April 2019

BANJARMASIN – Menjelang Bulan Ramadan 1440 hijriah, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama instansi terkait melakukan pemantauan harga sejumlah bahan pokok. Bila tahun sebelumnya pemantauan harga di pasar tradisional itu dilakukan menjelang siang hari, maka untuk tahun ini pemantauan dilakukan pagi hari tepatnya sekira pukul 07.00 wita, disaat aktifitas pasar sedang berlangsung. Hasilnya, beberapa bahan kebutuhan pokok, terutama bawang diketahui mengalami sedikit kenaikan harga. Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berharap, seluruh harga kebutuhan pokok yang dijual, baik di pasar tradisonal maupun di pasar modern, menjelang dan saat Bulan Suci Ramadan nanti tidak mengalami kenaikan. “Mudah-mudahan jalur distribusi lancar dan mudah-mudahan semua pasokan barang kebutuhan pokok tersedia, sehingga harga semua kebutuh pokok tidak mengalami kenaikan dan barang yang diperlukan masyarakat tersedia,” ujarnya, Selasa (30/04).

Kenaikan harga bawang putih itu lantaran keterlambatan suply dari pulau seberang. Namun hal itu dipastikan tidak akan mempengaruhi kebutuhan pokok masyarakat saat Bulan Suci Ramadan nanti.
Sebab, dalam beberapa hari ke depan, suply bahan kebutuhan pokok terutama bawang akan memenuhi pasar-pasar. Menurut Staf Khusus Bidang Kebijakan Perdagangan, Kementerian Pedagangan RI, Radix Siswo, pergeseran harga kebutuhan pokok itu terjadi dikarenakan sementara ini adanya kekosongan pasokan bawang putih yang diakibatkan keterlambatan pengiriman. Namun, ia memastikan pasokan untuk kebutuhan salah satu bahan pokok tersebut dalam waktu dekat akan lancar dan harganya pun akan kembali normal. “Memang ada sedikit pergeseran harga, itu karena memang barangnya mengalami kekosongan. Tetapi untuk bawang putih akan datang minggu depan, jadi dipastikan minggu depan harganya akan turun,” ujarnya.
Stok bawang putih, sebenarnya cukup, lanjutnya, hanya saja, para pedagang sepertinya tidak berani berspekulasi mengingat akhir-akhir ini cuaca tidak menentu. Karena itu, jelasnya, para grosir bawang akhirnya memilih mengeluarkan stoknya secara bertahap. Dibanding harga kemarin, terangnya lagi, harga bawang putih dan harga kebutuhan pokok lainnya relatif lebih normal. “Bawang putih hari ini tidak naik, hanya mempertahankan harga dari kemarin. Untuk lombok tidak ada kenaikan harga, begitu juga dengan daging ayam, harganya juga stabil dari kemaren, karena pasokan tetap masuk,” katanya.
Ia mengimbau agar para pedagang tidak menaikan harga kebutuhan pokok terlalu tinggi.(humpro-bjm)






















BANJARMASIN – Pasca Pelaksanaan Pemilu yang dilaksanakan pada tanggal 17 April lalu, Pemko Banjarmasin bersama seluruh elemen masyarakat dan jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin kembali bersepakat menyuarakan kedamaian. Deklarasi damai tersebut dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, dan dilakukan langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, beserta seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, Senin (29/04).
Adapun isi deklarasi yang dibacakansecara bersama-sama itu adalah, kami warga Kota Banjarmasin, siap menjaga stabilitas, kondusifitas, keamanan, persatuan dan kesatuan di Kota Banjarmasin, demi Pemilu damai, dan kami sepakat mendukung keputusan KPU sebagai hasil yang sah dari Pemilu 2019 yang diatur dalam Undang-Undang. Menurut H Ibnu Sina, deklarasi damai yang telah diikrarkan secara bersama-sama itu merupakan wujud dari rasa syukur seluruh elemen masyarakat Bumi Kayuh Baimbai, atas terlaksananya tahapan Pemilu 2019 ini. Kegiatan tersebut, sebetulnya bukan untuk pertama kalinya dilaksanakan Pemko Banjarmasin. Sebelum pelaksanaan Pemilu 2019 lalu, para pemimpin kota seribu sungai ini beserta seluruh jajaran Forkopimda juga telah melaksanakan deklarasi damai yang dimotori oleh KPU Kota Banjarmasin. “Makanya ini merupakan bagian dari kesyukuran kita, lalu kita kumpulkan kembali seluruh elemen masyarakat Kota Banjarmasin untuk sama-sama malam hari ini kita mendeklarasikan deklarasi damai pasca Pemilu 2019,” jelasnya.
Masih menurut H Ibnu Sina, kegiatan deklarasi damai tersebut maknanya sangat penting untuk memastikan seluruh tahapan Pilpres dan Pileg berjalan sesuai dengan keinginan bersama. “Jangan sampai nanti suasana seperti ini berubah setelah melihat misalnya yang tegang-tegang sedikit. Di Kota Banjarmasin ini kita semua menghargai proses Pemilu, kita serahkan proses perhitungannya kepada PPK yang sekarang dalam tahap perhitungan, kemudian akan dilanjutkan nanti di tingkat KPU Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Deklarasi damai ini, jelasnya lagi, selain wujud rasa terima kasih, juga sebagai ajang bersilaturahim tanda kesyukuran bahwa proses Pemilu berjalan dengan aman, sejuk dan damai. “Itu yang paling penting,” katanya.
Iapun mengingatkan kepada seluruh komponen masyarakat bahwa sebenarnya dalam negara demokrasi menyampaikan aspirasi itu merupakan hal yang lumrah. Hanya saja, semua lapisan masyarakat harus mengetahui dan menyadari bahwa tidak semua tempat pantas untuk melakukan hal tersebut. Makanya, ia menyarankan bila ingin menyalurkan aspirasi hendaknya di forum-forum resmi. “Kalau ingin berdebat silahkan saja di forum resmi seperti ini, tidak usah mengumbar di sosial media,” ujarnya.(humpro-bjm)














Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.