Juni 2018

BANJARMASIN – Tiga ribu delapan ratus tiga puluh satu orang jamaah Calon Haji (Calhaj) asal Kalsel, dipastikan akan diberangkatkan ke tanah suci Makkah pada pertengahan Bulan Juli 2018 ini.
Kepastian pemberangkatan tamu Allah SWT itu, dikatakan langsung Kemenag Provinsi Kalsel H Noor Fahmi.
Menurutnya para jamaah calon haji kloter pertama, akan masuk asrama atau pemondokan sementara sebelum berangkat ketanah suci Makkah pada tanggal 18 Juli 2018. “Masuk asrama tanggal 18 Juli. Kita berkumpul di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Kemudian sekitar jam 15.00 Wita sudah berada di asrama haji. Dan pada tanggal 19 Juli 2018 sekira pukul 19.00 Wita, diberangkatkan menuju Madinah,” ujarnya, saat memberikan arahan kepada para jamaah calon haji Kalsel, yang mengikuti kegiatan Manasik Haji Massal I dan II, di Ball Rom Hotel Aria Barito Banjarmasin, Rabu (27/06).
Dalam kegiatan yang iikuti Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Noor Fami juga menyatakan, jumlah jamaah calon haji Kalsel yang berangkat pada tahun 2018 ini, tidak berbeda dengan tahun 2017 lalu, dan untuk jamaah terbanyak se Kalsel, ucapnya lagi, tahun ini ada di Kota Banjarmasin.
Selama berada di tanah suci Makkah nanti, jelasnya, para jamaah calon haji akan mendapatkan konsumi sebanyak 40 kali, terdiri dari 2 kali makan siang dan malam, dan untuk pagi harinya akan mendapatkan konsumsi snack berat.
Ia berharap, selama berada di tanah suci para jamaah haji Kalsel kompak dan saling berkoordinasi. “Saya berharap selama berada di tanah suci rombongan jangan berpisah-pisah, kemudian identitas seperti gelang dan lainnya jangan dilepas atau hilang,” harapnya.
Menyinggung tentang kegiatan manasik haji itu sendiri, Noor Fahmi kembali kembali menerangkan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan sebanyak 10 kali terdiri, 2 kali oleh Kemenag Kalsel dan sisasnya oleh KUA di Kecamatan.
Kepada para panitia khususnya petugas haji, ia kembali mengharapkan agar benar-benar melakukan seleksi kesehatan terhadap para jamaah calon haji, sehingga saat mereka masuk asrama kondisinya benar-benar sehat dan siap diberangkatkan.
Hal lain yang disampaikannya saat itu tentang kebijakan pemerintah terhadap para calon jamaah haji Indonesia.
Katanya, untuk tahun 2018 ini tepatnya sebelum rangkaian kegiatan haji dilaksanakan, bagi calon jamaah haji yang meninggal dunia, maka keberangkatannya bisa digantikan dengan ahli warisnya
Sementara itu, Kemenang Kota Banjarmasin M Rofi’i juga menjelaskan, tahun 2018 ini jumlah jamaah calon haji Kota Banjarmasin yang berangkat ke tanah suci sebanyak 681 orang, terdiri 308 laki-laki dan 383 perempuan. “Usia tertua jamaah calon dari Kota Banjarmasin ada dua orang 78 tahun dan 77 tahun. Sedangkan yang termuda juga dua orang berumur 19 tahun,” ujarnya
Iapun berharap, para jamaah calon haji dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan manasik haji, dan melaksanakan syarat-syarat berhaji. “Jadi tolong ikuti manasik haji, kemudian jaga kesehatan,”
Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah yang masuk dalam rombongan keberangkatan pada kloter pertama embarkasi Syamsudin Noor, berharap, keberangkatan jamaah calon haji asal Kota Banjarmasin tahun 2018 ini tidak mengalami kendala dan dapat berjalan lancar. “Mohon doanya agar seluruh jamaah calon haji asal Kota Banjarmasin saat berangkat kemudian menjalankan ibadah berjalan lancar, dan sekembalinya ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” katanya.(humpro-bjm)















BANJARMASIN - Kampung KB, Kampung Baiman (KKBKB) merupakan salah satu inovasi strategis untuk mengimplementasikan kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh di lini lapangan.
Demikian yang dikatakan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat meresmikan Kampung KB, Kampung Baiman ke 9, di Jalan Purnasakti jalur 11 ujung Banyiur Dalam RT 40, Kelurahan Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat, Kamis (27/02).
Taknya itu, ia juga menyebutkan Kampung KB, Kampung Baiman adalah salah satu upaya penguatan program KKBPK yang di kelola dan diselenggarakan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan program KB, sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas. "Tujuan Kampung KB, Kampung Baiman secara umum untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung melalui program kependudukan. Keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, ujarnya.
Kepala Badan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kota Banjarmasin, Madyan berharap, Kampung KB, Kampung Baiman dapat memberikan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan bisa membantu pembangunan di kota berjuluk seribu sungai.
Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah, PLH Sekda Kota Banjarmasin H Hamdi, Camat Banjarmasin Barat Hj Karlina serta Ketua RT dan RW, serta masyarakat itu, dilanjutkan dengan memantau jembatan yang ada di Banyiur Dalam RT.40 dan RT.41 RW.03 Kecamatan Banjarmasin Barat.(humpro-bjm)























BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina membuka kegiatan Seminar UMKM, di Aula Direktorat Jenderal Pajak Pratama Banjarmasin.
Acara yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah dan 100 orang UMKM itu, bertemakan Kekuatan Branding Cara Strategis dan Promosi, Selasa (26/06).
H Ibnu Sina mengatakan, untuk membuat sebuah produk diminati masyarakat diperlukan sebuah merek, yang bisa menarik perhatian dan membuat masyarakat ingin memilikinya. “Di era saat ini penting untuk menciptakan brand (merek). Karena dimana-mana orang mencari barang dengan brand,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya.
Dengan kegiatan tersebut, lanjutnya, artinya dari ada usaha dari masyarakat kota ini untuk membenahi UMKM. “Ini sebuah optimisme kemajuan UMKM di kota Banjarmasin. Saya sangat apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh karyawan DJP serta paraa peserta. Ini sebuah kemajuan untuk membenahi UMKM,” pungkasnya.(humpro-bjm)














BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin bersama BKKBN dan Badan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat, Kota Banjarmasin menargetkan di Bulan Juni 2018 ini, ada lima Kampung KB, Kampung Baiman, terbentuk.
Setelah peresmian Kampung KB, Kampung Baiman di Dermaga Pasar Terapung, Kelurahan Alalak Selatan RT 01, RT 02, RW 001, Kecamatan Banjarmasin Utara, kembali hari Selasa (26/06), sebuah Kampung KB, Kampung Baiman di kawasan Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, diresmikan.
Dengan terbentuknya Kampung KB, Kampung Baiman di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan, maka jumlah total kampung tersebut yang ada Kota Banjarmasin kini menjadi delapan buah.
Menurut Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Kampung KB, Kampung Baiman merupakan salah satu inovasi strategis, untuk dapat mengimplementasikan kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh di lini lapangan.
Kampung ini, terangnya, merupakan upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari dan oleh masyarakat. “Tujuan pembentukan Kampung KB, Kampung Baiman secara umum untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung, melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” jelasnya.
Karena itu, ia mengingatkan agar para Lurah, RT dan RW untuk selalu mendukung pelaksanaan program Pemko Banjarmasin terkait dengan pemberian akte kelahiran gratis, kartu identitas anak gratis, KTP gratis dan lainnya. “Saya ingin di Kampung KB, Kampung Baiman, program fisik dan non fisik masuk dalam kegiatan prioritas, mulai pendidikan, kesehatan, hingga program 100-0-100 dari kementerian PUPR, termasuk aspek perencanaan hingga Musrenbang,” katanya
Mudah-mudahan, lanjutnya lagi, dengan adanya kampung tersebut bisa menjadi model keterpaduan program pemerintah daerah dan pusat.
Sementara itu, hal serupa juga dikatakan Kepala BKKBN perwakilan Kalsel, Ina Agustina mengatakan, pembentukan Kampung KB, Kampung Baiman bertujuan untuk menurunkan laju pertumbuhan penduduk, serta meningkatkan kualitas penduduk. “Hal tersebut tidak dapat dilakukan sendiri oleh BKKBN, karena itu Presiden memandang perlu adanya kerjasama semua sektor dalam pembangunan Kampung KB,” katanya
Diharapkan dengan diresminya kampung tersebut, pembinaan terhadap KB akan dilaksanakan dengan keterpaduan sektor lain.(humpro-bjm)
 
 














 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.