Februari 2020

Banjarmasin - Pemerintah kota Banjarmasin bakal menayangkan siaran langsung Haul Abah Guru sekumpul ke 15 di videotron Balaikota langsung melalui siaran channel Arraudah sekumpul Martapura.
Kepala Bidang Statistik dan Pengelolaan Informasi Publik Diskominfotik Kota Banjarmasin, Yusma Rifani, S.AB mengungkapkan siaran langsung dilaksanakan pada Sabtu malam dan puncak acara pada Minggu sore mulai pukul 18.00 Wita sampai selesai.
"kegiatan Siaran langsung tersebut nantinya adalah bentuk partisipasi pemerintah kota Banjarmasin dalam penyelenggaraan haul akbar Abah guru sekumpul ke 15," ujarnya.
Padahal sebelumnya, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga menyiapkan dan memberangkatkan puluhan petugas kebersihan dan 5 mobil pengangkut sampah, serta 1 buah mobil toilet.
"Ada 50 petugas kebersihan yang akan diturunkan pada haul tersebut," ujar Marzuki selaku kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin.
Menurut Marzuki penanganan sampah lewat jalur kolaborasi antara 5 pemda tingkat II yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Batola, dan Tanah Laut langsung diinisiasi oleh Pemerintah Kota Banjarmasin pada rapat kordinasi beberapa waktu yang lalu.
Alhasil pada tahun ini, kelima pemda tingkat II tersebut bakal berkolaborasi terutama dalam menjaga kebersihan area seputaran kawasan haul dan terkhusus kepada penanganan sampah. (Diskomifotik-mz)


JAKARTA - Pemko Banjarmasin melakukan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Universitas Indonesia (UI).

MoU tentang Pendidikan, Penelitian, Bimbingan Teknis, Pengabdian Kepada Masyarakat, Seminar dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia itu, ditandatangani Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dengan Rektor UI, Profesor Ari Kuncoro SE MA PhD, Kamis (27/02).
Kegiatan penandatangan berita acara MoU yang dihadiri para pejabat dari dua intansi tersebut, dilakukan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Selain MoU tersebut, saat itu juga dilakukan penadatangan Perjanjian Kerjasama antara Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Banjarmasin dengan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
Perjanjian tersebut ditandatangani langsung Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Banjarmasin, Ir Sugito, dan Kepala LPEM FEB UI Riatu Mariatul Qibthiyyah PhD.
Dari informasi terhimpun, perjanjian kerjasama itu bertujuan meningkatkan sumber daya manusia yang handal dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan.
Sementara itu, Profesor Emeritus Doradjatun Kuntjoro-Jakti, Ph D dalam materi tentang menemukenali permasalahan jangka waktu 2019-2024 pembangunan ekonomi dan sosial Provinsi Kalsel menyatakan, sebuah perencanaan mengandung motif beragam tergantung dari kebutuhannya.
Kebanyakan, lanjutnya, perencanaan itu berjalan dari atas ke bawah. Meski begitu, ia mengingatkan, saat ini perencanaan dari atas ke bawah itu cukup riskan. Sebab, tidak semua lapisan masyarakat mau menerima perencanaan tersebut.
Namun, katanya lagi, bagaimana pun bentuk perencanaan yang dibuat, apakah itu dari ats ke bawah atau sebaliknya dari bawah ke atas, terdapat dua hal yang tidak bisa dirubah oleh kalangan perencanaan dari atas ke bawah atau dari bawahke atas, salah satunya adalah fakta geografi.(prokom-bjm)









JAKARTA - Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berpesan kepada para kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin agar selain memahami dengan baik masalah perencanaan pembangunan juga peduli dengan perencanaan pembangunan yang akan dilakukan.

Ia tidak ingin, para top manager disemua lingkup dinas yang ada di kota berslogan Kayuh Baimbai itu dalam bekerja hanya berserah dengan bawahannya saja.
Ha ini dikatakannya saat membuka Bimbingan Teknis Perencanaan Pembangunan bagi ASN Kota Banjarmasin, Kamis (27/02).
Kegiatan yang dilaksanakan di Diklat Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) yang dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah dan diikuti pejabat eselon II dan III itu, juga menghadirkan narasumber dari Universitas Indonesia Profesor Emeritus Doradjatun Kuntjoro-Jakti, Ph D.
Masih menurut H Ibnu Sina, dengan memahami perencanaan pembangunan dengan baik, maka seluruh program pembangunan yang telah direncanakan akan terselesaikan dengan baik. “Ketika kita memahami perencanaan dengan baik, insyaallah 50 persen tugas kita akan selesai dengan baik. Tapi ketika gagal dalam merencanakan, berarti kita gagal dalam bekerja, itu yang penting untuk diingat,” ucapnya
Ia berharap, dalam kegiatan Diklat yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 27 hingga 28 Februari 2020 itu bisa langsung diarahkan ke studi kasus, dengan contoh perencanaan yang ada di masing-masing SKPD. “Bagaimana terkait dengan program smart city nya, kitamemerlukan 2 tahun mengintegrasikan dengan seluruh SKPD terkait, dan saya kira pengalaman 2 tahun itu penting untuk diketahui bagaimana proses perencanaan yang berkesinambungan di sustainable development yang ada di masing-masing kota itu, itu menjadi referensi yang harus dikuasai minimal oleh Bappeda,” harapnya.
Kegiatan yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin ini, mendapat apresiasi dari Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Riatu Mariatul Qibthiyyah PhD..
Pasalnya, dalam kegiatan tersebut pesertanya tidak hanya datang dari satu instansi saja, tetapi dari berbagai instanasi hingga kecamatan.
Makanya, ia menyatakan apa yang dilakukan Pemko Banjarmasin, sangat patut dicontoh daerah lain. “Ini menjadi satu contoh bahwa Kota Banjarmasin dibandingan dengan bimbingan teknis yang lain biasa dibagi-bagi berdasarkan struktur, tapi dengan mix (gabungan) seperti ini maka feedback akan lebih terjadi,” ucapnya.
Kontek perencanaan pembangunan itu, bebernya, tidak hanya melihat dari segi internal pemerintah saja, tapi juga harus saling kolaborasi antara pemerintah dan pihak lainnya, seperti dengan akademik pembangunan, dunia pendidikan di Kalimantan Selatan khususnya dan juga dengan masyarakat atau komunitasnya.(prokom-bjm)













BANJARMASIN - Menjelang Haul ke–15 Guru Sekumpul , peserta jamaah Kubah Basirih melaksanakan Longmarch dengan berjalan kaki dengan menempuh rute sepanjang 40 Kilometer dari Kubah Basirih Banjarmasin menuju Kubah Sekumpul Martapura.

Perserta Longmarch ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, M Yamin bersama Habib Fathurrahman Bahasyim, yang dilaksanakan di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Rabu (26/02).
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan tahun ini pertama kali dilaksanakannya kegiatan seperti ini, sehingga tahun depan bisa diikuti lebih banyak lagi pesertanya. “Saya merestui perjalanan meraka, mudah-mudahan perjalan lancar dan aman. Tetap ikuti peraturan lalu lintas hingga sampai ke Martapura dengan keadaan selamat,” katanya saat melepas peserta.
Orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai juga menghimbau kepada jamaah yang lainnya agar tetap berhati-hati di jalan karena jamaah yang datang diperkirakan lebih banyak dari tahun sebelumnya. “Jalanan pasti macet, karena dari sekian banyak jamaah menuju ke titik yang sama. Jadi saling mendahulukan dengan pengguna jalan yang lainnya agar pejalanan berjalan lancar,” himbaunnya.
Kegiatan secara langsung dilepas oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, dari Balai Kota Banjarmasin menuju ke Kubah Sekumpul Martapura.(prokom-bjm)



Banjarmasin - Penyusunan Barang Milik Daerah merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, perubahan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006 terkait Standarisasi Sarana Prasarana Kerja Pemerintahan Daerah.
Berangkat dari hal tersebut Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin menggelar sosialisasi kepada seluruh perwakilan pengelolaan barang dan aset daerah pada setiap instansi SKPD lingkup pemerintah Kota Banjarmasin.
Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin, H Subhan Nor Yaumil S.E M.Si melalui Sekretaris Bakeuda Kota Banjarmasin, Mahliana SE.MM mengatakan pengelolaan barang dan aset daerah perlu dilakukan secara baik, tertib dan sistematis.
"Ini untuk mendukung pencapaian tujun penyelesaian pemerintahan daerah," ucapnya, Rabu (26/2).
Lanjutnya, langkah ini juga sebagai sarana menyediakan informasi secara berjenjang melalui penggolongan dan pemberian kode serta penamaan yang digunakan oleh pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.
"Sekaligus pemberian pemahaman kepada ASN selaku unsur pelaksana pemerintah daerah melaksanakan tujuan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan," bebernya.
Ia berharap agar seluruh peserta dapat menyimak dengan baik materi yang disampaikan oleh narasumber, sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan nantinya.
Sementara itu, Kasubbid Analisis Kebutuhan Aset selaku PPTK, Budi Rahmadhan ST menyampaikan dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bagi ASN selaku unsur pelaksana urusan pemerintahan daerah.
"Semoga mereka dapat melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan," harapnya.
Adapun jumlah peserta yang ada sebanyak 40 orang, terdiri dari pengurus barang SKPD dan pengurus barang pembantu di Sekretariat Daerah, serta biaya kegiatan ini bersumber dari DPA Bakeuda Kota Banjarmasin. (Diskominfotik - mz)






Banjarmasin - Pemerintah kota Banjarmasin melalui Bagian Kesatuan Kebangsaan dan Politik menggelar Sosialisasi Pemilu Kepala Daerah untuk program dukungan kelancaran penyelenggaraan pemilu di kota Banjarmasin, di Aula Diklat BKD Kota Banjarmasin, Banjarmasin Utara, Rabu 26/02/2020.
Dalam sosialisasi tersebut, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina terus mengingatkan netralitas ASN dan ajakan untuk menolak golongan putih atau yang sering disebut golput dalam pergelaran pemilihan kepala daerah yang akan datang.
"Ulun (red:saya) hanya ingin memastikan seluruh perangkat pelaksana Pilpres, Pilkada dan Pileg harus berjalan dengan lancar," ujar H Ibnu Sina ketika membuka acara sosialisasi tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Daerah hanya memfasilitasi sesuai dengan ketentuan yang ada dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah semestinya sesuai undang undang netralitas ASN bersikap netral tanpa memihak salah satu pasangn calon.
"Mudah-mudahan ini bisa berlangsung dengan baik, ASN memang punya pilihan sendiri tapi dia tetap dituntut harus netral," tegasnya.
H Ibnu Sina menjelaskan ketika sukses pelaksanaan Pilkada, Pileg dan Pilpres di Kota Banjarmasin maka hal tersebut akan menjadi barometer bagi daerah lain terutama di Kalimantan Selatan.
"Ini karena kota Banjarmasin merupakan ibukota Kalsel," bebernya.
Walikota berharap golput semakin berkurang, apalagi data pada pemilu pilpres 2019 yang lalu partisipasi pemilih di Banjarmasin mencapai 82 persen.
"Ini melampaui target padahal target 77,5, ini kerja bagus sudah berhasil melampaui target, pertahankan semoga pada pemilu mendatang tidak turun, kalau perlu agar ditingkatkan lebih lagi," pungkasnya. (Diskominfotik-mz)










BANJARMASIN - Kurang dari 10 hari, event budaya tahunan yang selalu digelar Pemerintah Kota Banjarmasin, yaitu Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2020 akan kembali digelar.
Bahkan event budaya sasirangan terbesar di Banjarmasin yang akan dimulai pada tanggal 4 Maret hingga 8 Maret ini katanya akan berbeda dari tahun sebelumnya, dan lebih meriah.
Sedikit mendapat bocoran, pada saat rapat pemantapan persiapan gelaran BSF di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Selasa (25/2/20) sore. Salah satu rangkaian acaranya yakni karnaval sasirangan, Pemko Banjarmasin telah bersepakat melaksanakannya di kawasan jalan utama Kota Banjarmasin.
"Sembilan hari lagi BSF akan kita laksanakan. Untuk karnavalnya dilaksanakan mulai dari depan UIN Antasari sampai depan TVRI Banjarmasin,” ucap Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.
Wakil Walikota Banjarmasin, H Hermansyah yang juga sempat mengikuti rapat tersebut berharap, kegiatan event tahunan yang akan segera digelar ini, selain sukses juga dapat lebih mengangkat budaya serta kearifan lokal, tak hanya ditingkat nasional, namun hingga ke tingkat internasional.
Hal senada juga dikatakan Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani. Ia berharap, kegiatan yang sudah empat kali berturut-turut dilaksanakan Pemko Banjarmasin ini lebih sukses dari tahun sebelumnya.
“Ini sudah ke 4 kalinya diselenggarakan Pemko, jadi harus lebih meriah dan sasirangan harus lebih dikenal lagi di tingkat nasional bahkan di tingkat internasional,” ujarnya.
Dalam rapat pemantapan yang diikuti seluruh kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin itu, dan beberapa pegiat wisata, juga terlihat hadir Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah.
Istri orang nomor satu di Banjarmasin ini menyatakan, mengingat event BSF merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan di awal tahun, maka koordinasi dan sinergisitas dengan jajaran Pemko Banjarmasin sudah dilaksanakan sejak akhir tahun 2019 lalu. Oleh sebab itu ia sangat berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses.
Adapun gelaran BSF yang akan dilaksanakan, pada tanggal 4 Maret dibuka dengan kegiatan Opening Ceremony BSF 2020 dan Fashion Show Eksekutif. Pada tanggal 5 Maret akan digelar Fashion Show APPMI Kalsel dan Grand Final Puteri Muslimah 2020.
Tanggal 6 Maret kembali akan dilaksanakan Fashion Show APPMI Kalsel. Tanggal 7 Maret Talkshow bersama Kementerian Perindustrian RI, dilanjutkan dengan Fashion Show APPMI serta pengumuman pemenang lomba desain motif sasirangan.
Dan pada hari terakhir yaitu tanggal 8 Maret akan digelar Closing BSF, Fashion Show APPMI Kalsel dan pengumuman stand terbaik, serta penyerahan hadiah lomba-lomba. Untuk acara hiburan, rencananya Pemko Banjarmasin akan mendatangkan Band Kotak. (Diskominfotik-bjm)









Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.