November 2020

 Banjarmasin - Memasuki bulan November hingga Desember ini masyarakat harus lebih waspada dengan segala ancaman terutama hewan reptile yang secara alami memasuki musim menetaskan telurnya pada dua bulan di penghujung tahun.

Hal ini membuat Tim Animal Rescue Banjarmasin yang terdiri dari BPBD Kota Banjarmasin, Bidang Kesehatan Hewan DKP3 Banjarmasin, BKSDA Prov Kalsel, dan Polisi Hewan K-9 Polda Kalsel sedikitnya sudah mengevakuasi 9 hewan melata tersebut dari lingkungan warga.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin sekaligus Koordinator Tim Animal Rescue Banjarmasin, H.M, Hilmi membenarkan pengamanan 9 (sembilan) ekor ular tersebut dari lingkungan warga oleh anggotanya dan gabungan dengan instansi lain.
"Dalam bulan-bulan ini kita sudah mengamankan 9 (sembilan) ekor ular berbagai jenis, memang akhir tahun merupakan bulan dimana indukan ular menetaskan telurnya," ungkapnya.
Lebih rinci H.M, Hilmi mengatakan untuk kasus terbanyak dalam bulan ini timnya sudah mengamankan 2 (dua) indukan dan 4 (empat) anakan Kobra jenis Naja Sumatrana. Lain lagi dengan Ular Python atau Sanca Kembang dalam bulan ini sudah tiga ekor yang di Evakuasi dari rumah warga, dua berukuran dewasa lima meter dan satunya masih anakan.
Fenomena ular masuk lingkungan warga ini pun kerap terjadi setiap tahun dan mengalami puncaknya ketika akhir tahun ketika telur menetas dan anakan ular akan berkeliaran mencari makan disekitar rumah seperti kodok kecil, Jangkrik, dan Cicak.
BPBD Kota Banjarmasin pun dengan ini berbagi tips kepada masyarakat supaya ular tidak masuk ke rumah.
1. Membersihkan rumah:
Ketika kondisi bersih ular jarang masuk rumah karena tempat kotor mengundang makanan seperti tikus berkumpul yang otomatis membuat ular tertarik untuk masuk.
2. Jangan menumpuk barang:
Tumpukan kayu atau kardus yang gelap menjadi tempat favorit ular bersembunyi dan menunggu mangsanya.
3. Beri Pengharum kamper:
Indra penciuman ular sangat sensitif, dari jarak ratusan meter dia bisa mencium mangsanya, ketika ada bau pengharum, ular cendrung menghindar karena mengganggu penciumannya ketika mencari mangsa seperti tikus.
4. Potong rumput dan tanaman liar dengan begitu pandangan kita akan semakin luas untuk melihat ular datang.
5. Menutup retakan tanah sekitar halaman rumah dan tutup jika ada lubang di rumah kita supaya ular tidak bisa masuk, dan lubang biasanya menjadi tempat ular bertelur.
6. Jangan Panik ketika melihat ular, perhatikan lokasi dimana ular berada dan segera hubungi BPBD Kota Banjarmasin atau Animal Rescue Banjarmasin untuk melakukan penanganan ular.
Lebih lanjut diimbau kepada masyarakat, jika ada ular yang membahayakan atau berbisa seperti kobra atau ular jenis lain segera melaporkan ke BPBD Kota Banjarmasin untuk menjalankan tugas sesuai dengan Peraturan Walikota Banjarmasin nomor 657 tahun 2020 dimana BPBD Kota Banjarmasin merupakan bagian dari Tim Animal Rescue Banjarmasin yang bertugas menyalamatkan Jiwa Manusia yang terancam oleh hewan/satwa.
"Silahkan bagi warga Banjarmasin yang memerlukan bantuan penanganan hewan bisa menghubungi kontak darurat BPBD di 0831-5986-1450 atau 0821-5391-2194, dan semua tidak dipungut biaya alias gratis, serta petugas sudah memiliki keahlian di bidang penanganan hewan" tutup M Hilmi.





 Banjarmasin - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melalui Bidang PSDP & Pasar bersama dengan petugas kebersihan pasar, petugas loket, petugas kamtib dan penagih pasar melakukan pembersihan di sejumlah pasar di Kota Banjarmasin.

Teranyar yaitu pada tanggal 11, 17, 19 dan 23 November 2020 Lalu dibantu juga oleh Satgas Kebersihan Kelayan Luar, Teluk Dalam dan Barisan Pemadam Kebakaran Sampurna yang memang markasnya berdekatan dengan lokasi Pasar Sentra Antasari yang menjadi sasaran pembersihan, tepatnya di kawasan blok D yang lebih dikenal kawasan "Kasbah".
Kepala Bidang PSDP dan Pasar, Ichrom Muftezar menyebut pada kesempatan ini telah ditarget masing2 kelompok (sesuai dengan tanggal diatas) minimal harus mengumpulkan sampah sebanyak 3 (tiga) kontainer penuh, dan pada tanggal 23 nov yang lalu petugas kelompok IV mampu mengumpulkan sampai 4 (empat) kontainer sampah yang notabenenya sudah berumur belasan tahun.
Lanjutnya, sehingga total sampah yang dikeluarkan dari Gedung Utama Pasar Sentra Antasari berjumlah 13 Kontainer, dan insyaAllah secara bertahap kami akan terus melakukan pembersihan dengan melihat sikon para petugas.
"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN dan Petugas Bidang PSDP & Pasar, juga kepada Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas Kelayan Luar yang selalu hadir untuk membantu dan menurunkan Satgas Kebersihannya, juga kepada pedagang dan warga pasar yang memberikan kami ruang dan waktu untuk membersikan kawasan tersebut" ujar pria yang akrab disapa Tezar pada Jumat (27/11).
"Semoga kita sekalian mendapatkan ganjaran berlipat ganda dari Allah SWT, Tuhan YME, kami tunggu kolaborasi dari semua pihak pada kegiatan selanjutnya," pungkasnya.






 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin memfasilitasi kegiatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin dalam penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dinilai melanggar peraturan baik itu Peraturan KPU, Bawaslu maupun Perda atau Perwali Banjarmasin.

Penertiban tersebut diawali dengan apel gabungan pelepasan petugas di Halaman Balaikota Banjarmasin, kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan dan Politik, Drs H Kasman dan didampingi oleh Ketua Bawaslu, H. Muhammad Yasar, Lc serta perwakilan dari Polresta Banjarmasin.
Menurut Yasar, berdasar data yang dimilikinya terdapat ratusan APK di seluruh pelosok kota Banjarmasin yang dinilai melanggar peraturan,"Dari data yang kita dapat itu ada sekitar 800an APK yang melanggar, namun itu masuk kedalam pelosok pelosok dengan jumlah segitu," katanya usai kegiatan Apel yang digelar pada Rabu (25/11).
Yasar menjelaskan operasi penertiban APK yang digelar hari ini tersebut merupakan kali pertama digelar oleh pihaknya, pada kesempatan itu, Bawaslu bersama KPU dan Satpol PP serta Dishub didampingi Kepolisian dan TNI setempat membagi rute dengan pembagian masing-masing kecamatan di Banjarmasin.
"Kita hari ini menentukan rute, masing-masing kecamatan, nanti didampingi oleh pihak keamanan juga bersama Satpol PP ini untuk menertibkan alat peraga, yang jelas-jelas secara sah melanggar akan kita tertibkan dan amankan," bebernya.
Sementara Kepala Badan Kesbangpol, Drs H Kasman mengapresiasi atas kegiatan tersebut, menurutnya hal itu sudah menjadi program yang harus dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Banjarmasin, pihak Pemerintah pun ujarnya turut memfasilitasi dan menyiapkan segala sesuatunya bersama unsur-unsur yang diperlukan dalam penertiban itu.
"Kami harapkan kepada seluruh satgas yang bertugas di lapangan agar berlaku dengan baik, santun, manis, harmonis dan aman, kemudian menciptakan suasana kondusif dan tidak arogan," harapnya.
Sebagaimana diketahui bersama Satgas penertiban APK Pilkada 2020 itu terdiri dari Bawaslu, KPU, Kodim 1007, Polresta, Satpol PP dan Dishub Kota Banjarmasin, Kegiatan perdana itu diikuti oleh 180 personel gabungan yang terbagi dalam beberapa rute per Kecamatan di Banjarmasin.



 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar sosialisasi Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment (Ramah Lingkungan) atau yang sering disebut CHSE kepada seluruh hotel di Kota Banjarmasin di Ballroom Calamus, Rattan In, Selasa 24/11/2020.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Walikota Banjarmasin, H Hermansyah didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, M Ihsan Al Haq dan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil.
Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, M Ihsan Al Haq mengungkapkan kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pemahaman kepada para pengusaha hotel terkait syarat dan ketentuan untuk masuk nominator dari penerima dana hibah yang dikucurkan oleh Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif.
"Alokasi dana hibah di Banjarmasin untuk sektor pariwisata bantuan Kementrian Pariwisata dalam rangka penanggulangan Covid di sektor pariwisata berjumlah sebesar 11 Milyar 51 Juta rupiah," katanya.
Sementara PLT Walikota Banjarmasin H Hermansyah dalam sambutannya menyambut baik apa yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayan dan Pariwisata, karena telah memberikan fasilitas dan informasi kepada pelaku usaha dalam sektor pariwisata.
"Saya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Disbudpar dalam memberikan informasi kepada pelaku usaha ini disektor pariwisata ini," ujarnya.
Orang nomer satu di Bumi Kayuh Baimbai itu berpesan agar para pelaku usaha Hotel ataupun Restoran tetap melaksanakan dan mematuhi syarat-syarat protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru atau era new normal saat ini.
"Saya harap hotel dan restoran di Kota Banjarmasin tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mewujudkan CHSE ini dalam sektor pariwisata," pungkasnya.





 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin meggelar persentasi bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin di hadapan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Selatan di Aula Kayuh Baimbai, Senin 23/11/2020.

Persentasi tersebut berisi pemaparan langkah-langkah strategis Satgas Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin dalam melaksanakan capaian 3T yang terdiri dari testing (pemeriksaan), tracing (penelusuran kontak), dan treatment (perawatan/isolasi).
Selain itu turut digelar pula pemaparan dari Satuan Tugas penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin terkait Edukasi dan Sosialisasi (Edusos) kepada masyarkat tentang pentingnya menjaga diri dari ancaman penyebaran Wabah Covid-19 dengan mentaati protokol kesehatan.
Kegiatan itu diawali dengan sambutan PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah dan dilanjutkan oleh pemaparan dari tim BPK RI Perwakilan Kalimantan Selatan oleh Wakil Penanggung Jawab Tim Pemeriksa BPK-RI Perwakilan Kalsel, Subhan Afandi.
Dalam sambutannya, PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah mengungkapkan Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Satgas Covid-19 sudah berupaya maksimal dalam melakukan pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di kota berjuluk Seribu Sungai itu.
"Pemko Banjarmasin telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan harapan jumlah kasus terpapar Covid-19 dapat diminimalisir dan masyarakat dapat beraktivitas kembali, sehingga akan menggerakkan roda perekonomian Kota Banjarmasin," ujar H Hermansyah.
Sementara BPK-RI Kalsel melalui Wakil Penanggung jawab Tim Pemeriksa Kinerja Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin Subhan Afandi, menjelaskan tujuan pemeriksaan dilakukan untuk mengefektifitaskan, transparansi, akuntabilitas dan kepatuhan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam kondisi darurat pandemi Covid-19.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin H Hamli Kursani, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi, Kepala Pelaksana BPBD M Hilmi, Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo dan Kasdim 1007 Banjarmasin Letkol Suhardi Aji.




 Banjarmasin - Setelah beberapa kali menggelar silaturrahmi ke berbagai ormas agama dan umat, kali ini Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarmasin melaksanakan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) dan Muslimat NU Kota Banjarmasin pada Sabtu 21/11/2020.

Selain pengurus FKUB, PCNU dan Muslimat NU, turut hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Drs H Kasman M.AP, Ketua MUI Kota Banjarmasin KH Murjani Sani M.Ag, dan Kepala Kemenag Kota Banjarmasin, H Muhammad Rofi'i S.Ag M.Pd.I
Menariknya dalam silaturrahmi kali ini acara terbungkus dengan penuh kehangatan, beragam sambutan dilontarkan dengan keceriaan, mulai dari Ketua MUI, disusul oleh Ketua Muslimat NU, kemudian ketua Tanfidziyah PCNU dilanjutkan oleh Kepala Kemenag, Ketua FKUB dan diakhiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin.
Dalam sambutannya Ketua MUI, KH Murjani Sani M.Ag mengutarakan kegiatan silaturrahmi yang dilakukan FKUB banyak sekali membawa manfaat, diantaranya memperkokoh persatuan masing-masing umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Adapun Ketua Muslimat NU dalam sambutannya memaparkan tentang seluk beluk organisasi Muslimat NU sebagai anak dari PCNU, atau PCNU merupakan induk dari Muslimat NU, ia juga memperkenalkan satu persatu pengurus dan anggota Muslimat NU Kota Banjarmasin.
Sementara ketua Tanfidziyah PCNU, Habib Alwi Hasan Al Kaff megucapkan terimakasih kepada pengurus FKUB Kota Banjarmasin yang menginisiasi berlangsungnya acara silaturrahmi tersebut, Beliau menyambut baik kegiatan silaturrahmi tersebut sebagai awal terjalinnya persaudaraan antara FKUB dan PCNU Kota Banjarmasin.
Kemudian Kepala Kementrian Agama Kota Banjarmasin, H Muhammad Rofi'i S.Ag M.Pd.I menegaskan silaturrahmi tersebut sebagai bukti dari FKUB yang mewakili berbagai agama yang diakui di Indonesia sangat mencintai tanah air dengan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan.
"Ukhuwah Wathoniah, persaudaraan sesama anak bangsa, dan ini NKRI ini sudah menjadi pilihan pendahulu kita yang terdiri dari negarawan dan ulama juga bahkan sudah melalui masa masa percobaan sebelum ditetapkannya Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Ketua FKUB Kota Banjarmasin, Dr H Maskur MM turut mengucapkan terimakasih kepada tuan rumah PCNU yang bersedia menyambut kedatangan pihaknya bersama seluruh jajarannya untuk menggelar silaturrahmi bersama di kediaman Habib Alwi Hasan Alkaff itu.
Terakhir Kepala Badan Kesbangpol, Drs H Kasman menyampaikan program yang sudah direncanakan oleh FKUB pada tahun 2020 sudah terpenuhi, silaturrahmi seperti ini menurutnya merupakan suasana untuk menciptakan kerukunan seluruh umat beragama di Kota Banjarmasin.






 Banjarmasin - Pasca ditutupnya tempat pembuangan sampah (TPS) dekat kuburan muslimin di Jalan Malkon Temon Banjarmasin Utara, banyak isu yang beredar jika volume sampah di TPS tersebut dipindahkan ke TPS terdekatnya yakni berada di belakang gedung Taekwondo Jalan Sultan Adam.

Hal tersebut tentu menuai kekhawatiran warga sekitar gedung Taekwondo, bukan tanpa alasan, mereka khawatir dengan pemindahan volume sampah itu justru membuat tumpukan sampah meluber dan membuat lingkungan tidak nyaman lagi, atas dasar hal ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin berinisiasi meluncurkam program pelayanan sampah Surung Sintak.
"Kami memperkenalkan pelayanan sampah surung sintak buat angkut, Surung (serahkan) sintak (ambil), Surung oleh siapa? Sampah diserahkan oleh petugas petugas kebersihan atau paman gerobak
Sintak (diambil) oleh petugas mobil pelayanan sampah," kata Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki S.E M.A. Sabtu (21/11).
Menurutnya, Petugas kebersihan atau yang biasa disebut paman gerobak tiap RT, Komplek perumahan di kawasan Malkon Temon itu tidak perlu ke TPS, mereka cukup menunggu mobil angkutan sampah di suatu tempat yang disepakati serta difasilitasi pihak Kelurahan Antasan Kecil Timur.
"Standar operasionalnya adalah sampah di surung (serahkan) oleh paman gerobak, disintak (diambil) oleh petugas mobil pelayanan sampah dan langsung dibuat ke bak mobil truck konfektor," paparnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, pelayanan surung sintak ini tidak ada TPS, sampahnya tidak boleh diletakkan sementara, harus tetap di gerobak dan terikat rapi dalam bungkusan, jadi tidak boleh dipulung dan berhamburan, mereka menunggu mobil pelayanan datang baru di serahkan ke petugas untuk langsung di buat ke mobil pelayanan sampah yang selanjutnya diangkut menuju TPA.
"Pelayanan ini untuk kelurahan-kelurahan yang tidak mempunyai TPS, selanjutnya bisa mengajukan pelayanan ini dengan terlebih dahulu mendata jumlah sampah warga di wilayahnya dan mendata petugas petugas kebersihan atau paman paman gerobak di RT, komplek perumahannya. Dan selanjutnya menentukan lokasi atau tempat surung sintak yang memungkinkan mobil pelayanan bisa beroperasi dan tidak menimbulkan kemacetan dan gangguan lainnya," jelas Marzuki.
Pria yang akrab disapa Bang Jack ini menegaskan, Mobil pelayanan surung sintak hanya melayani paman paman gerobak tidak melayani perorangan, sampah yang dilayani juga sampah rumah tangga sehari hari.
Marzuki menambahkan terobosan pelayanan sampah surung sintak tersebut yakni untuk menjawab kekhawatiran warga di sekitar Gedung Taekwondo, bahwa tidak betul semua sampah pindah ke TPS dekat sana, melainkan dilayani secara jemput bola oleh mobil konfektor milik DLH Kota Banjarmasin.
"Pelayanan surung sintak ini sudah di rencanakan 1 tahun ini dan baru bisa dilaksanakan setelah armada baru siap dan tentunya tidak mengganggu rotasi angkutan sampah yang sudah berjalan," pungkasnya.



 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Banjarmasin menggelar sosialisasi Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin di Aula Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat 20/11/2020.

Sosialisasi itu turut dihadiri oleh PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah, dan diikuti oleh jajaran ASN Kecamatan serta Kelurahan yang berada di lingkungannya, Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan dan Politik Kota Banjarmasin yakni Drs H Kasman.
Dalam sambutannya, Drs H Kasman menekankan agar seluruh ASN baik di lingkungan kecamatan maupun kelurahan terkhusus ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin mesti bersikap netral dalam situasi menjelang dan saat Pilkada berlangsung.
"Kita sebagai ASN, wajib menjaga netralitas ASN, jangan sampai kita karena kerabat paslon, keluarga paslon atau teman paslon menjadikan kita tidak netral," ucapnya.
Kasman menjelaskan ketidak netralan ASN turut menjadi resiko bagi Kepala Daerah, dimana yang bersangkutan akan mendapat sanksi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) karena tidak menjaga kenetralan ASN yang berada dalam lingkarannya.
"Nah ini menjadi resiko Kepala Daerah, Kepala Daerah itu akan mendapat sanksi dari Kemendagri karena tidak menjaga netralitas ASN dalam wilayahnya," papar Kasman.
Sementara PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah turut memberi arahan kepada peserta sosialisasi tersebut agar betul-betul menjalankan tugas demi suksesnya pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember mendatang.
"Pilkada ini bukan hanya hari pencoblosan, tetapi banyak yang perlu dilakukan termasuk tahapan-tahapan yang perlu kita awasi, termasuk juga anggaran karena tidak kecil anggaran untuk Pilkada dan itu uang rakyat, jadi wajib hukumnya kita mensukseskan Pilkada ini," singkatnya.





 Banjarmasin - Beragam macam kesulitan yang dialami Tim Turbo atau Pasukan Turbo milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Banjarmasin ketika melakukan pembersihan di sungai dan saluran drainase yang terdapat di seluruh kota Banjarmasin.

Kendala yang sering ditemui yakni banyaknya sampah yang mengapung di sungai karena dampak permukiman yang masih berada di bantaran sungai, kemudian kesulitan berikutnya yakni masih terdapat akar akar dan ranting pohon di dalam beberapa saluran drainase di Banjarmasin.
Kepala Bidang Sungai, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbulwathoni mengungkapkan terdapat beberapa akar menjulur kedalam saluran drainase yang membuat saluran air pada drainase itu menjadi tidak lancar, bahkan ditemuinya masih terdapat pohon yang masih hidup di sekitaran lubang drainase tersebut.
"Infonya dulu disitu ada pohon (sembari menunjuk kepada titik drainase yang mampet, tapi sudah ditebang namun akarnya masih hidup atau masih tertinggal," kata pria yang akrab disapa Thoni.
Lain drainase, lain lagi sungai, di sejumlah sungai yang terdapat di Kota Banjarmasin ini kata Thoni, bantarannya masih banyak terdapat pemukiman, oleh itu potensi bertebarannya sampah rumah tangga semakin besar berserakan di sungai sungai di Banjarmasin.
"Selama masih banyak permukiman dikiri kanan sungainya bisa dipastikan akan selalu ada sampah dan limbah rumah tangganya," ujarnya.
Bukan tanpa alasan, Thoni berasumsi demikian karena fakta di lapangan menurutnya, Kesadaran warga kota Banjarmasin masih sangat rendah terhadap keberadaan sungai. Kondisi seperti ini akan berulang lagi 3-4 bulan setelah dilakukan pembersihan.
"Berapapun besar anggaran yang disiapkan pemko kalau warga masih belum mendukung maka akan sulit mewujudkan kondisi ideal," pungkasnya.




Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.