Maret 2021

 Banjarmasin - Pelaksana harian (Plh) Walikota Banjarmasin, Drs H Mukhyar M.Ap menerima silaturrahmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Banjarmasin terkait koordinasi persiapan PSU yang berlangsung diruang kerja Sekda, Balaikota Banjarmasin.

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh ketua KPU kota Banjarmasin, Rahmiati Wahdah, dan Sekretaris KPU kota Banjarmasin, Husni Thamrin serta Komisi KPU kota Banjarmasin, M Taufiqurrahman.
 
Dalam kesempatan tersebut, M Taufiq memaparkan sesuai hasil keputusan Mahkamah Konstitusi terkait digelarnya Pemilihan Suara Ulang (PSU), KPU telah menetapkan pelaksanaannya pada tanggal 28 April bulan depan.
 
"Jadi, kita sudah menetapkan menentukan jadwal estimasi insyaAllah tanggal 28 April hari Rabu atau pada saat bulan puasa," papar Taufiq, Selasa 30/3/2021.
Lanjutnya, PSU tersebut akan dilaksanakan pada tiga daerah Kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan. "Nah, kita sudah koordinasi terkait anggaran Alhamdulillah masih cukup dan untuk PSU dilaksanakan di tiga daerah kelurahan yaitu kelurahan mantuil, Basirih Selatan dan Murung Raya," ungkapnya.
 
Kemudian, dirinya berharap kepada warga masyarakat Kota Banjarmasin yang sebelumnya telah memilih agar kembali memilih untuk menggunakan hak suaranya. (DISKOMINFOTIK-NT).



 


 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 1 orang, duduk, kerudung dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar duduk
 
 

 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin serius melakukan sejumlah upaya penanganan penyebaran Covid-19 diantaranya menggelar vaksinasi untuk para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. 

Ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin menerima vaksinasi Covid-19, proses vaksin digelar di Lobby Balai Kota Banjarmasin mulai tanggal 29 Maret sampai 02 April 2021 dengan rentang waktu pukul 09:00 hingga 12:00, Senin 29/03/21.
 
Vaksin itu sendiri dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang ada di Kota Banjarmasin khususnya di kawasan Balaikota Banjarmasin dengan target 200 orang.
 
Mengingat per 29 Maret 2021, angka kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan sudah mencapai puluhan ribu orang dan kasus kematian mencapai ratusan jiwa.
 
Maka dari itu, vaksin ini juga dilakukan sebagai upaya menambah sistem imun bagi para ASN agar tidak terpapar Virus Covid-19 karena Banjarmasin merupakan barometer untuk keberhasilan penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan.
 
Diketahui saat ini Kota Banjarmasin masih berupaya secara maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mulai dari menggelar vaksinasi, swab massal hingga PPKM Skala Mikro.
 
Vaksinasi tersebut, dilakukan dua petugas dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin ditambah dari petugas tim Puskesmas Sungai Bilu dan petugas tim Puskesmas Kelayan Dalam.(Diskominfotik-Hs)





 


 
 
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri, duduk dan teks yang menyatakan 'PEENA BANJARMASIN DINAS KESEHATAN Menggunaka masker PEMERINTAH MENJAMIN
 
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'MASIN AN akat duktif asi'
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar Harto Habibi, berdiri, duduk dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

 BANJARMASIN - Sebuah pohon kecil bernama Belian (Eusideroxylon Zwageri) ditanam Plh Walikota Banjarmasin, H Muhkyar, di taman sepeda, Kota Pontianak, Kamis (25/03).

 
Penanaman pohon itu dilakukan para walikota se Kalimantan itu, merupakan salah satu rangkaian kegiatan pembukaan Raker Apeksi Muskomwil V Regional Kalimantan.
 
Sebelum penanaman pohon, para kepala daerah tersebut terlebih dahulu melakukan Gowes mengelilingi kota berjuluk khatulistiwa.
Usai kegiatan penanaman pohon, seluruh peserta kembali ke Hotel Aston untuk melaksanakan rapat tersebut.
Seperti pemberitaan sebelumnya, Asosisasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan menggelar Rapat Kerja (Raker)di Kota Pontianak.
 
Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 24 hingga 26 Maret 2021 itu, dihadiri 9 Walikota se Kalimantan, yang salah satunya Plh Walikota Banjarmasin H Muhkyar.
 
Dalam sambutannya saat kegiatan Welcome Dinner di Ball Room Kalimantan, Hotel Aston, Pontianak, Walikota Pontianak Ir H Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kegiatan ini mengangkat tema Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan Kita Siapkan Implementasi SIPD dan Penyederhanaan Birokrasi itu, dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bisa membawa kemajuan bagi kota-kota di Kalimantan. “Tentu harapan kita rapat kerja ini bisa menghasilkan point-point yang bisa membantu pemerintah kota dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan, seperti yang akan kita bahas berkaitan dengan SIPD, kemudian adanya struktur organisasi baru, di mana kita harus mengikuti sesuai Permendagri 90,” ucapnya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, penyesuaian tersebur akhirnya permasalahan baru dalam penyelenggaraan pemerintah yang harus segera diselesaikan pemerintah kota, sehingga pelayanan publik dapat berjalan maksimal. “Tentu dengan adanya penyesuaian-penyesuaian ini menjadi permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintah di kota. Permasalahan-permasalahan ini menyebabkan adanya hambatan-hambatan yang kita alami bersama dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
 
Karena itu, dengan adanya Raker ini, diharapkan dapat membuat keputusan-keputusan yang bisa di bawa ke pemerintah pusat untuk dijadikan bahan pertimbangkan pemerintah.(dokpim-bjm)



 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, luar ruangan dan pohon
 
Mungkin gambar berdiri, pohon dan luar ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan luar ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, sepeda dan luar ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, sepeda, jalan dan jalan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, sepeda, jalan dan jalan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri, sepeda dan jalan
 
 

 BANJARMASIN - Asosisasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan menggelar Rapat Kerja (Raker)di Kota Pontianak.

 
Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 24 hingga 26 Maret 2021 itu, dihadiri 9 Walikota se Kalimantan, yang salah satunya Plh Walikota Banjarmasin H Muhkyar.
 
Dalam sambutannya saat kegiatan Welcome Dinner di Ball Room Kalimantan, Hotel Aston, Pontianak, Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T mengatakan, kegiatan ini mengangkat tema Komisariat Wilayah (Komwil) V Regional Kalimantan Kita Siapkan Implementasi SIPD dan Penyederhanaan Birokrasi itu, dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bisa membawa kemajuan bagi kota-kota di Kalimantan. “Tentu harapan kita rapat kerja ini bisa menghasilkan point-point yang bisa membantu pemerintah kota dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan, seperti yang akan kita bahas berkaitan dengan SIPD, kemudian adanya struktur organisasi baru, di mana kita harus mengikuti sesuai Permendagri 90,” ucapnya.
 
Lebih lanjut dikatakannya, penyesuaian tersebur akhirnya permasalahan baru dalam penyelenggaraan pemerintah yang harus segera diselesaikan pemerintah kota, sehingga pelayanan publik dapat berjalan maksimal. “Tentu dengan adanya penyesuaian-penyesuaian ini menjadi permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintah di kota. Permasalahan-permasalahan ini menyebabkan adanya hambatan-hambatan yang kita alami bersama dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
 
Karena itu, dengan adanya Raker ii, diharapkan dapat membuat keputusan-keputusan yang bisa di bawa ke pemerintah pusat untuk dijadikan bahan pertimbangkan pemerintah.
 
Rangkaian lain dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan cenderamata dari Pemko Pontianak kepada seluruh kepala walikota peserta APEKSI.(dokpim-bjm)



 
Mungkin gambar 5 orang, termasuk Mei, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 4 orang, termasuk Dhenny Agustina Yuniartie, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'SERTA Mat IONAL TAI BAGIAN V APE PONTIA NIKASIP ONTIANAK'
 
Mungkin gambar 7 orang, orang berdiri, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'ERT ONAL Seli AT IM PON SASIRANGA A BAGIAN V APE PONTIA PONTIANAK'
 
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, kerudung dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri, orang duduk, kerudung dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 3 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri, kerudung, dalam ruangan dan teks yang menyatakan 'APEKSI RAPAT KERJA KOMWIL V APEKSI REGIONAL KALIMANTAN PONTIANAK, 24 26 MARET 2021'
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 3 orang, termasuk Ani Aprilyani, orang duduk, orang berdiri, kerudung dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 4 orang, termasuk Amang Jasima, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 5 orang, termasuk Jimie Mokhamad Khuzaimi dan teks yang menyatakan 'APEKSI Selamat Datang RTA RAPAT KERJA KOMW NAL KALIMANTAN DI KOTA PONTIANAK, MARET 2021 BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKAS PIMPINAN'
 
Mungkin gambar 6 orang, termasuk Yaty Mariati dan orang berdiri
 
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
Mungkin gambar 5 orang, termasuk Mei, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 5 orang, orang berdiri dan dalam ruangan
 
Mungkin gambar 4 orang, termasuk Dhenny Agustina Yuniartie, orang berdiri dan teks yang menyatakan 'SERTA Mat IONAL TAI BAGIAN V APE PONTIA NIKASIP ONTIANAK'

 


BANJARMASIN - Para pedagang kawasan Sentra Antasari Banjarmasin, mendapat suntikan vaksinasi Covid-19.

Setidaknya, tercatat 250 orang pedagang telah menerima vaksinasi tersebut.
 
Kegiatan yang dilaksanakan di lobby kawasan pasar tersebut, selain disaksikan Plh Walikota Banjarmasin, H Muhkyar, juga dihadiri Pj Gubernur Kalsel, Safrizal, Selasa (23/03).
 
Kepada para pedagang, Pj Gubernur Kalsel, Safrizal, mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan program berkesinambungan dari pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh kepada masyarakat, sehingga terhindar dari penyebaran virus Covid-19. “Vaksin ini adalah untuk keselamatan kita semua, semua orang yang memenuhi syarat harus vaksin supaya virus nya bisa segera kita hilangkan dari banjarmasin dari kalimantan selatan,” ujarnya.
 
Ia berharap, para pedagang bisa ikut memberikan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat terdekatnya agar ikut mensukseskan program vaksinasi ini. “Sampaikan kepada saudara-saudara di rumah untuk mendaftarkan atau terdaftar sebagai peserta vaksin. Insya allah semuanya aman. Saya juga sudah vaksin 2 kali, Pak Ketua DPRD juga sudah dua kali, semua juga sudah dua kali, insya allah aman,” katanya.
 
Kegiatan vaksinasi di kawasan pasar tersebut, jelasnya lagi, tidak hanya ditujukan kepada para pedagang saja, tetapi juga bisa diikuti oleh pramuniaga dan owner. “Pedagang dulu atau pramuniaga dulu, nanti baru yang owner, secara bertahap, mudah mudahan pelaksanaan ini lancar, kita saling kerja sama agar semuanya cepat selesai,” tuturnya.
 
Dalam kesempatan itu, Safrizal juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama para pedagang di kawasan pasar tersebut untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dalam setiap kesempatan. “Nanti kita mau luncur berjuta-juta masker, mungkin dalam beberapa minggu ke depan, ini persiapan untuk kita bagi masker lagi,” tutupnya.
 
Plh Walikota Banjarmasin, H Muhkyar mengatakan, kegiatan vaksinasi untuk para pedagang, pramuniaga dan owner ini dilaksanakan 2 hari dan tidak hanya di kawasan Pasar Sentra Antasari saja, tetapi para pedagang di pasar lain di Kota Banjarmasin juga akan mendapatkan gilirannya.
 
Melihat antusias para pedagang mengikuti kegiatan vaksinasi, H Muhkyar menyatakan apresiasinya. Menurut, saat ini masyarakat sudah mulai sadar tentang pentingnya vaksinasi untuk melindungi diri dan orang lain. “Mudah mudahan ini bisa menghentikan, paling kada bisa mengendalikan Covid 19,” ucapnya.(dokpim-bjm)
 
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
 
Mungkin gambar 2 orang dan orang berdiri
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih
 
Mungkin gambar 2 orang, orang berdiri dan orang duduk
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
Mungkin gambar 1 orang
 
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan orang duduk
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri, luar ruangan dan teks yang menyatakan 'INDONESIA'
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
 

Banjarmasin - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah menengah pertama di Kota Banjarmasin hari ini dimulai, seperti yang dilakukan oleh SMPN 22 Banjarmasin dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat mulai dari ketersediaan tempat cuci tangan, cek suhu tubuh hingga membatasi peserta didik dalam ruangan.

 
 
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, SMP Negeri 22 Banjarmasin, Hadimi menjelaskan, jika PTM yang baru saja diterapkan oleh pihaknya sudah mengantongi izin dari seluruh orang tua siswa, khususnya siswa kelas 9. "Kita juga melengkapi seluruh lokal dengan wastafel yang diletakkan di dalam dan di luar ruang kelas untuk digunakan mencuci tangan," ungkapnya.
 
Menurutnya, pola PTM yang mereka jalankan sekarang ini sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin. "Siswa juga kita wajibkan memakai masker dan tidak boleh lalai dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti edaran yang dikeluarkan Pemko Banjarmasin," bebernya.
 
Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Disdik Kota Banjarmasin, Sahnan mengungkapkan dari pantauan pihaknya terlihat sekolah yang melakukan PTM di Kota Banjarmasin sudah menjalankan protokol kesehatan yang baik dan benar. "Dari pantauan terlihat mereka sudah menerapkan prokes dengan baik dan benar," katanya.
 
Sahnan berharap protokol kesehatan yang diterapkan pada PTM itu dapat berlanjut dengan konsisten dan menjadi sebuah kebiasaan bagi siswa di sekolah dengan intervensi dari berbagai kalangan, mulai dari guru disekolah hingga orang tua di rumah masing-masing. "Semoga selanjutnya terus diterapkan dan agar mereka terbiasa menjalankan prokes," harapnya.
 
Sahnan berpesan kepada para guru-guru harus menjalankan intervensi dan menghimbau anak murid, seperti kalau selesai sekolah harus langsung pulang," ini demi mengutamakan keselamatan murid. Harus ada kerjasama antara guru dan orang tua,"pungkasnya. (Diskominfotik-mz)
 

 
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar dalam ruangan

 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar rapat koordinasi pembukaan pasar wadai ramadhan yang bertempat di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Balaikota Banjarmasin, Senin 22/03/21.

 
 
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Plh. Walikota Banjarmasin Drs. Mukhyar M.Ap di dampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Alhaq, Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kuswanta MS serta beberapa anggota dari paguyuban pasar wadai Kota Banjarmasin.
 
Rencananya pasar wadai kali ini bakal dilaksanakan secara online, sebab berkaca pada tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19 mulai masuk ke kota Banjarmasin ketika itu pasar wadai bertransformasi melalui online, agar menghindari terjadinya kerumunan yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.
 
Oleh karenanya dalam kegiatan tersebut, Drs Mukhyar M.Ap memaparkan terkait pembukaan pasar wadai ramadhan di tahun 2021 ada beberapa kendalan yang tidak mengizinkan secara langsung seperti pandemi Covid-19 di Kota Banjarmasin masih meningkat yang nantinya akan berdampak pada masyarakat.
 
Selanjutnya, Mukhyar menjelaskan mengingat untuk pasar wadai ramadhan secara langsung masih sulit dilaksanakan, ditengah suasana pandemi yang masih berlangsung. Utamanya yang paling sulit adalah mencegah terjadinya kerumunan.
 
"Untuk fasilitas yang dimiliki oleh Pemko mohon maaf kami tidak berani mengizinkan,"tegasnya.
 
Kemudian, jelasanya lagi, untuk fasilitas umum yang tidak di berikan izin yang dimiliki oleh Pemko Banjarmasin seperti di Kamboja, di depan jalan Pemko Banjarmasin, Siring 0KM serta Pasar Terapung.
 
"Untuk sementara kami tidak berani mengambil kebijakan untuk membolehkan untuk itu,"pungkasnya. (Diskominfotik-Hs)


 
 
Mungkin gambar 1 orang dan duduk
 
 
Mungkin gambar duduk, berdiri dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar 2 orang, orang duduk, orang berdiri dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang duduk, kerudung dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar 1 orang

  Banjarmasin - Pemerintah kota Banjarmasin bersama Kepolisian Resort Kota Banjarmasin dan Komando Distrik Militer 1007/Banjarmasin menggelar Operasi Yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diawali dengan apel pelepasan petugas di Halaman Polresta Banjarmasin, Sabtu 20/3/2021 (malam).

Kegiatan tersebut, dipimpin oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, S.I.K., M.H bersama Pelaksana harian (Plh) Walikota Banjarmasin, Drs H Mukhyar M.Ap yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan kota Banjarmasin, Dr. Machli Riyadi, S.H., M.H.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Plh Walikota Banjarmasin mengutarakan kegiatan operasi yustisi dengan melakukan swab antigen ditempat menyasar pada Hotel, Cafe dan tempat hiburan lainnya yang memiliki potensi menimbulkan kerumunan.
"Kita melaksanakan kegiatan dan sidak terkait dengan bantuan pj Gubernur 5000 swab antigen dan ini memang permintaan beliau untuk segera dihabiskan, mengambil sampel ditempat-tempat hiburan baik itu cafe maupun hiburan malam," tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr Machli Riyadi SH. MH memaparkan terdapat puluhan jumlah keseluruhan sampel yang diambil dan upaya tersebut ujarnya akan terus dilakukan setiap malam sebagai bentuk upaya mengendalikan Covid-19.
"Jumlah keseluruhan setiap tempat hiburan kita coba ambil 25 sampel, dan ini tentu berkelanjutan tidak hanya malam ini terus dilakukan sebagai upaya mengendalikan Covid-19 di Banjarmasin," pungkas Machli. (Nt-Diskominfotik)
 

 
 
Mungkin gambar 2 orang dan orang berdiri
 
 
Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan duduk
 
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan
 
 
Mungkin gambar berdiri
 
 
Mungkin gambar satu orang atau lebih dan orang berdiri
 
 
Mungkin gambar 1 orang dan berdiri
 
 
 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.