Juni 2017







Memasuki bulan Ramadan ke 25, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani menggelar acara buka puasa bersama (Bukber). Acara yang dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan istri Hj Siti Wasilah dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dan istri Hj Siti Fatimah itu, dilaksanakan di rumah jabatan Sekda Kota Banjarmasin, Selasa (20/06).
Selain berbuka puasa, rangkaian lain acara yang dihadiri seluruh kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin itu, tausyiah oleh Guru Ahmad Zuhdiannoor dan rapat persiapan menyambut beberapa agenda kegiatan besar, yang akan dilaksanakan Pemko Banjarmasin diantaranya, peringatan detik detik proklamasi dan hari jadi Kota Banjarmasin.
Nah, untuk kegiatan hari jadi Kota Banjarmasin, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menginginkan kegiatan tersebut bukan hanya sekedar acara yang menggelar hiruk pikuk tanpa ada makna bagi masyarakat kota seribu sungai. 
Hendaknya, kegiatan tersebut bisa menjadi sebuah momen untuk lebih memperkenalkan kota bervisi misi Baiman ini kepada daerah lain. Tak hanya itu, Ibnu Sina juga ingin, saat kegiatan tersebut diberlangsung, seluruh komponen masyarakat dan komunitas masyarakat yang ada di Kota Banjarmasin bisa terlibat di dalamnya. “Sehingga masyarakat dan pemerintah benar-benar bisa menajdi satu. Tidak ada hijab, tidak ada sekat. Jadi kegiatan ini betul-betul melibatkan warga,” ucapnya.
Lebih penting lagi, orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini ingin momentum hari jadi bisa diandalkan untuk menjual beragam destinasi wisata dan produk lokal yang dimiliki Kota Banjarmasin. “Momentum hari jadi kesempatan untuk menjual beragam produk pariwisata dan kerajinan lokal. Jadi dalam kegiatan tersebut kita harus bekerja sama dengan semua pihak,” cetusnya.
Untuk itu, lanjutnya, selain harus benar-benar bisa mengemas kegiatan tersebut semenarik mungkin dan dengan cakupan seluas mungkin, keterlibatan event organiser harus ada. “Intinya, dasar kita melaksanakan semua kegiatan tersebut harus mengacu pada kebersihan, wisata susur sungai dan wira usaha baru," tandasnya.
Hal senada juga dikatakan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. Katanya, momentum hari jadi nanti harus benar-benar bisa mendatangkan manfaat bagi seluruh warga Kota Banjarmasin. “Momentum hari jadi nanti, semua yang terlibat merupakan tim yang harus saling mendukung antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya,” ujarnya.
Mengingat waktu pelaksanaan hari jadi Kota Banjarmasin tinggal 3 bulan lagi, maka semua persiapan harus dimatangkan. Karenanya, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani menginstruksikan seluruh SKPD lingkup Pemko Banjarmasin, saat libur lebaran nanti untuk tidak mematikan telepon genggamnya. “Hari libur HP jangan ditutup, seluruh SKPD harus ada sinergisitas,” ucapnya.
Kegiatan rapat yang dimulai setelah solat tarawih berjamaah di rumah jabatan Sekda Kota Banjarmasin itu, berakhir sekira pukul 24.00, dengan catatan akan ada lagi rapat susulan untuk mematangkan rencana kegiatan tersebut.




Keberadaan Pasar Wadai Ramadan atau Ramadan Cake Fair yang difasilitasi Pemko Banjarmasin diharapkan dapat membawa berkah bagi seluruh lapisan masyarakat terutama pedagang dan warga kota seribu sungai.
Harapan tersebut, diungkapkan langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, dihadapan para komunitas Pasar Wadai, dalam acara berbuka puasa di panggung siring Pemko Banjarmasin, di depan Halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (19/06).
Menurutnya, keberadaan Pasar Wadai tidak hanya menyediakan sarana untuk berbuka puasa saja, tetapi juga untuk menggeliatkan perekonomian Kota Banjarmasin dari sektor kuliner.
Mudah-mudahan, katanya lagi, kegiatan tradisi pasar wadai Ramadan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. “Hanya di Pasar Wadai kita bisa menikmati 41 macam kue khas banjar,” ucapnya.
Ibnu Sina yang saa itu didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin juga berkesempatan menyerahkan bingkisan kepada petugas kebersihan, DLH, Satpol PP, Dishub dan Kepolisian.
Sementara itu, Ustad Kasif Heer yang secara khusus datang untuk memberikan kultum bagi seluruh pengunjung  Pasar Wadai Ramadan mengajak, semua yang hadir untuk selalu ingat dan berdoa kepada Allah SWT. “Ada 3 jenis doa yang didengar oleh Allah SWT. Salah satunya adalah doa orang berpuasa sambil menunggu waktu berbuka puasa,” ujarnya.







Pemuda hari ini adalah pemimpin esok hari, pemimpin masa depan. Pemuda adalah usia dimana seluruh vitalitas tertingginya ada. Walaupun di beberapa bagian dunia sedang mengalami ketegangan, tetapi di Indonesia dan di Kota Banjarmasin khususnya, tetap aman dan damai.
Begitulah gelora pesan yang diucapkan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat memberikan materi dalam kegiatan Sarasehan Peningkatan Moral dan Etika bagi Pemuda antar Umat Beragama se Kota Banjarmasin, Kamis (15/06).
Tak hanya itu, dalam kegiatan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin itu, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini juga menghimbau, pemuda untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga KotaBanjarmasin tetap aman dan damai. “Saat ini Indonesia sedang menghadapi bonus demografi, karenanya apabila salah menghadapi bonus demografi,  akan menjadi beban bagi negara. Bonus demografi di satu sisi bisa menjadi peluang bagi sebuah negara, tetapi bisa juga menjadi tantangan tersendiri, kalau kita salah dalam mengelolanya,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, di tahun 2020 hingga tahun 2030 atau selama 10 sampai 15 tahun, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Itu artinya, terangnya, usia produktif lebih tinggi daripada usia non produktif.
Usia produktif itu, jelasnya lagi, adalah usia 15 tahun sampai 60 tahun. Di tahun 2020 nanti, jumlah usia produktif di Indonesia diperkirakan mencapai 70 persen. “Artinya kemampuan bangsa untuk maju berada pada puncaknya. Banjarmasin juga akan mendapatkan bonus demografi, karena jumlah pemilih pemulanya sekira 60 sampai 65 persen. Tapi dengan catatan, apabila pemuda dengan usia produktif tersebut tidak produktif, , maka akan menjadi beban bagi negara dan pemerintah,” jelasnya.
Maka dari itu, ajaknya, para pemuda harus bisa menyiapkan diri dari sekarang dan mampu menghasilkan pekerjaan, kesempatan, kreativitas, dan inovasi. “Kota Banjarmasin sudah saatnya siap menjadi Smart City. Kota Banjarmasin harus siap menjadikan kota yang nyaman melayani warganya.  Banjarmasin juga sudah mempunyai program wirausaha baru, yang mana sekira 2.500 wirasusaha baru dalam lima tahun ke depan sudah terbentuk, dan terget utama wirausaha baru itu adalah para pemuda ,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Ahmad Noor Jaya menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan agar pemuda lintas agama ini bisa saling mengerti satu sama lain, bisa bersinergi, bisa meningkatkan kemampuannya dalam berpartisipasi membangun di Kota Banjarmasin. “Generasi muda adalah generasi penerus bangsa yang harus disiapkan, diarahkan sedini mungkin, dan difasilitasi dalam rangka mengeksplor kemampuan dari generasi muda itu sendiri, sehingga arah ke depannya menjadi lebih baik,” katanya.
Untuk menindaklanjuti Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, yakni Banjarmasin Baiman Banjarmasin Barasih wan Nyaman, ia meminta para pemuda untuk ikut terlibat langsung dalam pembangunan Kota Banjarmasin. “Karena pemuda harus mulai diberi tanggungjawab dalam membangun bangsa ini, khususnya Kota Banjarmasin,” cetusnya.
Sebelum mengakhiri kegiatan tersebut, Ibnu Sina berkesempatan memberikan sumbangan dan hadiah kepada para anak yatim.







Memasuki hari ke 17 Ramadan tahun 1438 H, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menggelar Safari Ramadan dan buka puasa bersama dengan Pengurus Kwartir Cabang dan Anggota Pramuka se Kota Banjarmasin.
Kegiatan yang dihadiri sekira 700 orang anggota Pramuka itu, dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Senin (12/06)
Menurut Ibnu Sina, Safari Ramadan ini bertujuan untuk lebih mendekatkan tali silaturahmi antara pimpinan daerah dengan para anggota pramuka Kota Banjarmasin. Sehingga, lanjutnya,  terjalin kerja yang baik dan bisa bersama-sama membangun Kota Banjarmasin menjadi kota Baiman.
Hal senada juga dikatakan Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kota Banjarmasin, Sumarno. Dikatakannya, dengan adanya kegiatan buka puasa bersama ini, para anggota pramuka se Kota Banjarmasin dapat mengetahui dan lebih mengenal para pempinan daerahnya.
Sumarno berpesan, para anggota yang tergabung dalam Kwartir Cabang Pramuka se Kota Bajarmasin, di bulan Ramadan ini melaksanakan kegiatan sesuai dengan agenda yang telah disepakati bersama.
Diharapkan, katanya lagi, para anggota Pramuka Kwarti Cabang Kota Banjarmasin bisa mengambil hikmah dalam semua kegiatan yang dilaksanakan di bulan suci ini. “Seperti kita ketahui bulan Ramadan semua kegiatan itu harus terkendali, sehingga bisa kita semua bisa mengendalikan diri dan bisa lebih beruntung,” ujarnya.
Dalam kegiatanyang dihadiri para kepala SOPD lingkup Pemko Bajarmasin itu, Sumarno juga mengingatkan, agar para anggota pramuka dapat menghindarkan diri dari segala bentuk pergaulan bebas dan penggunaan obat-obatan terlarang. “Seperti yang dikatakan penceramah Prof DR Mujiburahman tadi, bahwa saat ini Kalsel sangat riskan dengan masalah Narkoba. Untuk itu, saya juga menghimbau, agar para anggota pramuka bisa menjaga diri dengan tidak bermain-main dengan narkoba,” cetusnya.






Situasi halaman Balai Kota Banjarmasin hari Senin (12/06) sedikit agak berbeda dari biasanya.
Sejumlah masyarakat umum terlihat berbaris di depan sebuah mobil yang terpakir rapi di kantor tersebut. Ternyata saat itu, Bank Indonesia bersama 14 bank lainnya, sedang membuka kas keliling khusus menerima penukaran mata uang.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kegiatan penukaran uang oleh masyarakat ini merupakan sebuah tradisi bila menjelang lebaran idul fitri. “Ada satu kebiasaan masyarakat bila berlebaran tidak hanya menggunakan pakaian baru, tetapi juga memiliki uang baru untuk disedekahkan. Kas Keliling ini untuk membantu masyarakat menukarkan uangmereka,” ucapnya saat menyampaikan sambutannya.
Untuk tahun 2017 ini, metode yang digunakan perbankan dalam melayani masyarakat adalah dengan cara sistem  paket. Jadi setiap masyarakat yang hendak menukarkan uangnya, mereka hanya diperbolehkan maksimal sebesar Rp3,7 juta. “Mudah-mudahan dengan sistem ini dapat memudahkan masyarakat.,”  katanya.
Ibnu Sina menegaskan, penukaran uang yang marak dipinggir jalan itu tidak boleh dilakukan, apalagi di kawasan jalur hijau. “Saya menghimbau kepada masyarat bila hendak menukarkan uang, cari tempat yang resmi  saja,” imbaunya.
Deputi kepala Perwakilan Bank Indonesia, M Irwan, kegiatan kas keliling ini setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Tahun 2016 lalu, jelasnya, bank yang bergabung berjumlah 10 unit, kemudian meningkat menjadi 14 bank.
Dari informasi terhimpun, Di Pasar wadai, kas keliling dibuka mulai tnggal 12,14, 16, dan 22 Juni sekira pukul 13.00-16.00. Sedangkan di Pasar Sudimampir, kas keliling buka pada tanggal 15 Juni sekira pukul 09.00 sampai 12.00.
Sedangkan kawasan Masjid Sabilal Muhtadin, kas keliling buka pada tanggal 13 dan 21 Juni, 09.00 -12.00.




Sahur On The River (SOTR), kegiatan religi yang adanya hanya di Kota Banjarmasin, Kalsel, sukses dilaksanakan Pemko Banjarmasin. Ribuan massa dari berbagai kalangan seolah tak ingin melewatkan moment akbar tahunan itu. Mereka berkumpul di Siring Bekatan Banjarmasin, selain untuk santap sahur bersama juga untuk bermunajat bersama Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, agar Kota Banjarmasin tetap aman dan seluruh masyarakatnya mendapatkan berkah dari Allah SWT.
Kegiatan untuk ketiga kalinya di bulan Ramadan 1438 H itu, juga dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan dari Walikota Bnajarmasin kepada perusahaan, komunitas dan jajaran Ditpolair Polda Kalsel yang telah berpartisipasi dalam kegiatan SOTR, serta pembagian live jacket kepada mitra perairan, rompi kepada mitra Kamtibmas dan Sembako, oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, Dirpolair Polda Kalsel, dan Pimpinan PT  Mitra Bahtera Segara Sejati (MBSS) yang menjadi salah satu mitra dalam kegiatan tersebut. “Malam ini mari kita sampaikan kepada dunia. Kota Banjarmasin yang merupakan salah satu kota yang ada di peta dunia, telah menyelenggarakan Sahur On The River dengan jumlah massa terbanyak sepanjang sejarah,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya, Minggu (11/06).
Tak lupa Ibnu Sina juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh komponen masyarakat terutama komunitas yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada yang sudah hadir  secara langsung maupun tidak langsung dalam acara ini, secara khusus terima kasih juga saya sampaikan kepada anggota komunitas seperti Melingai, Sepeda Antik dan para mahasiswa yang telah mendukung kegiatan ini,” ucapnya.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana dalam sambutannya mengharapkan Kota Banjarmasin bisa menjadi salah satu kota teraman tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. “Saya berharap di Kota Banjarmasin dan wilayah perairannya keamanan dan tertibannya tetap terjaga dan terpelihara. Biarkan di daerah lain situasinya tidak kondusif, asal di wilayah kita aman,” ujarnya.
Ajakan lain yang juga dilontarkan orang nomor satu di kantor berjuluk kandang macan itu agar seluruh komponen masyarakat Kota Banjarmasin bersama-sama memerangi dan menanggulangi permasalahan Narkoba yang kini wabahnya mulai memasuki fase mengkuatirkan. “Kita perlu bersinergi dalam penanganan masalah narkoba, Kota Banjarmasin dikatakan kini sudah darurat zenit, mari benar-benar kita tangani bersama permasalahan ini. Dukungan dari keluarga dan tuan sangat diperlukan untuk mengatasi permasalah Narkoba ini,” harapnya.
Pimpinan PT MBSS mengatakan, kegiatan SOTR yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin bekerja sama dengan jajaran kepolisian Polda Kalsel itu merupakan kegiatan yang sangat membanggakan dan tidak pernah ada di kota lain di dunia. “Ini merupakan kegiatan yang sangat membanggakan sekaligus unik. Sungai tidak hanya dijadikan sebagai sarana transportasi, tapi sungai merupakan budaya yang tak bisa lepas dari keseharian masyarakat Kalsel khususnya Kota Banjarmasin. Di belahan dunia dan di Indonesia banyak sungai, tapi hanya di Kota Banjarmasin ada sahur on the river,” katanya.
Kegiatan yang dihadiri Sekcam Banjarmasin Tengah, Lurah Sungai Baru Hidayatul Fikri dan Hj Siti Wasilah serta jajaran PKK Kota Banjarmasin itu juga diisi dengan siraman rohani dari ustadz Husin Nafarin LC, dan penandatangan kesepatakan bersama untuk selalu menjaga sungai dan mensukseskan SOTR. Setelah selesai bersantap sahur bersama, Ibnu Sina melanjutkan kegiatannya dengan solat subuh berjamaah di lokasi tersebut.





Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah menyatakan, salah satu target kinerja jajaran TP PKK Kota Banjarmasin adalah tercapainya keluarga berdaya.
Untuk itu, istri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina ini mengajak seluruh komponen masyarakat, untuk selalu menjaga keutuhan keluarga. “Bila keluarga kita bagus, maka akan lahir anak-anak yang yang baik. Untuk itu, saya mengimbau para orangtua untuk selalu mengingatkan anak-anaknya agar jangan mengkonsumsi narkoba, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan sungai,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Penyerahan Paket Sembako untuk Keluarga Miskin Kota Banjarmasin, di Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (08/06)
Menyinggung tentang kegiatan pembagian Sembako, Hj Siti Wasilah kembali menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama jajaran TP PKK Kota Banjarmasin dengan Dinas Sosial Kota Banjarmasin.
Penyaluran paket Sembako ini, terangnya lagi, merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu. “Bantuan yang kami salurkan ini memang tidak banyak, tapi saya harapkan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat menghadapi bulan Ramadan dan lebaran nanti,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Jaminan Sosial dan Perlindungan Masyarakat, Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Aep Runya juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pembagian Sembako ini merupakan hasil kerjasama dan dukungan seluruh OPD lingkup Kota Banjarmasin dan TP PKK Kota Banjarmasin.
Untuk kegiatan TP PKK Kota 0Banjarmasin, bebernya, Dinsos Kota Banjarmasin sudah berkomitmen untuk selalu mendukungnya. “Kegiatan PKK itu sangat menyentuh dengan masyarakat. Seperti hari ini, kami mendukungnya dengan menyalurkan bantuan untuk PKH dan peningkatan gizi usia lanjut,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini, terangnya lagi, jumlahnya sekira 1000 unit. Mudah-mudahan, harapnya, ke depannya, jumlah bantuan untuk PKH dan pnerima gizi usia lanjut dapat terus meningkat.
Kegiatan tersebut, dihadiri langsung Wakil Ketua II TP PKK Kota Banjarmasin Hj Aneta Olpah, Camat Banjarmasin Tengah, Sekretaris Camat Banjarmasin Tengah, dan seluruh Kader PKK Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Dihari yang sama, TP PKK Kota Banjarmasin melakukan kunjungan ke PAUD Terpadu Cipta Karya, Kelurahan Tanjung Pagar Kecamatan Banjarmasin Selatan. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan penilaian Apresiasi Bunda PAUD Kecamatan, Tingkat Kota Banjarmasin, tahun 2017.
Dalam arahannya dihadapan para Bunda PAUD se Kecamatan Banjarmasin Selatan, Hj Siti Wasilah mengharapkan, kegiatan ini tersebut dapat mempererat tali  silaturahim, dan bisa menjadi bahan evaluasi dalam rangka pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini di Kota Banjarmasin. “Kegiatan ini sangat saya apresiasi dan sekaligus menjadi kesempatan evaluasi bersama. Harapannya, dari kegiatan ini ada umpan balik untuk perbaikan Pendidikan Anak Usia Dini, dan bisa saling berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” harapnya.





Bunda PAUD Kota Banjarmasin melakukan penilaian dan memberikan apresiasi kepada BundaPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TK PKK Harapan Ibu, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (07/06).
Menurut Bunda PAUD Kota Banjarmasin dr Siti Wasilah MSi, Medapresiasi itu diberikan mengingat kader PAUD di Kelurahan Sungai Lulut telah mendukung upaya peningkatan pengayoman, pembinaan PAUD. “Kedepannya diharapkan Bunda PAUD dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin bisa lebih bersinergi  lagi, sehingga  pendidikan anak usia dini di Banjarmasin lebih baik lagi,” ujarnya saat menyampaikan sambutannya.
Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Banjarmasin ini kembali mengatakan, silaturahmi tersebut juga dimaksudkan untuk melihat kader-kader PAUD di Kecamatan-Kecamatan terutama PAUD binaan TP PKK Kota Banjarmasin dalam rangka mendapatkan data akurat. “Dari data yang ada kita bisa menentukan arah kebijakan, memaksimalkan urun pemikiran, urun kerja dalam hal ini dengan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk meningkatkan pendidikan anak usia dini khususnya binaan PKK,” ucapnya.
Ditempat berbeda, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina,  dan Camat Banjarmasin Timur menghadiri acara bakti sosial di Kantor Kecamatan Banjarmasin Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Sina membagikan Sembako kepada para lanjut usia (Lansia) di lingkungan tersebut. “Terima kasih kepada tim penggerak TP PKK yang terus melakukan acara Safari Ramadan di kelurahan maupun di kecamatan. Mudah – mudahan kita selalu diberikan kelancaran dan kemudahan dalam melaksanakan ibadah puasa ini,” katanya.





Mutasi jabatan lingkup Pemko Banjarmasin kembali dilakukan. Sekira 171 ASN yang terdiri dari pejabat eselon III dan IV, dilantik untuk menduduki posisi baru di sejumlah SOPD.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin Itu, dilakukan langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. “Kepada saudara-saudara yang dilantik hari ini, saya berharap dapat menciptakan tim keja yang solid dalam mendukung, mengamankan dan melaksanakan semua kebijakan yang menjadi ketetapan Walikota dan Wakil Walikota di tahun kedua masa jabatan kami berdua,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya, Rabu (07/06).
Selain itu, Ibnu Sina juga npara pejabat yang baru dilantik untuk benar-benar bekerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan iklas. “Buktikan bahwa kepercayaan yang diberikan telah memenuhi kriteria prestasi, loyalitas, dedikasi dan memiliki akhlak yang baik,” katanya.
Memiliki tim yang solid dan kerja keras itu, terangnya, tak akan menghasilakan apa-apa bila tidak ditunjang dengan kemampuan komunikasi yang baik.
Karena itu, dihadapan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, dan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani, Ibnu meminta, para pejabat yang barusaja dilantik agar mampu melakukan komunikasi dan koordinasi, baik secara formal maupun non formal dengan semua pihak. “Bangun hubungan kerja yang harmonis dan serasi dengan semua pihak, karena kesuksesan dan keberhasilan tidak mungkin diakui oleh hanya satu orang saja,” harapnya.
Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemko Banjarmasin itu terdiri dari eselon III.a berjumlah 7 orang. Pejabat  eselon III.b berjumlah 21 orang, sedangkan pejabat eselon IV.a berjumlah 112 orang, dan pejabat eselon IV.b 31. “Pelantikan ini merupakan hasil seleksi Baperjakat,” tandasnya.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.