Maret 2018

BANJARMASIN – Kegiatan Global Ceremony Earth Hour (GCEH) 2018 (Switch off Ceremony 2018), dilaksanakan di Siring Balai Kota Banjarmasin terlihat unik dan seru.
Betapa tidak, kegiatan yang dimotori sebuah perusahaan media cetak itu, tak hanya dengan matikan lampu penerangan saja, tetapi juga dirangkai dengan pelepasan peserta gowes dan lomba lari, oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini menyatakan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Katanya, Pemko Banjarmasin, juga telah mengeluarkan surat edaran tentang ajakan penghematan energi dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Dengan ke kantor bersepeda dan berjalankaki merupakan upaya untuk menyehatkan masyarakat dan menghemat energi,” katanya
Tak hanya itu, usaha lain yang dilakukan Pemko Banjarmasin untuk menghemat energi adalah dengan memanfaatkan limbah sampah menjadi energi.
Untuk diketahui, Global Ceremony Earth Hour 2018 merupakan sebuah gerakan hemat energi dengan mematikan lampu dan alat elektronik yang tidakterpakai selama satu jam, dari pukul 20.30 hingga 21.30.
Tujuannya untuk meminimalisir pengaruh karbondioksida yang diakibatkan penggunaan listrik berlebihan hingga merusak kelestarian alam serta menimbulkan pemanasan global.
Rangkaian lain kegiatan Global Ceremony Earth Hour 2018 dihalaman Balai Kota Banjamasin itu antara lain, penampilan band, tari dan musik tradisional serta stand up comedy.(humpro-bjm)









 

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengajak masyarakat untuk selalu mencintai Nabi Muhammad SAW.
Memperingati perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, merupakan salah satu wujud dari kecintaan pada nabi Muhammad SAW. “Inti dari Isra dan Mi’raj itu adalah mengingatkan kita semua bagaimana solat lima waktu itu diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW di Sidratul Muntaha,” jelasnya, saat memberikan tausyiah dalam peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Barakah, Simpang Jangung, Kecamatan Banjarmasin Barat, Sabtu (24/03).
Lebihlanjut dikatakannya, peristiwa Isra dan Mi’raj itu terjadi ketika diri Nabi Muhammad SAW dalam keadaan bersedih, tepatnya setelah istri terncintanya Siti Khadijah wafat.
Peristiwa Isra dan Mi'raj, lanjutnya, merupakan ujian keimanan bagi kaum muslim. “Kalau tidak percaya dengan Isra dan Mi’raj, maka diragukan keimanannya,” katanya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Camat Banjarmasin Barat, dan jajaran Forkopimca Banjarmasin Barat itu, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini juga mengucapkan terima kasih, kepada seluruh warga setempat yang rutin melaksanakan kegiatan babarasih lingkungan setiap minggunya. “Jaga kebersihan. Setiap akhir pekan bersih lingkungan. Kebersihan sebagian iman. Percaya Isra dan Mi’raj berarti orang yang beriman. Orang suka kebersihan itu merupakan orang yang beriman. Syukuri kita hidup di Banjarmasin, dan jaga kebersihan dan kenyamanan,” pungkasnya.
Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan Akhmad Mulyadi menjelaskan, dengan memperingati Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini diharapkan dapat menambah keimanan dan kecintaan umat muslim kepada nabi akhir zaman itu.(humpro-bjm)













BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan Koperasi Jasa Profesi (KJP) Cipta Prima Sejahtera merupakan sebuah lembaga koperasi dengan kinerja yang sehat.
Hal tersebut ditekankannya mengingat, koperasi yang pada tahun 2018 ini berusia 17 tahun terus mengalami kemajuan. “Kinerja KJP betul-betul koperasi yang sehat, dimana mekanisme organisasi termasuk keuangannya berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Walaupun hanya sedikit peningkatannya, tapi artinya koperasi ini tetap mengalami pertumbuhan,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera, di Ball Room Hotel Best Wetern Banjarmasin, Sabtu (24/03).
Diharapkan, lanjut orang nomor satu di kota seribu sungai ini, di tahun 2018 ini semua kegiatan pembangunan yang dilaksanakan KJP dapat terselesaikan dengan baik, sehingga akan lebih meningkatkan keuntungannya.
Sementara itu, Ketua KJP Cipta Prima Sejahtera, Hilmi Hasan dalam sambutannya mengatakan, aset KJP Cipta Prima Sejahtera pada tahun buku 2017 mengalami perubahan dari Rp110.620.633.262 menjadi Rp141.762.885.053. “Total hasil usaha pada tahun 2017 yang dapat kita bukukan untuk dibagikan sebesar Rp1.687.011.687, dan kami juga mengapreasiasi anggota KJP Cipta Prima Sejahtera yang selalu rutin dalam melakukan simpanan wajib maupun simpanan sukarela setiap bulannya,” ucapnya.
Kemudian, katanya lagi, pada tahun 2017 lalu pengurus juga telah menyelesaikan perubahan wilayah keanggotaan KJP Cipta Prima Sejahtera dari wilayah anggota hanya kabupaten kota menjadi lintas provinsi. “Hal tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM,” jelasnya.
Sebenarnya, jelasnya, tahun 2017 lalu merupakan tahun yang cukup berat bagi KJP. Sebab, pembangunan pabrik kelapa sawit mengalami sedikit keterlambatan operasional lantaran mesin untuk menjalankan kegiatan di pabrik yang berlokasi di Desa Batalang dengan kapasitas 30 ton itu, belum dapat terpasang.(humpro-bjm)















BANJARMASIN – Komunitas gowes Kota Banjarmasin, bersama jajaran Pemko Banjarmasin dan Forkopimda Kota Banjarmasin, Sabtu (24/03), menyusuri kawasan pinggir kota seribu sungai dengan menggunakan sepeda.
Kegiatan Gowes yang dipimpin langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, diikuti oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto, Ketua Pengadilan Negeri Banjarmasin Heri Sutarto, beserta jajarannya.
Mengambil star dari rumah jabatan Walikota Banjarmasin, di kawasan Jalan A Yani, Komplek Dharma Praja Banjarmasin, rombongan berjumlah ratusan goweser itu, mulai berangkat dengan melintasi kawasan Jalan Pramuka, kemudian masuk ke Jalan Banua Anyar, hingga tembus ke kawasan Kampung Hijau.
Setelah sempat menyapa warga di kampung tersebut, rombongan goweser melanjutkan perjalananya menuju Kecamatan Banjarmasin Utara.
Menurut H Ibnu Sina, kegiatan gowes bersama itu merupakan bentuk sinergisitas yang telah terbangun antara Pemko Banjarmasin, Forkopimda dan para komunitas goweser se Kota Banjarmasin. “Kegiatan ini merupakan agenda rutin. Mudah-mudahan dengan bersepeda bersama bisa membawa kebersamaan dan silaturahim,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini juga berharap, dengan gowes bersama bisa menjadikan Kota banjarmasin sebagai kota sepeda Indonesia. “Jadi kegiatan ini dalam rangka menggalakan kegiatan bersepeda di Kota Banjarmasin. Mudah-mudahan Kota Banjarmasin nantinya menjadi kota gowes atau kota sepeda Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam perkenalannya dengan warga kawasan Kecamatan Banjarmasin Utara, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto mengatakan, sebagai Kapolresta, ia memiliki tugas dan tanggungjawab untuk memelihara Kamtibmas, melindungi serta mengayomi masyarakat.
Fungsi kepolisian itu, terangnya, terletak di pundak Polri. Namun begitu, katanya lagi, sebagai aparat penegak hukum, ia tidak bisa bekerja sendiri dan harus dibantu oleh berbagai PAM Swakarsa untuk menjaga lingkungan.
Dengan adanya PAM Swakarsa, jelasnya, lingkungan bisa menjadi aman dan nyaman.
Lebih lanjut dikatakannya, keamanan dan kenyamanan yang diciptakan melalui kebersamaan itu, tidak hanya untuk masyarakat saja, tetapi diperuntukan juga kepada para investor yang datang di kota ini.
Bahkan, orang nomor satu di kantor berjuluk kandang macan ini berani menjamin iklim investasi di kota Banjarmasin akan baik, bila masyarakatnya bersinergi dengan pihak kepolisian menjaga keamanan. “Kita punya upaya frepentif, prefentif dan kalau perlu kita akan lakukan penegakan hukum sesuai aturan,” tandasnya.
Usai memperkenalkan diri, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, dan jajaran Forkopimda serta goweser melanjutkan kegiatannya menuju garis finish yang terletak di Komplek Dharma Praja, tepatnya di rumah jabatan walikota.(humpro-bjm)






















Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.