12 Atlet Silat Banjarmasin Ikuti Pelatnas

 BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin melepas keberangkatan kontingen atlet pencak silat yang tergabung Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Banjarmasin, untuk bergabung dalam tim Pemusatan Pelatihan Nasional (PELATNAS).

Pelepasan 12 orang rombongan kontingen yang terdiri dari atlet, official dan pelatih itu, dilakukan langsung Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah, di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (19/10)
Menurut H Hermansyah, atlet pencak silat yang dikirim tersebut nantinya akan menjalani pelatihan di kawasan Jakarta dan Bogor.
Mereka yang dikirim itu, merupakan atlet berprestasi yang telah memenangkan kejuaraan dalam pertandingan di Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.
Kegiatan Pelatnas tersebut, jelasnya, sebagai upaya pembinaan terpusat terhadap seluruh atlet Indonesia yang akan mengikuti pertandingan di di Kota Lisbon, Fortugal.
Memang, katanya, mestinya para atlet tersebut telah berlaga dikejuaran internasional di Fortugal sekira Bulan Oktober 2020 ini.
Namun mengingat saat ini sedang terjadi wabah penyebaran virus Covid-19, maka pelaksanaan pertandingan di Fortugal ditunda sampai Bulan Juni 2021. “Kami tetap mendorong para atlet, tetap mensuport mereka untuk berlatih, walaupun kemaren tertunda, tetapi mereka harus tetap semangat dan alhamdulillah terpanggillah mereka untuk mengadakan Pelatnas di Jakarta dan Bogor, untuk persiapan nanti pertandingan di Portugal Kota Lisbon,” ujarnya.
Mengingat event yang akan diikuti para atlet kota berjuluk seribu sungai ini merupakan ajang bergengsi, maka ia berharap para atlet selain berusaha maksimal untuk mendapatkan yang terbaik, juga diharapkan bisa membawa olahraga pencak silat khususnya silat kuntaw yang merupakan kebudayaan asli Indonesia (kebudayaan daerah Kalsel-red) ini agar lebih dikenal dunia internasional.
Keikutsertaan para atlet pencak silat kuntaw dalam event bergensi ini, merupakan sebuah moment bersejarah bagi perkembangan olahraga itu sendiri. Sebab, selama ini, olahraga tersebut hanya dikenal di Provinsi Kalsel saja.
Karena itu, dengan keikutsertaan dalam event ini diharapkan olahraga kuntaw benar-benar dapat dikenal masyarakat dunia.
Harapan lain yang disampaikannya dalam kesempatan tersebut agar saat bertanding bisa memaksimalkan kemampuannya, sehingga bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. “Kita berharap mereka minimalnya bisa mendapatkan mendali perak. Kepada Pemerintah khususnya Dispora, kemudian juga Koni dan Formi, diharapkan selalu memberikan support dan pembinaan masksimal dalam berlatih, sehingga saat bertanding para atlet benar-benar merasa mendapat dorongan dan dukungan semua pihak,” pungkasnya.







R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram