disuguhkan untuk warga yang mengikuti Festival tersebut.

Makan bersama 1000 wadai Ipau dimulai setelah terdengar hitungan mundur dari Walikota Banjarmasin beserta Ibu, akhirnya 1000 Ipau dalam hitungan detik habis disantap oleh warga Kota Banjarmasin dan tamu undangan. Semu pengunjung juga diberikan kupon bertuliskan nomor tenda, kupon tersebut dapat ditukar dengan sepiring Soto Banjar yang bisa diambil di tenda yang sesuai dengan nomor yang tertulis dikupon.

Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid) dengan terselenggaranya acara ini pada beberapa kategori, yaitu :
1. Pemrakarsa Rekor Penyajian Ipau Terbanyak;
2. Penyelenggara Makan Ipau Terbanyak;
3. Makan Bersama Wadai Ipau Peserta Terbanyak;
4. Tim Penggerak PKK Penyelenggara Rekor Penyajian dan Makan Ipau Terbanyak;











Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berharap, 2018 ASN lingkup Pemko Banjarmasin fokus terhadap program visi dan misi Pemko Banjarmasin, yang antara lain, melakukan pembenahan infrastruktur dan penataan sungai, kemudian menjadikan sektor pariwisata sebagai destinasi unggulan serta menciptakan Wira Usaha Baru. “Semuanya dihimpun dan menjadi catatan center untuk menjadikan Banjarmasin sebagai smart city,” katanya, saat menyampaikan arahannya dalam kegiatan Upacara Bendera dan Apel Kesadaran Nasional Korpri, Senin (18/12).
Selain itu, orang nomor satu di kota seribu sungai ini juga ingin di tahun 2018 nanti para ASN Kota Banjarmasin dalam bekerja lebih professional dan lebih baik, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Menyinggung tentang kegiatan Upacara Bendera dan Apel Kesadaran Nasional Korpri, mantan anggota DPRD Kalsel ini kembali menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebt untuk memupuk dan membina kesadaran aparatur dilingkungan Pemko Banjarmasin dalam mengemban tugas.
Melalui upacara bendera ini, katanya, diharapkan dapat membina watak, memelihara persatuan dan kesatuan secara kekeluargaan guna mewujudkan kerjasama, semangat, serta meningkatkan kemampuan dan keteladanan ASN.
Usai kegiatan apel tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin, melakukan pemeriksaan urine kepada 130 orang ASN lingkup Pemko Banjarmasin.
Ke 130 orang ASN itu terbagi atas pejabat eselon II, eselon III dan para Camat serta Lurah se Kota Banjarmasin.
Menurut Kepala BNN Kota Banjarmasin Elyas, kegiatan pemeriksaan urine para ASN itu merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun selalu dilakukan instansinya. “Sesuai petunjuk dari Surat Kemendagri yang menyatakan minimal setahun sekali melakukan pemeriksaan, maka hari ini kita melakukan pemeriksaan urine ASN Pemko Banjarmasin,” ujarnya.
Untuk hasil pemeriksaannya, lanjutnya, akan diserahkan ke Kemendagri dan instansi dimana ASN tersebut ditempatkan.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan rasa terima kasihnya atas kedatangan petugas BNN Kota Banjarmasin yang melakukan pemeriksaan urine. “Terima kasih atas kedatangannya untuk mengambil sumpel. Mudah-mudahan hasilnya negative semua,” katanya
Dari pantauan, test urine yang dilaksanakan sesuai pelaksanaan Upacara Bendera dan Apel Kesadaran Nasional Korpri yang dirangkai dengan Peringatan Hari Nusantara tahun 2017 itu, diawasi langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. 





Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Banjarmasin Barat menggelar upacara gelar senja, Senin (18/12).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Kota Banjarmasin itu, dihadiri ratusan anggota Pramuka se Kota Banjarmasin.
Sebelum kegiatan gelar senja dimulai, terlebih dahulu dilaksanakan lomba atraksi dari para anggota Pramuka tersebut.
Menurut Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin, H Sumarno DS, kegiatan gelar senja ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap bulan oleh Kwarti Cabang Pramuka Kota Banjarmasin.
Dan di Bulan Desember ini, kegiatan gelar senja itu merupakan pelaksanaan terakhir di tahun 2017.
Kegiatan ini, katanya lagi, bertujuan selain untuk mempererat tali silaturahmi juga menyalurkan krativitas para anggota Pramukayang tergabung dalam Kwarti Cabang Pramuka Kota Banjarmasin. “Alhamdulillah peserta yang hadir dalam gelar senja kali ini cukup banyak. Seluruh unsur sekolah yang ada di Kecamatan Banjarmasin Barat hadir,” ujarnya.
Penampilan atraksi yang digelar para anggota Pramuka, terangnya, merupakan bentuk kreativitas para anggota Pramuka yang dilombakan, dan akan diumumkan pemenangnya pada peringatan HUT Kota Banjarmasin. “Jadi atraksi yang ditampilkan itu dinilai dan nanti pada saat harijadi Kota Banjarmasin akan diumumkan pemenangnya,” jelasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.