Agustus 2018

BANJARMASIN – Awal tahun 2019 nanti, sebuah Balai Latihan Kerja (BLK) akan diresmikan Pemko Banjarmasin.
Lokasi balai yang memiliki beberapa workshop itu dikawasan Jalan Tatah Belayung, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Untuk tahap pertama, workshop yang akan diresmikan adalah otomotif. Bengkel tersebut, selain dilengkapi dengan staf pengajar profesional, juga ditunjang dengan peralatan perbengkelan yang memadai.
Saat mengunjungi Balai Latihan Kerja tersebut, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan apresiasinya dan optimis balai tersebut nantinya bisa dijadikan salah satu andalan, untuk mencetak generasi muda Kota Banjarmasin yang ahli sesuai dengan bidangnya.
Dari informasi terhimpun, pembangunan Balai Latihan Kerja itu dilakukan secara bertahap.
Rencanannya, di dalam komplek BLK tersebut akan tersedia tujuh gedung workshop, diantaranya, Workshop Otomotof, Workshop Mobil, Workshop Aneka kejuruan, Workshop Menjahit, Workshop Las, dan Workshop Bengkel Bubut. “Nanti di dalam komplek BLK ini total semua bangunannya berjumlah 11 unit termasuk perkantoran dan asrama,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin Priyo Eko Wusono melalui salah seorang stafnya, Rosehan, Kamis (30/08).
Lebih lanjut dijelaskan, untuk Workshop Otomotif, peralatan yang disediakan merupakan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja RI, berupa, 8 unit sepeda motor yang 4 unit diantaranya akan dipergunakan untuk kegiatan latihan, kemudian 4 unit lift sepeda motor, kompresor, dan tool trolly. “Bantuan dari pihak kementerian ada dua tahap, tahap pertama untuk perlatan berat, dan nanti tahap keduanya untuk peralatan yang kecil,” pungkasnya.(humpro-bjm)












BANJARMASIN – Kota Banjarmasin terpilih menjadi wadah pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional ( Rakornas) Komisi Informasi (KI) se Indonesia.
Karenannya, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan apresiasinya dan mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Saat acara malam ramah tamah bersama Ketua dan Komisioner KI se Indonesia, di Balai Kota Banjarmasin, Rabu (28/08), ia juga menjelaskan tentang sejarah, dan ragam budaya serta kearifan lokal yang ada di kota berjuluk seribu sungai ini.
Dan dalam kegiatan yang dihadiri juga oleh Ketua KI Pusat Gede Narayana, Pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini juga menyampaikan undangannya kepada para Ketua dan komisioner KI se Indonesia, agar bisa berhadir dalam kegiatan Peringatan Harijadi Kota Banjarmasin ke 492 nanti. “Saya berharap kehadiran bapak dan ibu di Banjarmasin pada Harijadi ke 492 nanti. Umur Banjarmasin lebih tua dari Kota Jakarta. Bila Kota Jakarta saat ini berumur 491 tahun, maka Kota Banjarmasin pada tanggal 24 September nanti genap berumur 492,” ucapnya,.
Sementara, Ketua KI Kalsel Syamsul Rani menyatakan apresiasinya atas sambutan yang telah diberikan Walikota Banjarmasin beserta jajaran Pemko Banjarmasin, kepada seluruh peserta Rakornas tersebut.
Untuk diketahui, kegiatan Rakornas KI se Indonesia ke 9 di Kota Banjarmasin, di buka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara. Kegiatan tersebut berlangsung 4 hari sejak hari Senin hingga Kamis (30/08).(humpro-bjm)


















BANJARMASIN – Halaman Balai Kota Banjarmasin hari Rabu (29/08) pagi, dipenuhi ribuan anggota Pramuka dari berbagai Kwatir Ranting Pramuka se Kota Banjarmasin.
Kedatangan mereka, untuk mengikuti apel peringatan Hari Pramuka ke 57 tahun 2018.
Bertindak sebagai pembina dalam apel yang diikuti jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin dan para kepala SKPD itu Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Ketua Kwatir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, dalam sambutannya yang dibacakan H Ibnu Sina mengatakan, pendidikann kepramukaan yang berdasarkan Satya dan Dharma Pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan Pramuka.
Selain itu, lanjutnya, Satya dan Dharma Pramuka juga harus dijadikan sebagai pedoman dalam bersikap dan berprilaku. “Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia, tentu harus berperan dan mendidik generasi milenial dewasa ini,” ujarnya.
Gerakan kepanduan, terangnya, merupakan cikal bakal gerakan Pramuka, dan telah ada di bumi pertiwi sejak tahun 1912. “Eksistensi gerakan ini di Indonesia telah dimulai sejak 106 tahun yang lalu, namun yang terpenting kita harus pahami bahwa filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia,” ucapnya.
Diharapkan, katanya lagi, seluruh jajaran Pramuka, terutama para anggota Pramuka dewasa agar merapatkan barisan untuk bekerjsama secara sinergis guna mempercepat terwujudnya kaum muda Indonesia yang berkepribadian luhur, berkarakter, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara serta trampil dalam berbagai kecakapan.
Dari data terhimpun, dalam gelar apel tersebut, gerakan Pramuka Kota Banjarmasin juga menyerahkan hadiah kepada para anggota Pramuka Kota Banjarmasin berprestasi. Penghargaan tersebut diserahkan usai pelaksanaan apel peringatan tersebut.(humpro-bjm)

































Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.