Oktober 2015




Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Banjarmasin menilai saat ini banyak orang tua yang terkesan “membiarkan” anak-anaknya bergaul tanpa adanya pengawasan ekstra ketat dari para orang tua itu sendiri.
Keadaan tersebut menjadi pertimbangan MUI Kota Banjarmasin dan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk lebih meningkatkan kepedulian kita semua terhadap anak-anak di sekitar kita terutama para orangtuanya sendiri, dengan menggelar seminar bertajuk Perlindungan Anak dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Seminar yang gelar Rabu (21/10) dibuka secara resmi Asisten Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Bidang Ekonomi dan Pembangunan Muhammad Amin mewakili Penjabat Walikota di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin Jalan RE Martadinata.
Penjabat Walikota Banjarmasin HM Thamrin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Muhammad Amin menyatakan bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan merupakan salah satu pekerjaan rumah bagi seluruh Pemerintah Daerah. Kondisi ini tentu perlu menjadi perhatian kita bersama, seluruh elemen masyarakat.
Fokus bahasan pada seminar yang juga melibatkan ulama dan kalangan pelajar ini yaitu Perlindungan Anak dan Kekerasan Dalam Rumah tangga ditinjau dari aspek sosiologis yang dipresentasikan oleh narasumber Dra Hj Normayani yang sehari-harinya mengelola lembaga Perlindungan Anak di Kota Banjarmasin.
Selain itu juga dipresentasikan bahasan masalah Perlindungan Anak dan Kekerasan Dalam Rumah tangga ditinjau dari aspek hukum dan penindakan oleh narasumber dari Polresta Banjarmasin.






Seribu lebih Anggota Pramuka Penggalang dari Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin berkumpul di kawasan Argowisata Tambang Ulang Pelaihari guna mengikuti Jambore Cabang Tahun 2015.
Jambore cabang sebagai ajang untuk menjalin persahabatan dan persaudaraan antar sesama Pramuka Penggalang dalam rangka meningkatkan  persatuan dan kesatuan ini dibuka secara resmi Penjabat Walikota Banjarmasin HM Thamrin, Jumat (23/10).
“Gerakan Pramuka mempunyai andil besar dalam pembentukan mental kaum muda yakni membentuk generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur, beriman, bertaqwa, cerdas dan terampil serta kuat dan sehat” ujar Thamrin saat menyampaikan sambutan.
Jambore ini diikuti 490 orang peserta putra, 49 orang pendamping putera, 470 orang peserta putri, 47 pendamping puteri serta 10 orang pimpinan kontingen dengan jumlah keseluruhan peserta mencapai 1.066 orang.
Kegiatan yang digelar tanggal 22 – 25 Oktober ini diisi dengan kegiatan keagamaan, persahabat, keterampilan, seni dan budaya serta kegiatan keolahragaan.
Selama kegiatan jambore, peserta juga didampingi tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang terdiri dari satu orang dokter, empat tenaga medis, satu unit ambulance serta seperangkat oksigen dan obat-obatan.





Didasari oleh masalah ketenagakerjaan di Indonesia khususnya di kota Banjarmasin yaitu langkanya lapangan kerja atau lowongan kerja, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja menggelar kegiatan Job Fair 2015.
Dengan mengangkat tema “Gerakan Penanggulangan Pengangguran”, kegiatan bursa kerja ini diharapkan dapat mengurangi masalah ketenagakerjaan di Banjarmasin saat ini.
“Melalui kegiatan bursa kerja atau job fair ini saya berharap dapat membantu lembaga-lembaga yang memerlukan tenaga kerja dan dapat membantu para pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan serta dapat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan” harap Plt Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin H Agus Surono saat membuka kegiatan pada Selasa (20/10) siang.
Peserta job fair ini berjumlah 20 perusahaan dengan menyediakan 650 lowongan kerja. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin juga menyediakan stand pelayanan pembuatan Kartu Antar Kerja (AK1) dan pelayanan konsultasi tentang ketenagakerjaan serta informasi pelatihan yang ada pada program di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja kota Banjarmasin.
Bursa tenaga kerja ini mengkoordinasi pertemuan antara pencari kerja dan orang-orang atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga bagi pencari kerja tidak perlu harus keliling door to door ke perusahaan-perusahaan. Kegiatan ini digelar dari tanggal 20 hingga 22 Oktober 2015 di Duta Mall Banjarmasin.




Guna suksesnya Pemilu Kepala Daerah di Kota Banjarmasin, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin semakin gencar melaksanakan sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat agar tidak ada lagi masyarakat yang golput atau tidak menggunakan hak pilihnya.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di aula kecamatan Banjarmasin Selatan, selasa (12/10) pagi yang dibuka sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjarmasin Feranizal.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan agar seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini guna mendapatkan pendidikan politik menjelang pemilihan Walikota Banjarmasin dan Gubernur Kalimantan Selatan.

Narasumber dari sosialisasi ini dari KPU Kota Banjarmasin, Departemen Agama Kota Banjarmasin serta dari Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan. Para peserta dari seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan.





Dalam rangka memeriahkan Hari jadi ke 489 Kota Banjarmasin, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjarmasin menyelenggarakan lomba jukung tradisional yang dilaksanakan di sungai Martapura tepatnya di depan Gedung Menara Pandang, sabtu (03/10) pagi.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini guna melestarikan jukung yang dulunya merupakan alat transportasi warga Banjarmasin yang berjulukan "Kota Seribu Sungai" yang dikelilingi oleh sungai.
Lomba jukung tradisional dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Agus Surono. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa lomba jukung ini dalam upaya mengangkat kembali keberadaan jukung sebagai alat transportasi yang murah dan ramah lingkungan.
Para peserta bukan hanya berasal dari Kota Banjarmasin tetapi juga dari Kabupaten sekitar Kota Banjarmasin. Antusias para penonton dapat dilihat dari penuhnya siring tendean dan bukan hanya itu saja, para penonton juga  menggunakan perahu juga menyaksikan lebih dekat lomba jukung hias yang diikuti sebanyak 54 peserta.






Sebanyak 148 peserta Diklat prajabatan yang berasal dari honoren Katagori 2 mengikuti pembukaan Diklat Prajabatan yang dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, senin (05/10) pagi dan dibuka oleh Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin Drs. H. Akhmad Husaini, MM.
Kegiatan Diklat ini bertujuan membentuk PNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik. Selain itu pula diharapkan agar para CPNS yang mengikuti diklat ini  memahami wawasan kebangsaan sebagai dasar mengutamakan  kepentingan nasional  dalam pelaksanaan tugas jabatan, serta memahami pola pikir ASN sebagai pelayan  masyarakat.
Pembukaan Diklat kali ini secara serentak yang selanjutnya nanti akan dibagi menjadi empat angkatan dengan jumlah peserta masing masing sebanyak 37 orang. 
Untuk angkatan pertama atau angkatan XIX dimulai pada tanggal 4-10 Oktober 2015, angkatan XX 18-24 Oktober 2015, angkatan XXI 1-7 Nopember 2015, angkatan XXII 15-21 Nopember 2015.
Sebagai pembuka dari Diklat prajabatan seluruh peserta mendapat pembekalan dari manajemen ESQ.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.