Pertemuan Silaturahmi LPPTKA Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banjarmasin digelar Di Aula Kayuh Baimbai





            Bagian Kesra Setdako Banjarmasin menyelenggarakan Pertemuan Silaturahmi Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Senin 28 April 2016.
            Hadir pada acara ini Asisten Pemerintahan Drs. H. Hamli Kursani, M.Si, Kepala Bagian Kesra Setdako Banjarmasin Drs. H. Nortajidi, MM, Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Banjarmasin Drs. M. Yusrin, Ketua DPD BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan Drs. H. Hermansyah dan Ustadz/Ustadzah Se Kota Banjarmasin.
            Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Drs. Syairaji. Dilanjutkan Laporan Ketua Panitia oleh Drs. M. Yusrin yang menyampaikan tujuan pertemuan silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin untuk mempererat tali silaturahmi dalam rangka mendukung program Pemerintah Kota Banjarmasin, sejalan dengan visi dan misi Walikota-Wakil Walikota Banjarmasin menjadikan Banjarmasin Barasih Wan Nyaman. Semoga pertemuan silaturahmi ini memberikan hasil dan manfaat, harapan-harapan baru bagi Ustadz/Ustadzah agar pengembangan Al Qur’an terus berkembang dengan baik.
            Acara dilanjutkan sambutan Walikota Banjarmasin yang dibacakan Asisten Pemerintahan Setdako Banjarmasin Drs. H. Hamli Kursani, M.Si, yang menyampaikan pembinaan anak harus mendapatkan prioritas utama dan dukungan dari semua lapisan masyarakat, agar mereka kelak menjadi generasi yang beriman, memiliki watak dan akhlak mulia serta kompetitif dalam mengarungi kehidupan di era globalisasi ini. Anak harus ditempatkan sebagai unsur masyarakat yang utama. Anak adalah human capital masa depan keluarga, masyarakat, bangsa dan agama yang harus dipersiapkan dan dibekali.
            Dalam rangka mempersiapkan generasi yang akan datang, maka lembaga kajian Al-Qur'an termasuk para pengelola TPA ke depan diharapkan tidak hanya sebatas pada pengajaran baca tulis al-qur'an saja, tetapi harus ada upaya maksimal dalam kajian dalam rangka pemahaman isi kandungan al-qur'an dan bimbingan pengamalannya. Perkembangan kualitas pendidikan Al-Qur'an juga perlu diikuti oleh peningkatan kualitas pengelolaan dan pengajarannya.
            Menurut Walikota Banjarmasin ada beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian, yaitu pengorganisasian, tenaga pengajar, murid, kurikulum, metode, sarana, dan fasilitas, pembiayaan, dukungan pemerintah, dan seluruh masyarakat. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para guru TPA merupakan ujung tombak keberhasilan pengajaran dan pengembangan pendidikan al-qur'an. Serta mampu mensinergiskan program kerja LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin dengan program Pemerintah Kota Banjarmasin.
            Sambutan diakhiri dengan Pembukaan secara resmi Pertemuan Silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin oleh Asisten Pemerintahan Setdako Banjarmasin.

            Pertemuan Silaturahmi LPPTKA BKPRMI Kota Banjarmasin ini membahas tema “Peran Ustadz Ustadzah Dalam Peningkatan Kualitas Santri di TKA dan TPA” dan “Metode Qitada”.

R.S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram