Walikota Populerkan Lempeng Bakunyung


BANJARMASIN - Pengalian khasanah budaya dan kearifan lokal di Bumi Kayuh Baimbai, terus dilakukan Pemko Banjarmasin.

Bila sebelumnya jajaran Pemko Banjarmasin berhasil mempopulerkan lempeng balayung. Kali ini, sebuah kuliner tradisional khas kota seribu sungai kembali coba mereka angkat.
Lempeng Bakunyung. Makanan yang dulunya menjadi santapan favorit masyarakat Bumi Kayuh Baimbai ini, kembali coba dipopulerkan oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.
Bertempat di kawasan Mawarung Baimbai, di Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, H Ibnu Sina memperagakan cara pembuatan makanan yang kerab dijadikan camilan santai di sore hari dihadapan masyarakat.
Tentunya, peragaan pembuatan lempeng bakunyung yang dilakukan orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini, mengundang perhatian warga sekitar.
Usai makanan tersebut selesai dimasak dan disantap bersama, salah satu hotel berbintang yang ada di kota ini langsung menyatakan minatnya untuk membuat makanan tersebut di hotelnya. “Tadi ada praktek membuat lempeng, lempeng kita ternyata diminati salah satu hotel di Banjarmasin. Mudah-mudahan nanti bisa menjadi menu yang disuguhkan kepada tamu-tamu pada saat sarapan,” ujar H Ibnu Sina, Sabtu (08/02).
Dikatakannya, untuk memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, Pemko Banjarmasin juga menggelar Festival Kampung Banjar, setidaknya ada lima titik destinasi wisata yang layak dikunjungi para wisatawan seperti, Kampung Biru, Kampung Arab, Kampung Hijau, kampung Banjar, dan Kampung Sungai Biyuku. “Silakan datang dan berkunjung, untuk menikmati suasana kota seribu sungai, Kota Banjarmasin,” imbaunya.
Sementara itu, hal yang sama juga dilakukan TP PKK Kota Banjarmasin. Bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah dan Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah, para pengurus PKK tersebut mengedukasi masyarakat tentang bagaimana mempromosikan destinasi wisata yang ada di kawasan tempat tinggalnya.
Diharapkan, dengan adanya pembinaan tersebut, masyarakat menjadi lebih kreatif dan inovatif sehingga para wisatawan berminat mengunjungi kawasan mereka.(prokom-bjm)


















R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram