Januari 2018

Pemko Banjarmasin dan PD PAL Kota Banjarmasin hingga kini masih berupaya meningkatkan pelayanan kepada warga Kota Banjarmasin. Hal ini dilakukan perusahaan milik daerah itu agar kualitas air baku bagi masyarakat di kota seribu sungai baik.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, letak geografis Kota Banjarmasin berada di bawah permukaan laut, karena itu saat ini sangat perlu penanganan limbah, khususnya limbah cair. “Terkait dengan air limbah ini, masih belum menjadi kesadaran bersama. Sementara, rumah tangga selalu mengeluarkan limbah domestik dan itu larinya ke sungai-sungai dan ke darainase. Saya tegaskan sekali lagi bahwa Banjarmasin itu berada di bawah permukaan laut dan sangat perlu sebuah penanganan dasar terkait penanganan limbah cair,” ujarnya, saat memberikan sambutannya dalam kegiatan Sarasehan Peningkatan Kapasitas Sosial Marketing PD PAL Untuk Mencapai Akses Universal 100-0-100, di Swissbel Hotel, Banjarmasin, Selasa (30/01).
Masih menurut H Ibnu Sina, selain tentang pengelolaan limbah cair, hal lain yang kini masih diupayakan pemerintah kota bersama PD PAL Kota Banjarmasin pencapaian target kualitas air minum 100 persen baik, kawasan kumuh nol persen dan air limbah 100 persen tidak menimbulkan pencemaran atau lebih mudahnya disebut dengan akses universal 100-0-100.
Sementara itu, Direktur PD PAL Kota Banjarmasin H Rahmatullah menyatakan, agar capaian target 100-0-100 tercapai, maka pihak PD PAL akan terus melakukan pembenahan dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Banjarmasin.
Rangkaian lain kegiatan yang dihadiri Ketua Umum Penggerak PKK Pusat Dr Erni Guntarti Cahyo Kumolo, dan Ketua TP PKK Hj Siti Wasilah itu adalah, Penyerahan secara simbolis Bantuan Peralatan K3 dari DFAT kepada Walikota Banjarmasin dan penyerahan cenderamata.(humpro-bjm)









BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menyatakan apresiasinya atas diterimannya penghargaan role model untuk pelayanan publik dari Kemenpan RB oleh Dinas Penanaman Modal  dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)  Kota Banjarmasin.
Apresiasi yang diberikan dua pemimpin Bumi Kayuh Baimbai itu tidak berlebihan. Pasalnya, dari 72 kabupaten dan kota, kota berjuluk seribu sungai ini menduduki urutan nomor 3.
Menurut Sekretaris DPMPTSP  Kota Banjarmasin Monty Rizal, rangking yang diraih Kota Banjarmasin itu lebih bagus dibanding tahun 2016,  dimana di tahun tersebut Banjarmasin  hanya menduduki rangking 9 dengan katagori  UPP  Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)  sangat baik.
Lebih jelas dikatakannya, diraihnya penghargaan terkait pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik itu menunjukkan,  Pemko Banjarmasin terus menjalankan pemerintahan yang baik dan bersih disertai memberikan pelayanan publik terbaik kepada seluruh masyarakat.
Untuk diketahui, Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani mewakili Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), di Jakarta, Rabu (25/01).
Ada enam faktor yang menjadi indikator penilaian evaluasi peningkatan kinerja pelayanan publik, pertama aspek kebijakan (30 persen), kedua profesionalisme SDM (18 persen), ketiga sistem informasi pelayanan publik (15 persen),  keempat konsultasi dan pengelolaan pengaduan (15 persen), kelima sarana prasarana (15 persen) dan keenam inovasi pelayanan publik (7 persen).(humpro_bjm)






BANJARMASIN – Usaha untuk melakukan penataan aset milik pemerintah daerah terus dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin. 
Bila beberapa waktu lalu, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah melakukan pematokan tanah milik Pemda yang berada di samping pusat perbelanjaan Duta Mall, Banjarmasin, kini mantan anggota DPRD Kalsel ini melakukan peninjauan kesebuah bangunan bekas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebun Bunga 8, di Jalan Rambai Padi, Kelurahan Kebun Bunga, KecamatanBanjarmasin Timur.
Peninjauan bersama Camat Banjarmasin Timur, Lurah Kebuh Bunga, dan jajaran Aset Setdako Banjarmasin itu bukan tanpa alasan, sejak sekolah tersebut berpindah lokasi, bangunannya pun jadi kurang terpelihara dengan baik. Akibatnya, beberapa ruas tanah yang berada di samping sekolah, digunakan masyarakat.
Karena itu, Hermansyah menginstruksikan jajaran Aset daerah untuk sesegera mungkin melakukan pendataan ulang, sehingga semua aset milik daerah dapat terdata dengan baik. (humpro-bjm)













BANJARMASIN - Siswa SMP Negeri 6 Banjarmasin sangat gembira ketika melihat kedatangan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Bahkan, salah seorang siswa sekolah tersebut tak dapat menyembunyikan rasa senangnya, ketika berhasil bersalaman dengan orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai itu. “Hooreee..., aku sudah dua kali bersalaman dengan pak Walikota,” ujar pelajar pria itu sambil berlari kegirangan menuju kelasnya.
Hari Senin (29/01), Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengunjungi SMP Negeri 6 Banjarmasin.
Kedatanganya di sekolah tersebut untuk bersilaturahim dan memimpin upacara bendera. “Saya selaku Walikota Banjarmasin menyampaikan penghargaan dan ampresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru dan juga siswa-siswi SMP Negeri 6 Banjarmasin, yang telah berjanji mendukung pemerintah, mendukung Presiden, mendukung Gubernur, dan mendukung Walikota dalam mewujudkan visi misinya,” ujar H Ibnu Sina saat menyampaikan arahannya.
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai pemimpin kota, ia berharap tidak ada pelajar di SMP Negeri 6 yang mengkonsumsi Narkoba. “Saya ingin seluruh siswa dan siswi SMP N 6 Banjarmasin dan juga seluruh tenaga pendidikan Kota Banjarmasin, bersama-sama mewujudkan Kota Banjarmasin sebagai kota yang bebas dari Narkoba, dan penyalahgunaan obat psikotropika lainnya,” imbuhnya.
Dan sebagai bentuk apresiasi langsung kepada para siswa di sekolah tersebut yang rajin menjaga kebersihan lingkungan, dalam kegiatan yang dihadiri Kadisdik Kota Banjarmasin H Totok Agus D, H Ibnu Sina melantik seluruh siswa di sekolah tersebut menjadi Duta Kebersihan. “Saya Walikota Banjarmasin dengan ini melantik seluruh siswa siswi SMP N 6 Banjarmasin sebagai duta kebersihan Kota Banjarmasin. Jaga kebersihan, buang sampah pada tempatnya itu aja tugasnya,” ucapnya.
Selain melantik para siswa di sekolah tersebut, H Ibnu Sina juga memberikan hadiah boneka Bakatan maskot Kota Banjarmasin, kepada para siswa yang berhasil menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkannya.
Usai kegiatan di SMP Negeri 6 Banjarmasin, H Ibnu Sina melanjutkan kunjungan ke SDN Melayu 11. Kedatangannya yang sangat mendadak itu, tentu saja membuat terkejut para dewan guru. Namun begitu, para pengajar di SD tersebut mengaku sangat senang sekolah mereka dikunjungi H Ibnu Sina. “Terima kasih pak atas kedatangannya,” ucap para guru.(humpro-bjm)










BANJARMASIN – Pemprov Kalsel melalui Pemko Banjarmasin, bekerjasama dengan Bulog Divre Kalsel menyalurkan beras untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Untuk tahapan awal ini, penerima beras gratis itu adalah masyarakat di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur.
Penyerahan secara simbolis yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Timur itu, dilakukan oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dan Asisten Bidang Ekonomi Pemprov Kalsel, Herman, Senin (29/01).
Menurut Herman, program subsidi beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah (Raskin atau Rastra) merupakan program bantuan sosial dalam bentuk beras berkualitas medium.
Penerima bantuan tersebut, terangnya, setiap bulannya diberikan sekira 10 kilogram tanpa dikenakan harga atau biaya tebus. “Peran pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya sangat penting dalam peningkatan efektifitas program Raskin, khususnya dalam penyaluran Raskin dari titik distribusi, yang menjadi tanggung jawab pihak bulog, dan sampai kepada titik bagi, yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” ujarnya, saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Kepada perum bulog dan tim koordinasi Rastra kabupaten, kota, Sahbirin Noor meminta agar dapat  memastikan alokasi Rastra tahun 2018 ini.
Dengan begitu, katanya, bantuan tersebut dapat diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tepat pada waktunya, yakni tanggal 20 Januari pada titik bagi, dan tanggal 25 Januari pada titik bagi KPM. “Insya allah, dengan dukungan kita semua, kita dapat memenuhi indikator 6 T yang merupakan kunci keberhasilan program rastra, yakni: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi,” ucapnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Sekda Kota Banjarmasin Hamli Kursani, dan Camat se Kota Banjarmasin itu, orang nomor satu di Bumi Lambung Mangkurat ini juga menyinggung tentang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) e-wallet.
Katanya, untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat, program bantuan sosial Rastra ke depannya akan ditingkatkan menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan bentuk e-wallet.
Penerimanya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terangnya, sedangkan nilainya Rp 110 ribu setiap bulannya. “Melalui e-wallet, tidak bisa ditarik tunai, tetapi dibelanjakan di warung bahan pangan yang ditunjuk dalam hal ini e-warung, dan hanya dapat ditukarkan dengan beras, karbohidrat, telur, serta protein lainnya,” jelasnya.
Sahbirin berharap, melalui kegiatan launching penyaluran beras keluarga sejahtera (Rastra)  bagi masyarakat berpendapatan rendah ini, pelaksanaan di tingkat lapangan akan semakin optimal, sehingga benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat.(humpro-bjm)








BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama warga Kelurahan Telawang, Banjarmasin Barat, hari Jumat (26/01) melaksanakan kegiatan Babarasih Kampung.
Kehadiran orang nomor satu di kota seribu sungai itu, tentu saja menjadi sebuah kebahagian tersendiri untuk menambah semangat  gotong royong bagi warga setempat.
Sambil membersihkan lingkungan, H Ibnu Sina juga menampung aspirasi warga.
Salah satunya, aspirasi dari Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kelurahan yang ingin lebih banyak lagi warga yang berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan.
Menanggapi hal itu, H Ibnu Sina menyarankan, petugas Satgas Kebersihan lebih aktif mendekati warga dan selalu melakukan sosialisasi agenda kegiatan babarasih kampung. “Memulai itu memang berat, tapi Insyaallah nanti banyak saja warga yang ikut,” katanya.
Selain melakukan kegiatan babarasih kampung, mantan anggota DPRD Kalsel ini juga melakukan pemantauan di sekolah-sekolah, di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat.
Diantaranya, di SDN Barunawati. Sekolah yang berlokasi di Jalan dahlia, Gang Budaya, Banjarmasin Barat ini dikunjunginya untuk melihat langsung kegiatan dan infrastrukturnya. “Rencanannya, sekolah tersebut akan kita jadikan sekolah negeri.” ucap Kadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus D, yang juga ikut dalam kegiatan bersepeda bersama sambil babarasih kampung dan melihat infrastruktur sekolah.
Para pelajar di SD Barunawati yang melihat H Ibnu Sina dan rombongan datang, tanpa dikomando langsung mendekatinya. Kemudian mereka langsung meminta tanda tangan.
Permintaan para pelajar itu kemudian dengan sabar dilayani H Ibnu Sina, dengan membubuhkan tanda tangan di kertas yang disodorkan para pelajar kepadanya.
Selanjutnya, ia melanjut kegiatannya mengunjungi bangunan bekas SD Instruksi Presiden (Inpres) di Gang Budaya Ujung yang terlihat sudah tidak digunakan lagi.
Untuk infrastruktur di SD Inpres. Ia meminta SKPD terkait segera melakukan penelitian terhadap berkas surat-surat tanah dan bangunannya. Karena, dilokasi tersebut rencananya akan dibuat fasilitas umum.  
Dan sekolah lain yang sempat dikunjuginya saat itu adalah SDN Mawar 4 dan 6 yang terletak di Jalan Dahlia, Gang Kebun Sayur.(humpro-bjm)









BANJARMASIN – Ajakan untuk melaksanakan terus aksi bersih-bersih lingkungan tak bosan-bosannya digaungkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Seperti hari Sabtu (27/01). Sambil bersepeda, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini mengunjungi Komplek Grawiratama yang beralamat di Jalan Japri Zam-Zam, Banjarmasin Barat.
Kedatangannya bersama rombongan Tim Gowes Kayuh Baimbai serta Dandim 1007 Banjarmasin Letkol (inf) Teguh Wiratama, disambut hangat oleh Tokoh Masyarakat Komplek tersebut H (P) Gusti Rusdi Effendi, Camat Banjarmasin Barat dan seluruh warga.
Di sana, selain memberikan semangat kepada warga yang melaksanakan aksi babarasih lingkungan, pemimpin kota Baiman ini juga melakukan senam bersama dan kampanye anti rokok.
Kepada masyarakat kawasan tersebut, H Ibnu Sina menghendaki agar Komplek Grawiratama bisa mendukung porgam pemerintah kota untuk meciptakan lingkungan barasih wan nyaman termasuk menciptakan kawasan tanpa rokok di lingkungannya. “Ini ruang publik. Kota Banjarmasin sudah memiliki Perda 7 tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Mudahan kawasan ini juga tanpa rokok. Sehingga semua sehat, supaya nyaman, supaya lingkungan bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini menjadikan upaya kita untuk meningkatkan derajat kesehatan warga kota Banjarmasin. Sudah ada di kota ini dua komplek yang menerapkan Rumbar (Rumah Bebas Asap Rokok). Dan Itu kesepakat warga untuk menjadikan lingkungannya Rumbar,” ucapnya.
Selain Rumbar, ia juga mensosialisasikan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Dimana dalam satu minggu, terangnya, dihimbau untuk bersepada ke kantor. “Kami setiap hari Sabtu gowes kelilinng kampong. untuk kampanyekan kepada masyarakat tentang Germas,” imbuhnya.
Hal lain yang dikatakannya dalam kesempatan tersebut tentang upaya Pemko Banjarmasin yang kini berusaha mendapatkan kembali piala adipura untuk ketiga kalinya. 
Untuk itu, ia meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat Kota Banjarmasin terutama masyarakat Komplek Grawiratama, agar di tahun 2018 ini Pemko Banjarmasin bisa mendapatakan piala Adipura Kencana. 
Dari kawasan Komplek Grawiratama, H Ibnu Sina melanjutkan kegiatannya mengunjungi SMP N 33 Banjarmasin. 
Di sekolah tersebut, ia juga menghimbau agar para pelajar dan dewan guru untuk selalu mendukung visi dan misi Pemko Banjarmasin, yang ingin menjadikan Kota Banjarmasin sebagai Kota Barasih wan Nyaman (Baiman).
Tak hanya itu, ia juga melantik seluruh siswa di sekolah tersebut menjadi Duta Kebersihan Kota Banjarmasin. “Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahmi, hari ini seluruh siswa SMP Negeri 33 saya lantik menjadi Duta Kebersihan Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Tugas Duta Kebersihan itu, terangnya, cukup mudah dan hanya satu yakni menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar selalu Barasih wan Nyaman. “kalau ada sampah tolong diambil lalu masukan ke dalam tempat pembuangan sampah,” pungkasnya.(humpro-bjm)







BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banjarmasin merupakan mitra strategis Pemko Banjarmasin, dalam pelaksanaan program wajib membaca dan menulis Alquran.
Karenanya, ia menginginkan, kerjasama yang telah terjalin selama ini terus ditingkatkan. “Kalau di tahun 2017 lalu masjid yang melaksanakan Perda wajib mengaji itu hanya 15 buah masjid, maka tahun 2018 ini akan kita tingkatkan lagi menjadi 20 buah masjid,” ucapnya, saat mebuka kegiatan Rakerda BKPRMI Kota Banjarmasin di Aula Badadapatan, Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (27/01)
Dengan adanya program wajib mengaji itu, kata Ibnu Sina lagi, diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota berjuluk seribu sungai ini.
Menyinggung tentang kegiatan Rakerda tersebut, mantan anggota DPRD Kalsel ini berharap, seluruh peserta dapat mengikuti dan menerapkan semua hal yang telah menjadi keputusan dalam rapat tersebut.
Sementara itu, Ketua BKPRMI Kecamatan Banjarmasin Selatan, M Yusrin menegaskan, organisasi tersebut akan terus mendukung semua program-program Pemko Banjarmasin dan selalu berperan aktif dalam pembinaan pemuda di kota ini.
Dalam kegiatan yang dihadiri kepala BKPRMI Kalsel Hermansyah dan Kabag kesra Setda Kota Banjarmasin Isa Ansari, Yusrin juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Pemko Banjarmasin, yang telah membantu dan mendukung kegiatan BKPRMI. “Untuk itu kami akan selalu berkomitmen menjadikan Kota Banjarmasin sebagai Kota Baiman,” ungkapnya.
Ketua Panitia Kegiatan Rakerda BKPRMI, Suriansyah mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama satu hari dengan jumlah peserta sebanyak 66 orang.(humpro-bjm)







BANJARMASIN – Satu lagi destinasi wisata kuliner hadir di kota seribu sungai. Mawarung Baimbai. Sebuah tempat berkumpulnya pedagang kuliner khas kota seribu sungai, dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Saat mengunjungi kawasan tersebut, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina yang datang bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti wasilah menyatakan apresiasinya, terhadap kreatifitas yang dilakukan Pokdarwis Kelurahan Sungai Jingah. “Saya salut dengan kreatifitas ini. Di sini kampung Banjar, kampung bahari. Dan kegiatan ini salah satu bentuk kreatifitas Pokdarwis binaan Kecamatan Banjarmasin Utara ini,” ujarnya, Sabtu (27/01).
Mudah-mudahan, ucapnya, keberadaan Mawarung Baimbai ini terus berkembang dan bisa menjadi daya tarik salah satu wisata kuliner di Kota Banjarmasin. “Dengan adanya kegiatan Mawarung Baimbai ini, diharapkan bisa menjadi tempat untuk memperkenalkan kuliner banjar khususnya kuliner khas Kelurahan Sungai Jingah,” tuturnya.
Dan dengan kegiatan ini, harapnya lagi, mudah-mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga di kota ini.
Dari pantauan, beragam kuliner khas Kota Banjarmasin disuguhkan di area Mawarung Baimbai, mulai dari kue tetal, kue laksa, lupis, hingga apam surabi tersedia dengan harga yang terjangkau.
Dan rata-rata pengunjung di kawasan tersebut mengaku puas dengan sugguhan rasa kuliner tersebut.(humpro-bjm)






Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menghadiri kegiatan Masyarakat Banua Bersama Palestina, di Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Sabtu (27/01).
Dalam kegiatan yang dilaksanakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia itu, hadir juga Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhan, Bupai Tanah Bumbu Mardani H Maming dan tokoh masyarakat Kalsel, H (P) Gusti Rusdy Effendi.
Rangkaian kegiatan tersebut diantaranya pengumpulan dana sumbangan untuk masyarakat di Palestina.(humpro-bjm)





Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.