Lokasi Program Wajib Mengaji Ditingkatkan

BANJARMASIN - Program Magrib Mengaji yang telah dilaksanakan Pemko Banjarmasin sejak tahun 2016 lalu, di tahun 2020 ini akan dilakukan peningkatan pelaksanaannya dibeberapa masjid.

Hal ini dikatakan langsung Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Menurutnya, di tahun 2019 lalu, program yang merupakan salah satu kegiatan unggulan kota berjuluk seribu sungai telah dilakukan penambahan lokasi kegiatan.
Dan untuk lebih memeratakan jangkauan dalam pembinaan generasi muda, maka tahun ini lokasi program tersebut kembali akan ditingkatkan. “Untuk program Magrib mengaji tahun 2019 lalu sudah ada penembahan dan insyaallah tahun 2020 akan kita tingkatkan pelaksanaannya dibeberapa masjid. Dan ini adalah bagian yang sangat fundamental dalam pembinaan ahklak generasi muda kita, jangan sampai mereka hanya asik dengan gadget, apalagi sampai berkeliaran di jalan, semua ke masjid ke mushola dan mengaji,” ujarnya, saat kegiatan isra miraj di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis (12/03).
Menyinggung tentang kegiatan isra miraj, ia kembali menyatakan, kegiatan tersebut diikuti seluruh ustadz dan ustadzah se Kota Banjarmasin dan sangat baik untuk meluruskan niat dalam mengajarkan alquran, sehingga Kota Banjarmasin terbangun menjadi kota Barasih wan Nyaman yang dapat menjadi bekal pembangunan kota berjuluk seribu sungai. “Alhamdulillah acara isra miraj di tanggal 17 rajab ini kita bisa berkumpul dengan semua uztad uztadzah, sehingga kita sama-sama bisa mengangungkan bulan rajab pertama untuk meluruskan niat tugas mulia dalam mengajarkan Alquran,dan menjadikan pedoman membangun Kota Banjarmasin Baiman supaya lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Banjarmasin, Muhammad Yusrin, mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan akan semakin memperkuat kesiapan semua pihak dalam membina generasi muda, untuk mewujudkan generasi qurani, “Ustadz-ustadzah di kota ini mengemban amanah untuk memberhasilkan santri-santri membaca Alquran dengan baik, di bawah naungan LPTQ para ustadz dan ustadzah yang berjumlah 2000 orang dengan 15 ribu santri, tentunya ini menjadi tanggung jawab kita bersama mewujudkan generasi qurani,” ucapnya.(prokom-bjm)














R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram