September 2020

 BANJARMASIN – Menjelang pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 di Kota Banjarmasin, Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah mengingatkan kepada para pasangan calon dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada mendatang, agar dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) nanti tidak melanggar peraturan yang ada.

Hal tersebut, disampaikannya pada saat membuka Rapat Koordinasi Penentuan Pemasangan APK dan Tahapan Kampanye, di Aula Kantor TP PKK Kota Banjarmasin, Rabu (30/09).
Selain mematuhi peraturan yang berlaku, menurut H Hermansyah, pemasangan APK juga harus memperhatikan tata ruang wilayah, agar tidak merusak taman-taman kota dan tidak menggangu arus listrik.
Maka dari itu, ia berharap, para peserta Pilkada nanti bisa berkoordinasi selain dengan Pemerihtan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), juga berkoordinasi dengan perusahaan yang ada di Kota Banjarmasin, terutama PLN dan PDAM. “Karena takutnya nanti pemasangan APK itu membahayakan apabila terkena aliran listrik dan sebagainya, kemudian juga pemasangan yang mungkin badan tanah itu jangan sampai nanti mengganggu pipa-pipa yang ada di dalam tanah itu, makanya oleh sebab itu dikoordinasikan pemasangan ini,” harapnya.
Yang paling penting, lanjutnya, koordinasi dan sinergi semua pihak sangat diperlukan, agar Pilkada Tahun 2020 bisa berjalan dengan lancar dan sukses.






Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin bersama aparat penegak hukum (APH) setempat yakni TNI dan POLRI serta aparat gabungan seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan kembali menggelar apel yustisi penegak disiplin (Gaplin) protokol kesehatan (Prokes) saat masa pandemi Covid-19 di Halaman Mapolresta Banjarmasin, Jalan A Yani KM 4, Selasa 29/9/2020.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah dan didampingi oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan dan Kasdim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Suhardi Aji, dalam kegiatan itu turut hadir Camat se Kota Banjarmasin dan perwakilan masyarakat utamanya para pedagang pasar.
Dalam kegiatan itu, PLT Walikota Banjarmasin, H Hermansyah menekankan terdapat dua hal yang terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan membuat angka kasus Covid-19 menjadi nol, disebutkannya dua hal itu yakni menyembuhkan yang sakit dan mendisplinkan protokol kesehatan bagi yang sehat.
"Yang sakit kita sembuhkan, kita bantu, kita obati, yang sehat kita berikan protokol kesehatan, makanya hari ini fokusnya adalah untuk penegakan protokol kesehatan," ujar H Hermansyah.
Beliau menargetkan pada bulan Oktober mendatang kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin dapat dihentikan sehingga tidak ada lagi zona merah di Kota Seribu Sungai itu, oleh karenanya baginya protokol kesehatan harus terus menerus bahkan mesti semakin digalakkan agar yang sehat tidak terpapar bahaya penyakit tersebut.
"Hari ini kami sangat bergembira, senang karena luar biasa keinginan untuk menghilangkan Covid-19 yang ada di Kota Banjarmasin ini," kata H Hermwnsyah.
"Kita tidak bias kemana-mana, benar benar fokus penegakan disiplin protokol kesehatan ini," tambahnya.






BANJARMASIN – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Banjarmasin H Hermansyah di dampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin H Hamli Kursani, kumpulkan seluruh pejabat yang berada dalam lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, pada Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Balaikota Banjarmasin, Senin (28/9).
Mengingat saat ini Banjarmasin masih dalam masa pandemi Covid-19. Protokol kesehatan pun dilaksanakan dalam rapat tersebut. Oleh sebab itulah juga, rapat dibagi menjadi dua sesi guna mengurangi tingkat berkumpulnya banyak orang dalam satu ruangan.
Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah mengatakan, tujuan digelarnya rapat yang dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD, Asisten, hingga Staf Ahli itu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu ada sinergi dan koordinasi antar seluruh sektor. Sehingga diharapkan, yang mana program prioritas yang harus segera diselesaikan bisa terlaksana dengan baik. Mengingat juga tahun ini adalah tahun terakhir kepemimpinannya.
Sehingga dengan saling sinegritas dan koordinasi yang terjalin baik ini, H Hermansyah menginginkan seluruh kendala-kendala dalam pelaksanaan maupun yang ingin dilaksanakan bisa dibicarakan bersama agar mendapatkan jalan keluar yang baik demi terlaksananya seluruh program di tahun 2020 ini.
“Karena saya menjabat sebagai Plt ini tidak lama, hanya 71 hari. Oleh sebab itu, dalam waktu yang singkat ini, kita benar-benar bisa memanfaatkan. Harus bisa menghasilkan sesuatu, termasuk juga penangann Covid-19 di Banjarmasin, biar cepat bisa teratasi,” ucap H Hemansyah.
Untuk penanganan Covid-19 lanjutnya lagi, juga harus ada langkah-langkah yang konkrit. Oleh sebab itu ia menyampaikan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan seluruh unsur Forkopinda Kota Banjarmasin untuk membicarakan hal itu.
Selain itu, H Hermansyah juga akan mengevaluasi berkaitan dengan anggaran untuk penanganan Covid-19. Baik dari yang sudah dilaksanakan, hingga untuk langkah kedepan nantinya jika ada kekurangan maka akan diperbaiki lagi. Oleh sebab itu, ia juga ingin tau berapa anggaran yang masih ada, dan berapa yang sudah dikeluarkan
“Sehingga bisa membuat suatu langkah-lagkah yang pasti bagaimana penanganan Covid-19 secara baik. Termasuk juga anggaran-anggarannya. Karena jika tidak ada anggarannya bagaimana kita bisa melakukan langkah-langkah untuk mengakhiri pandemi Covid-19 di Banjarmasin. Target bulan Desember nanti sudah tidak ada lagi zona merah diseluruh Kelurahan di Banjarmasin,” tegasnnya.
Selain itu, H Hermansyah tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh pimpinan di lingkup Pemko Banjarmasin, agar bisa mengingatkan juga kepada seluruh ASN dan tenaga honorer yang berada di bawahnya untuk bersikap netral pada masa Pilkada 2020 yang segera dilaksanakan.
“Kita ingin pilkada ini sukses. Oleh sebab itu saya ingin seluruh ASN dan tenaga honor Pemko Banjarmasin ikut mensukseskan Pilkada di Banjarmasin ini, salah satunya dengan menjaga netralitas,” pungkasnya.



 Banjarmasin - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin di Balroom Hotel Best Western Kindai, Senin 28/9/2020.

Sosialisasi itu mengangkat tema tentang Netralitas ASN untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 yang demokratis, ditunjuk sebagai pemateri yakni dari Bawaslu Provinsi Kalsel, Akademisi dan BKD Diklat Kota Banjarmasin.

Kordinator Sekretariat Bawaslu Kota Banjarmasin, yuspiansyah. S.Sos mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi kali ini adalah para ASN yang berada di instansi Pemerintah Kota Banjarmasin termasuk Camat dan Lurah se-Kota Banjarmasin.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi kepada para peserta terkait peraturan terbaru yang berlaku pada pemilihan kepala daerah tahun 2020," bebernya.

Dilanjutkannya, tujuan berikutnya yakni menjalin hubungan atau sinergitas antara Bawaslu dan Pemerintah dalam mensukseskan Pilkada tahun 2020.

"Selanjutnya memberikan pengetahuan kepada peserta soal UU terkait tentang Netralitas ASN dalam Pilkada dan sanksi dari netralitas itu," pungkasnya. 






Banjarmasin - Momentum malam syukuran peringatan Hari Jadi ke 494 Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali memberikan kado terindah berupa aplikasi Naga Bungas yang di launching dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Perayaan malam syukuran itu dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat, mulai dari pembatasan peserta, pengaturan jarak, dan penggunaan masker, kegiatan itu diikuti oleh Forkopimda, Kepala SKPD, dan para ASN yang baru saja menjalani masa pensiun.
Digelar di Lobby Balaikota Banjarmasin, aplikasi Naga Bungas turut di launching ditempat tersebut, Menurut Kasi Informasi dan Teknologi Bidang SDM, Disbudpar Kota Banjarmasin, Firmansyah, Aplikasi berbasis android itu dapat diunduh melalui handphone atau smartphone yang mendukung Playstrore.
"Aplikasi naga bungas adalah aplikasi pariwisata yang berisi tentang destinasi pariwisata kemudian wisata kuliner, tempat hiburan, kemudian ada hotel atau penginapan yang membikin para wisatawan lokal atau mancanegara agar betah lama tinggal di Banjarmasin," bebernya.
Aplikasi tersebut diakuinya juga dapat memudahkan para wisatawan atau pelancong bahkan masyarakat luas untuk mengakses informasi wisata di Kota Banjarmasin, terutama pada 10 objek unggulan pariwisata di Kota Seribu Sungai itu.
"Naga bungas ini diharapkan menjadi solusi bagi pesatnya teknologi di dunia pariwisata khususnya di kota Banjarmasin," katanya.



Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin terima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 5000 ikan Kelabau oleh sejumlah perusahaan di Kota Banjarmasin, Ikan Kelabau itu sendiri merupakan hewan ikon Kota Seribu Sungai.
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan CSR 5000 Ikan Kelabau merupakan bentuk keunikan dan kepedulian pihak sejumlah perusahaan terhadap keberlangsungan populasi ikon Kota Banjarmasin.
"Terima kasih telah bersama-sama dalam membangun Kota Banjarmasin," ucapnya, Jumat (25/9).
Beliau sangat mengapresiasi atas penyebaran 5000 ikan Kelabau, yang mana hal tersebut merupakan ikon yang sebenarnya kota Banjarmasin. "Sebenarnya ikon Kota Banjarmason itu Ikan Kelabau, kalau Provinsi Kalsel Bekantan," ujarnya.
Lanjutnya, keberadaan populasi ikan Kelabau memang harus dilindungi oleh semua pihak agar dimasa mendatang masih bisa dijumpai oleh masyarakat. "Ini harus kita jaga dan kita rawat, selain juga ikan-ikan lainnya yang terdapat di aliran sungai Martapura," bebernya.
Selain itu, dirinya juga pernah menjumpai masyarakat yang memancing ikan Kelabau dan mendapatkannya, hal itu membuktikan perairan sungai Martapura masih menjadi habitat yang cocok. "Masih ditemukan ikan Kelabau, ini membuktikan masih cocok untuk habibat ikan ini," katanya.
Turut hadir dalam penyerahan sekaligus pelepasan ikan Kelabau tersebut, PLT Kepala DKP3, Ir Reno, Kadisbudpar, M Ihsan Al Hak dan sejumlah pimpinan dari perusahaan yang memberikan CSR berupa ikan Kelabau itu.





BANJARMASIN - Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-494 dan satu tahun beroperasinya RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin, salah seorang putra terbaik Bumi Kayuh Baimbai berpulang kerahmatullah.
Tepat satu tahun menjabat Direktur RSUD Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin, dr Soekotjo Sp.THT dikabarkan meninggal dunia pada usia 45 tahun, Kamis (24/9) subuh, sekitar pukul 03.30 Wita.
Kabar duka ini pun membuat semua pihak terkejut, pasalnya sebelumnya dr Soekotjo Sp.THT sempat mengikuti salat Hajad di Masjid Agung pada Rabu (23/9) malam Bahkan beliau sempat memberikan nasihat kepada beberapa kepala SKPD agar menjaga kesehatan.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, dr Soekotjo Sp.THT memang mempunyai riwayat penyakit jantung. "Sebelum dibawa ke RS, beliau ada keluhan nyeri dada, sempat minum obat jantung, lalu di bawa ke rumah sakit. Namun, dalam perjalanan menuju RS Suaka Insan beliau sudah meninggal dunia," jelas Machli Riyadi.
Sebagai Direktur RSUD Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin yang pertama, dr Soekotjo Sp.THT, menurut Machli Riyadi lagi memiliki dedikasi dan semangat tinggi untuk membangun rumah sakit milik Pemko Banjarmasin ini.
"Tentunya kita mengenang upaya-upaya yang beliau lakukan di RS selama ini. Sangat luar biasa, dari belum beroperasional, bersama beliau kami bisa mengoperasionalkan. Itulah kenangan manis dengan beliua yang tidak akan terlupakan," tutur Machli.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dan Seluruh Kepala SKPD Kota Banjarmasin beserta seluruh pihak RSUD Sultan Suriansyah berkesempatan melepas jenazah dr Soekotjo Sp.THT di RSUD Sultan Suriansyah.
Dari rumah duka, jenazah dibawa ke RSUD Sultan Suriansyah sekitar pukul 13.30 Wita untuk di salatkan dan selanjutnya dibawa ke pemakaman. Terlihat istri almarhum dan anak-anaknya ikut mengan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menjadi imam salat jenazah yang diikuti oleh Kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin beserta seluruh pihak RSUD Sultan Suriansyah.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, merasa sangat kehilangan sosok yang sangat berjasa untuk RSUD Sultan Suriansyah itu. "Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya putra terbaik kota ini dr Soekotjo Sp.THT. Mudah-mudahan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT," ucap Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.




BANJARMASIN - Menggunakan pakaian adat Banjar, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah melaksanakan ziarah ke Makan Sultan Suriansyah, di kawasan Muara Kuin, Kamis (24/9) pagi.
Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah adalah salah satu rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-494 yang memang sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Ziarah juga di ikuti oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjarmasin, dan seluruh pejabat Pemko Banjarmasin.
"Sebagaimana tradisi, kita setiap tahun melaksanakan ziarah ke Makam Sultan Suriansyah dan tabur bunga. Tahun ini dilaksanakan secara sederhana dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, mengingat masih dalam pandemi Covid-19," ujar Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
H Ibnu Sina menambahkan, untuk peringatan Harjad Banjarmasin ke 494 kali ini memang agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana kegiatan yang biasa mengundang orang banyak pada tahun sebelum-sebelumnya, maka tahun ini dialihkan secara virtual melalui zoom meeting.
Oleh sebab itu Pemerintah Kota Banjarmasin sudah mempersiapkan waktu selama satu jam dalam zoom meeting yang bertajuk Banjarmasin menyapa 494 setelah rangkaian acara di Gedung DPRD Kota Banjarmasin. Agar peringatan Harjad Banjarmasin ke 494 tetap terasa khidmat meskipun hanya di laksanakan secara virtual.
Dijelaskan H Ibnu Sina selama satu jam tersebut, dari seluruh yang berhadir bisa mengucapkan selamat Harjad untuk banjarmasin. "Termasuk juga kepada semua kolega bupati walikota dan gubernur se Indonesia yang sudah mengirimkan video ucapan selamat untuk Banjarmasin," tuturnya.
Selain ziarah, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, juga menyerahkan santunan dari Pemko Banjarmasin kepada ahli waris keturunan Sultan Suriansyah.







Banjarmasin - Dalam rangkaian Hari Jadi ke 494 Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar silaturrahmi dan salam sapa bersama seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Banjarmasin secara online (daring), kegiatan digelar selepas Rapat Paripurna Harjad 494 tanggal 24 September 2020.
Agenda tersebut turut diikuti oleh pihak perusahaan swasta, BUMN, komunitas wira usaha serta disiarkan secara terbuka lewat channel youtube Media Center Banjarmasin.
Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Walikota Banjamasin, H Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota H Hermansyah, Ketua TP-PKK Hj Siti Wasilah, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, Hj Siti Fatimah serta Sekda Kota Banjarmasin, Hamli Kursani beserta istri.
Dalam pelaksanaannya masing-masing pihak, baik itu SKPD, pihak swasta maupun komunitas secara bergantian menjalin komunikasi bersama Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Semuanya kompak mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 494 Kota Banjarmasin, kemudian menyerukan tema yang diusung pada peringatan tersebut yakni, wujudkan Banjarmasin Baiman, untuk pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.



 Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi ke 494 Kota Banjarmasin di Ruang Paripurna, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjamasin pada Kamis 24 September 2020.

Rapat paripurna tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang rutin digelar setiap tahun, kegiatan itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya didampingi Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Wakil Walikota H Hermansyah dan unsur pimpinan DPRD lainnya.

Agenda tersebut juga diikuti oleh Forkopimda Kota Banjarmasin dan sejumlah anggota DPRD serta seluruh unsur pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Dalam pidatonya, H Ibnu Sina membeberkan seluruh pembangunan yang dikerjakan sejak awal kepemimpinannya bersama H Hermansyah, beliau meminta kepada seluruh pihak, seluruh elemen dan seluruh lapisan untuk sama-sama Kayuh Baimbai dalam mewujudkan Banjarmasin Baiman (Barasih wan Nyaman).

"Tidak terasa sudah 4 tahun lebih, menjalani 5 tahun, ulun bersama pak Wakil Walikota H Hermansyah diberikan kepercayaan sebagai Walikota masa bakti 2016-2021 ," beber H Ibnu Sina.

Beliau menambahkan, berbagai program pembangunan telah dilaksanakan, namun demikian selama kurun waktu tersebut, masih terdapat perencanaan yang terus dan akan dilaksanakan yang tentunya menjadi pekerjaan rumah. "dan harus kita kerjakan bersama-sama," pungkasnya. 







 Banjarmasin - Sebagai rangkaian peringatan hari jadi (Harjad) ke-494 Kota Banjarmasin yang bertepatan dengan tahun 2020, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menggelar Shalat hajat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin.

Shalat hajat tersebut digelar di Masjid Miftahul Ikhsan, Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Rabu (23/09) malam. Ibadah itu dipimpin oleh Profesor Dr H Abdul Hafiz Anshari, Pelaksanaannya pun dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan dalam meminimalisir terjadinya penularan Covid-19.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, meskipun dilaksanakan di masa sulit yang penuh dengan keterbatasan, namun hal tersebut tidak mengurangi nilai dari ibadah yang dilakukan.

"Semoga dengan dilakukannya shalat hajat ini bisa membawa Kota Banjarmasin ini menjadi kota yang Baiman, ramah inklusif dan membawa berkah bagi masyarakatnya," ucap beliau usai melaksanakan shalat hajat tersebut.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai ini juga berharap agar rangkaian Harjad Kota Banjarmasin bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.

"Rankaian peringatan hari jadi Banjarmasin tidak hanya berhenti sampai disini, besok insyaa Allah kita akan melakukan ziarah ke makam Sultan Suriansyah dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa dengan DPRD Kota Banjarmasin," singkat beliau.






 Banjarmasin - Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina melantik sekaligus mengukuhkan pengurus Karang Taruna Banjarmasin masa bakti tahun 2019-2024. kepengurusan baru tersebut diharapkan dapat bekerja dengan sebaik- baiknya.

"Ini untuk membuktikan Karang Taruna Banjarmasin masih eksis dan dapat terus hidup," ujar H Ibnu Sina disela pengukuhan, Rabu (23/9).

Beliau meminta pengurus baru Karang Taruna Banjarmasin agar dapat terus berkiprah untuk membina masyarakat maupun pemuda pemudi di Kota Seribu Sungai. "Sejatinya Karang Taruna ada dan tumbuh berkembang bersama masyarakat," bebernya.

Dirinya juga menaruh harapakan kepada Karang Taruna untuk menumbuhkan nilai-nilai kepemimpinan, kreativitas, wirausaha muda. Hal tersebut harus ditempuh untuk mempersiapkan generasi pemimpin yang unggul dan berdaya saing tinggi. "Karang Taruna merupakan tempat yang baik untuk mengembangkan krefivitas," katanya.

Dengan kepengurusan Karang Taruna Banjarmasin masa bakti 2019-2024, dapat membawa perubahan dan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.





Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.