Februari 2017

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bersama Camat Banjarmasin Tengah,  Drs. H. Diyanoor, MA dan Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol. H. Uskiansyah, mengunjungi korban keracunan yang ditangani di RS. Suaka Insan, Rabu (22/02).  Rumah Sakit tersebut salah satu dari 5 (lima) Rumah Sakit yang menampung korban keracunan dari acara haulan di salah satu rumah warga kawasan jln. Sutoyo S.
Sebanyak 20 orang yang masuk IGD serta 6 orang dirawat inap. Salah satu korban rawat inap, Isnawati, yang dikunjungi oleh Ibnu Sina mengungkapkan bahwa beliau setela mengonsumsi makanan tersebut tiba-tiba langsung muntah dan dan merasakan pusing.
Dalam wawancara, ibnu sina menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati mengosumsi makanan yang dijual, dan meminta kepada BPOM untuk segera mencek dan secara rutin memantau produksi nasi bungkus yang dijual kepada masyarakat, bukan hanya itu, tetapi juga seluruh panganan olahan yang dikemas lainnya.
“karena keamanan pangan merupakan prioritas, bukan hanya yang sifatnya meracuni makanan tapi juga bahan-bahan yang sifatnya berbahaya, dan tidak aman dikonsumsi sehingga perlu adanya pemantauan secara rutin oleh BPOM, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya” ujar Ibnu Sina
Kejadian ini juga mendapat respon Gubenur Kalimantan Selatan yang langsung mengunjungi korban di RSUD. Ulin pukul 01.00 dini hari. (Humpro-Bjm)




Banjarmasin – Disela kesibukannya, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menemui secara langsung CEO Bank BNI Kalimantan Selatan, Muhammad Juhfri di Ruang Rapat Integrasi, Balaikota Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa (21/02).
Pimpinan utama BNI Kalimantan Selatan bersama Pimpinan Cabang BNI Banjarmasin, Bagus Sudandoko dan jajarannya ini datang dalam rangka penandatangan Mou dalam rangka kerjasama E-Commers BanjarmasinMall.com.
Mall Banjarmasin ini berbentuk virtual, dan berguna untuk menjembati para pengusaha yang masih belum memiliki wadah untuk memasarkan produk olahan mereka khusus hasil kerajinan asli Banjarmasin. Selain itu juga,  pemasaran tempat-tempat pariwisata serta kuliner yang ada dikota Banjarmasin.
Para owner/pengusaha yang sering disebut UMKN ini akan langsung dikelola dan dibina langsung oleh BNI.
Ibnu sina menyambut baik kesiapan BNI dalam  bekerjasama, membantu pengelolaan UMKN dengan menyiapkan fasilitas serta pembinaan. Beliau mengharapkan agar tidak seperti puisi Khairil Anwar, “Sekali berapi, Kemudian mati”
“Ini yang sangat kita hindari, jangan sampai mati ditengah jalan setelah launching nanti, diharapkan agar seluruh SOPD terkait agar mendukung dan terus mejadi arus besar dan berkembang.” ujar Ibnu Sina.
Turut hadir Assisten 1 bidang Pemerintahan dan Sosial, Drs. H.  Gazi Akhmadi, M.AP, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Stasistik, H. Hermansyah, dan Kepala Bagian Pemerintahan, Iwan Ristianto, AP, M.AP.
Sebelum penandatangan MoU ini, Ibnu Sina meminta pihak terkait untuk secepatnya melaksanakan E-commers tersebut, guna menuju Banjarmasin Smart City. Launching program tersebut rencananya dilaksanakan pada pada bulan depan, 20 Maret. (Humpro-Bjm)




BANJARMASIN – Para ASN dilingkungan Pemerintahan Kota Banjarmasin berbondong-bondong berkumpul dihalaman Balai Kota Pemko Banjarmasin. Mereka masing-masing membawa tabung gas Melon dalam rangka menyukseskan kegiatan penukaran tabung gas LPG 5,5 KG untuk PNS dilingkungan Pemko Banjarmasin, Senin (20/02).
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bagian Ekonomi Setdakota Banjarmasin bekerjsaama dengan dan PT. Pertamina (Persero) dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. Aula Balai kota Banjarmasin pun dipadati oleh PNS yang mengikut sosialisasi tersebut. Hardianto Tato, selaku Manajer Domestik Gas Region VI PT. Pertamina (Persero) mengungkapkan beberapa kelebihan dari si Pink ini, diantaranya lebih efisien, cukup ringan serta memilik kantup ganda yang menjadikan tabung gas ini lebih aman dari yang lainnya.
Dalam laporannya, Hardianto juga menyampaikan bahwa akan menyiapkan 100 buah tabung promosi bagi para PNS dengan syarat penukaran sebanyak 2buah tabung gas melon (3kg) dengan 1 buah tabung Bright Gas ukuran 5,5kg secara gratis.
“Penukaran ini merupakan salahsatu tindakan untuk mengantisipasi adanya perubahan kebijakan non subsidi tabung gas 3kg.”  Ujar Hardianto.
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa sangat mendukung dengan adanya program seperti ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa seluruh warga Banjarmasin, terutama ASN dilingkungan Pemerintah kota Banjarmasin siap melakukan perubahana/peralihan ketabung gas 5,5 kg ini.
“Yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan pasokan gas di pangkalan serta pengecer, masyarakat tidak mempermasalahkan peralihan, asalkan bahan baku tersedia.” Ucap Ibnu
Beliau juga menegaskan Pertamina agar bisa segera menindak lanjuti beberapa daerah dikota banjarmasin yang mengalami kelangkaan bahan bakar gas tersebut. Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si,  Kepala Bagian Perekonomian Setdako Banjarmasin Ir. Lily Dwiyanti, MS, Para Camat dan Kasi Kelurahan se Kota Banjarmasin ini dibuka dengan penyerahan secara simbolis tabung gas Pink 5,5kg. Pemko Banjarmasin merupakan Pemda ke 10 sosialisasi LPG
Halaman Balai kota pun juga dipenuhi oleh masyarakat yang mendapatkan informasi penukaran tabung gas. Setelah me
BANJARMASIN – Para ASN dilingkungan Pemerintahan Kota Banjarmasin berbondong-bondong berkumpul dihalaman Balai Kota Pemko Banjarmasin. Mereka masing-masing membawa tabung gas Melon dalam rangka menyukseskan kegiatan penukaran tabung gas LPG 5,5 KG untuk PNS dilingkungan Pemko Banjarmasin, Senin (20/02).
Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bagian Ekonomi Setdakota Banjarmasin bekerjsaama dengan dan PT. Pertamina (Persero) dibuka langsung oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. Aula Balai kota Banjarmasin pun dipadati oleh PNS yang mengikut sosialisasi tersebut. Hardianto Tato, selaku Manajer Domestik Gas Region VI PT. Pertamina (Persero) mengungkapkan beberapa kelebihan dari si Pink ini, diantaranya lebih efisien, cukup ringan serta memilik kantup ganda yang menjadikan tabung gas ini lebih aman dari yang lainnya.
Dalam laporannya, Hardianto juga menyampaikan bahwa akan menyiapkan 100 buah tabung promosi bagi para PNS dengan syarat penukaran sebanyak 2buah tabung gas melon (3kg) dengan 1 buah tabung Bright Gas ukuran 5,5kg secara gratis.
“Penukaran ini merupakan salahsatu tindakan untuk mengantisipasi adanya perubahan kebijakan non subsidi tabung gas 3kg.”  Ujar Hardianto.
Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengungkapkan bahwa sangat mendukung dengan adanya program seperti ini. Beliau juga mengungkapkan bahwa seluruh warga Banjarmasin, terutama ASN dilingkungan Pemerintah kota Banjarmasin siap melakukan perubahana/peralihan ketabung gas 5,5 kg ini.
“Yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan pasokan gas di pangkalan serta pengecer, masyarakat tidak mempermasalahkan peralihan, asalkan bahan baku tersedia.” Ucap Ibnu
Beliau juga menegaskan Pertamina agar bisa segera menindak lanjuti beberapa daerah dikota banjarmasin yang mengalami kelangkaan bahan bakar gas tersebut. Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Banjarmasin, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si,  Kepala Bagian Perekonomian Setdako Banjarmasin Ir. Lily Dwiyanti, MS, Para Camat dan Kasi Kelurahan se Kota Banjarmasin ini dibuka dengan penyerahan secara simbolis tabung gas Pink 5,5kg. Pemko Banjarmasin merupakan Pemda ke 10 sosialisasi LPG
Halaman Balai kota pun juga dipenuhi oleh masyarakat yang mendapatkan informasi penukaran tabung gas. Setelah mendapatkan penjelasan akan kesalahan informasi tersebut, pihak Pertamina juga memberikan kebijakan untuk melayani masyarakat umum. Kedepannya Pertamina akan keliling ke seluruh kelurahan untuk mendistribusikan penukaran tabungan gas tersebut.(Humpro-Bjm)ndapatkan penjelasan akan kesalahan informasi tersebut, pihak Pertamina juga memberikan kebijakan untuk melayani masyarakat umum. Kedepannya Pertamina akan keliling ke seluruh kelurahan untuk mendistribusikan penukaran tabungan gas tersebut.(Humpro-Bjm)

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menerima Silaturahmi Rombongan Peneliti dari Jepang di Ruang Kerja Walikota, Senin, 20 Pebruari 2017.
      Kedatangan rombongan peneliti ini dalam rangka silaturahmi ke Pemerintah Kota Banjarmasin dan bertukar informasi mengenai pariwisata Kota Banjarmasin. Rombongan dari Jepang berjumlah 3 (tiga) orang, yaitu Prof. Tomosiko Yoshida, Prof. Ibuki Ishikawa dan Tomoki Motozuka, Ph.D.
     Dalam dialog dengan Walikota Banjarmasin, peneliti dari jepang menyampaikan ketertarikan mereka pada pariwisata Kota Banjarmasin khususnya pasar terapung di Kuin.
        Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menjelaskan di Kalimantan Selatan ada 3 (tiga) pasar terapung, yaitu Pasar Terapung Kuin, Pasar Terapung Siring Sungai Martapura dan Pasar Terapung Lok Baintan. Ketiga pasar terapung tersebut memiliki ciri khas tersendiri.
         Berdasarkan data Januari 2017, Pasar terapung sungai martapura sudah dikunjungi wisatawan (yang menggunakan kelotok) sebanyak 61.000 wisatawan dalam dan luar negeri.
     “Kawasan di sekitar Pasar Terapung Kuin akan ditata tanpa menghilangkan kearifan lokal sesuai dengan konsep penataan kota, dengan menjadikan sungai sebagai beranda depan. Jadi, ada aspek ekonomi, aspek penataan dan aspek tradisional”, ujar Ibnu Sina
     Menurut Prof. Tomosiko Yoshida, ada dua elemen yang harus dipertahankan yaitu landscape/pemandangan perumahan di sekitar area pasar terapung kuin dan aktivitas pasar terapung itu sendiri.
     Turut hadir Kepala Barenlitbangda Kota Banjarmasin Ir. Sugito, MT dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Drs. Muhammad Ikhsan Alhak, M.Si.
         Di akhir silaturahmi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bertukar cinderamata dengan peneliti dari Jepang. (Humpro-Bjm)

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menjadi Pembina Upacara Bendera Negara dan Apel Kesadaran Nasional KORPRI, Jumat 17 Pebruari 2017 di Halaman Balai Kota Banjarmasin.
      Upacara yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 ini berlangsung khidmat yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. Hamli Kursani, M.Si, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala SOPD, Para Camat dan Lurah, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
     Dalam sambutannya Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyampaikan bahwa apel kesadaran nasional KORPRI dilaksanakan dengan maksud untuk memupuk dan membina kesadaran Aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengemban tugas dan kewajiban sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
      Melalui apel kesadaran nasional KORPRI ini, diharapkan dapat membina karakter/watak, memelihara rasa persatuan dan kesatuan secara kekeluargaan guna mewujudkan kerjasama dan semangat pengabdian kepada masyarakat, serta meningkatkan kemampuan, dan keteladanan ASN. Mendorong etos kerja ASN untuk mewujudkan ASN yang bermutu tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya. Dan menumbuhkan dan meningkatkan semangat, kesadaran dan wawasan kebangsaan ASN, sehingga dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara RI.
          Pada kesempatan ini Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah mengajak ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin menggaungkan spirit Banjarmasin Bisa, Banjarmasin Barasih Wan Nyaman. Dan mengajak masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, para lurah dan RT serta ASN Pemerintah Kota Banjarmasin turut serta Babarasih Kota Banjarmasin.    “Semoga kegiatan ini berjalan sukses yang tujuannya untuk menciptakan Banjarmasin Baiman, Banjarmasin Barasih Wan Nyaman”, tambah Hermansyah. (Humpro-Bjm)

BANJARMASIN – Solat subuh berjamaah di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin, hari Jumat (17/02), terlihat agak berbeda dari biasanya. Pasalnya, saat itu Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, memberikan tausyiah di hadapan para ASN Pemko Banjarmasin.
Dalam tausyiah bertemakan Taqwa Kepada Allah SWT itu, pemimpin kota Banjarmasin ini mengajak seluruh masyarakat kota seribu sungai, untuk selalu bertaqwa kepada Allah SWT dimanapun mereka berada. “Dimana pun kita berada, di kantor, di rumah, atau dalam keadaan terdesak sekalipun, kita harus tetap bertaqwa dan beriman kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, dalam kegiatan yang dihadiri para kepala SOPD lingkup Pemko Banjarmasin itu, suami Hj Siti Wasilah ini juga mengingatkan para jamaah masjid tertua di Kalsel itu, agar tidak lupa bertaubat dan selalu menanamkan kebaikan kepada siapapun. “Di dunia ini tidak ada yang tidak pernah berbuat jahat, tapi hendaknya kalau berbuat salah atau khilaf jangan terus-terusan, bertaubatlah kepada Allah SWT,” katanya.
Bergaul dengan sesama manusia, katanya lagi,  harus dilakukan dengan tata cara yang sebaik-baiknya. Dan seorang muslimin itu, lanjutnya, harus bisa memberikan kenyamanan kepada kaum muslimin yang lain. “Dalam sebuah hadist dikatakan, berteman dengan orang Islam itu akan memberikan kenyamanan, ini yang harus di tanaman kepada diri kita semua,” jelasnya.
Sebelum memberikan tausyiahnya, Ibnu Sina dan jajaran ASN Kota Banjarmasin terlebih dahulu melaksanakan solat subuh berjamaah. Kegiatan solat subuh berjamaah itu merupakan salah satu program Pemko Banjarmasin, dengan tujuan membangun mental spritual para ASN Kota Banjarmasin agar lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat umum.(humpro-bjm)

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Banjarmasin, untuk ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin.

Kegiatan dengan tema Babarasih Kota Banjarmasin 2017 itu, akan diikuti dan dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin serta sekira 25 ribu relawan, dilaksanakan pada hari Sabtu (18/02). “Kegiatan ini  bertujuan untuk menjadikan Kota Banjarmasin sebagai kota yang barasih wan nyaman,” ujar Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, menyampaikan arahan dari Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Rabu (15/02).

Lalu jam berapa kegiatan tersebut dimulai. Masih menurut Husni Thamrin, kegiatan tersebut serentak dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 wita. “Lokasinya di lingkungan tempat tinggal masing-masing warga. Nanti Menteri, Walikota, Wakil Walikota, Gubernur serta Forkopimda akan berkeliling menemui masyarakat dibeberapa tempat yang telah ditentukan, lalu bersama-sama membersihkan lingkungan mereka,” jelasnya.

Selain melaksanakan bersih-bersih, terang mantan Camat Banjarmasin Barat ini lagi, saat kegiatan tersebut berlangsung juga akan dilakukan penanaman pohon, pembagian bibit tanaman dan penebaran bibit ikan. “Kegiatan ini serentak dilaksanakan diseluruh kelurahan di lima kecamatan yang ada di kota Banjarmasin, dan kegiatan ini juga akan didukung seluruh ASN Kota Banjarmasin serta ibu-ibu PKK Kota Banjarmasin,” tandasnya.
Untuk diketahui, kegiatan Babarasih Kota Banjarmasin 2017 ini, juga didukung seluruh elemen masyarakat Kota Banjarmasin, diantaranya,  MUI, TNI, Polri, Forum Komunitas Hijau, Malingan, Earth Hour, Mapala Sahabat Bekantan Indonesia, Orari, GAA, FPI, Pelajar dan Mahasiswa, Dunia Usaha, RAPI, Bank Sampah, Pramuka, Kompas Borneo, Balakar.(humpro-bjm)





Pemerintah Kota Banjarmasin menerima Kunjungan Kerja Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Ruang Berintegrasi Pemko Banjarmasin, Senin 13 Pebruari 2017.
       Kunker Komite IV DPD RI ke Pemerintah Kota Banjarmasin terkait dengan APBD (pajak dan pungutan lain), Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, Lembaga Keuangan dan Perbankan, Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Statistik, BUMN, Investasi dan Penanaman Modal, serta RUU  tentang Pajak Penghasilan sebagai RUU Inisiatif DPD RI, dengan rombongan berjumlah 12 orang.
       Berdasarkan amanat UUD 45 dan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2014 tentang MD3 disebutkan bahwa DPD RI dapat mengajukan RUU yang berkaitan dengan Otonomi Daerah Hubungan Pusat dan Daerah, Pembentukan dan Pemekaran serta Penggabungan Daerah Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Otonomi lainnya serta yang berkaitan dengan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah kepada DPR RI.
      Komite IV DPD RI sebagai salah satu alat kelengkapan DPD RI yang membidangi APBN Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dan Daerah (Statistik, BUMN serta Investasi dan Penanaman Modal melaksanakan kunker antara Tanggal 12-14 Pebruari 2016 ke Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya Kota Banjarmasin.
      Kegiatan ini dalam rangka inventarisasi materi usul inisiatif rancangan tentang Pajak Penghasilan. Dan dimaksudkan untuk berdialog secara langsung mengenai RUU Pajak Penghasilan dengan para pemangku kepentingan diantaranya dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.
       RUU Pajak Penghasilan merupakan salah satu RUU Prolegnas 2015-2019 yang dipandang menjadi prioritas untuk dibahas oleh DPR, DPD dan Pemerintah untuk menyempurnakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983.
      Hadir pada acara ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Ketua Tim Kunker Drs. M. Sofwat Hadi, SH dan Anggota Komite IV DPD RI, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan Asbullah dan Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten Adminstrasi Setdako Banjarmasin Drh. Rusmin Ardhalewa, MS, Kepala Badan Keuangan Daerah Subhan Nor Yaumil, SE, M.Si, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Drh. Priyo Eko Wusono, MS, Kepala KPP Pratama Banjarmasin Junaidi, Kepala BPS Kota Banjarmasin A. Rivai, Perwakilan PDAM Bandarmasih Endang Wahyono, Direktur PD PAL Kota Banjarmasin Rahmatullah, GM Bank Kalsel Yuli Harmini, Perwakilan Pelindo III Banjarmasin Wayan Eka, dan SOPD terkait Pemko Banjarmasin.
     Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komite IV DPD RI yang berkunjung ke Kota Banjarmasin. Hasil yang diperoleh menjadi bahan untuk para senator dalam membahas RUU Penghasilan terkait pajak daerah.
     Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menambahkan terkait revisi Undang-Undang Pajak Penghasilan ada penguatan pada 3 (tiga) obyek yaitu darat, laut dan udara. Masyarakat dan pengusaha sebagai subyek bisa melaporkan aset-aset yang dikenakan pajak.
       “Beberapa aspirasi yang disampaikan bisa diperjuangkan dalam RUU Pajak Penghasilan. Semoga kunjungan ini bisa berlanjut dengan tema berbeda”, ujar Ibnu Sin       
        Pada kesempatan ini Anggota Komite IV DPD RI melakukan dialog atau tanya jawab kepada para stakeholder Kota Banjarmasin.            
        Kegiatan diakhiri dengan bertukar cendera mata antara Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dengan Drs. M. Sofwat Hadi, SH dan Wakil Ketua Komite IV DPD RI Drs. H. A. Budiono, M.Ed. Dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dengan Anggota Komite IV DPD RI Bambang Sadono. (Humpro-Bjm)

          

Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin menyelenggarakan Rapat Lintas Sektor Pemerintah Kota Banjarmasin Sekaligus Penandatanganan MoU Antara Koordinator Penyuluh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perikanan Kota Banjarmasin dengan TP PKK Kecamatan di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Kamis 9 Pebruari 2017.

Hadir pada acara pembukaan Rapat Lintas Sektor ini Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si, Med, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. Hamli Kursani, M.Si, Wakil Ketua I dan II TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Siti Fatimah dan Aneta Olpah, S.Ag, Kepala SOPD Kota Banjarmasin, Para Camat, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan.

     Bahwa TP PKK Kota Banjarmasin adalah mitra Pemerintah Kota Banjarmasin bersama-sama masyarakat mengajak untuk turut aktif dalam mendukung program pembangunan Kota Banjarmasin.

Banjarmasin adalah salah satu kota besar di Indonesia. Seperti halnya kota besar lainnya juga memiliki permasalahan sosial kemasyarakatan, diantaranya kejahatan narkoba, kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tingkat pernikahan dini.

  Kader-kader Posyandu Kelurahan merupakan ujung tombak” bersama-sama Dasa Wisma yang akan mendorong perbaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Program- - program unggulan TP PKK Kota Banjarmasin sangat berkaitan dengan permasalahan yang ada di masyarakat. Diantaranya menindak lanjuti MoU (Memorandum of Understanding) berkaitan dengan ketahanan pangan mengenai penanaman cabe yang sudah diresmikan gerakannya dari Tingkat Provinsi sampai Kota/Kabupaten. Dan program unggulan lainnya tergambar dalam Hatinya PKK(Halaman Asri Teratur dan  Indah) yang menunjukkan upaya untuk memanfaatkan pekarangan.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. Hamli Kursani, M.Si atas nama Walikota Banjarmasin menyampaikan bahwa PKK memiliki sumber daya namun dananya terbatas, sehingga keterpaduan lintas SOPD atau lintas sektor sangat penting. SOPD melaksanakan programnya dibantu oleh TP PKK sehingga menjadi ringan.

Semoga TP PKK bisa melaksanakan programnya dengan sebaik-baiknya dengan didukung oleh SOPD yang ada. Titik beratnya memadukan program yang telah ada dengan program TP PKK Kota, Kecamatan dan Kelurahan, ujar Hamli Kursani.

      Pada kesempatan ini dilakukan Penandatangan antara Koordinator Penyuluh Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perikanan Kota Banjarmasin dengan TP PKK Kecamatan se Kota Banjarmasin dan Penyerahan Bibit Tanaman dari Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si, Med dengan Ketua TP PKK Kecamatan se Kota Banjarmasin.

     Rapat Lintas Sektor Pemerintah Kota Banjarmasin dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. Hamli Kursani, M.Si. Terkait Rapat Lintas Sektor, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si, Med menyampaikan Kebijakan TP PKK Kota Banjarmasin Tahun 2017 yang tercermin dalam 10 program pokok PKK Kota Banjarmasin.(Humpro-Bjm)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.