Pencak Silat Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia


BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Festival Pencak Silat di Kota Banjarmasin, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Banjarmasin menggelar turnamen yang memperebutkan Piala Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin. Kegiatan yang dilaksanakan di Panggung Siring Balai Kota Banjarmasin itu, dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah yang juga sebagai Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin. Dalam kesempatan tersebut, H Hermansyah menyampaikan bahwa Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau yang lebih dikenal sebagai UNESCO, telah menetapkan Pencak Silat sebagai warisan budaya dunia kategori tak benda. Untuk diketahui, UNESCO menetapkan keputusan tersebut pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (IHC) yang dilaksanakan di Bogota, Kolombia. Maka dari itu, Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah berharap dengan dilaksanakannya Festival Pencak Silat tersebut, di tangan para generasi penerus bangsa bisa menjaga dan melestarikan budaya pencak silat agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman. “Oleh sebab itu, festival ini juga salah satu membumikan atau menjaga kelestarian pencak silat ini ke beradaannya, jangan sampai dengan dunia yang begitu cepatnya teknologi digital itu, kebudayan-kebudayan kita hilang, oleh sebab itu di tangan di pundak adik-adik ku semuanya meneruskan dan menjaga kelestarian silat budaya ini,” harapnya, Sabtu (14/12).
Kemudian, ia juga berharap, para peserta yang mengikuti festival ini bisa memanfaatkan momentum untuk lebih meningkatkan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional bahkan internasional. Menurut data terhimpun, festival yang diikuti sekira 90 atlet dari 28 perguruan silat se Kota Banjarmasin itu, dilaksanakan dengan dua kategori, yaitu kategori beregu atau berkelompok dan kategori berpasangan.(humpro-bjm)
















R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram